STRATEGI PEMERINTAH KABUPATEN SAMOSIR DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA LOKAL UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN PARIWISATA DANAU TOBA
Published 2026-01-26
Keywords
- strategi pemerintah daerah,
- sumber daya manusia lokal,
- pariwisata,
- Danau Toba,
- pembangunan berkelanjutan
How to Cite
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Pemerintah Kabupaten Samosir dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal guna mendukung pengembangan pariwisata Danau Toba sebagai destinasi super prioritas nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir telah melaksanakan berbagai strategi peningkatan SDM, antara lain melalui kebijakan pembangunan daerah, program pelatihan pariwisata, pemberdayaan masyarakat berbasis desa wisata, serta kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Namun, implementasi strategi tersebut belum sepenuhnya optimal akibat keterbatasan anggaran, kurangnya kesinambungan program pelatihan, serta rendahnya partisipasi sebagian masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas SDM lokal merupakan faktor kunci dalam mewujudkan pengembangan pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan di Kabupaten Samosir. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan SDM yang lebih terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis kolaborasi lintas sektor.
Downloads
References
- Afzalullah, M., & Musadieq, M. (2018). Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja Karyawan (Studi pada Karyawan PT. PLN Persero). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 58(1), 10–18.
- Edison, E., Anwar, Y., & Komariyah, I. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Alfabeta.
- Eisenberger, R., Huntington, R., Hutchison, S., & Sowa, D. (1986). Perceived Organizational Support. Journal of Applied Psychology, 71(3), 500-507.
- Goleman, D. (2001). An EI-Based Theory of Performance. The Emotionally Intelligent Workplace, 1, 27-44.
- Goleman, D. (2015). Emotional Intelligence: Kecerdasan Emosional Mengapa EI Lebih Penting daripada IQ. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
- Hasibuan, M. S. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. (2023). Laporan Capaian Pengembangan SDM Pariwisata Nasional. Jakarta: Kemenparekraf.
- Kurtessis, J. N., et al. (2017). Perceived Organizational Support: A Meta-Analytic Evaluation of Organizational Support Theory. Journal of Management, 43(6), 1854-1884.
- Manalu, R. (2022). Strategi peningkatan daya saing pariwisata di Kabupaten Samosir. Jurnal Pariwisata Nusantara, 4(2), 101–115.
- Mangkunegara, A. P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
- Mayer, J. D., & Salovey, P. (1997). What is Emotional Intelligence? Emotional Development and Emotional Intelligence, 3(31), 3-31.
- Pemerintah Kabupaten Samosir. (2021). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Samosir Tahun 2021-2026. Samosir: Bappeda.
- Peraturan Presiden RI Nomor 49 Tahun 2016 tentang Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba.
- Pratama, A., & Setiawan, I. (2021). Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan di Sektor Perhotelan. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 12(1), 45-58.
- Rhoades, L., & Eisenberger, R. (2002). Perceived Organizational Support: A Review of the Literature. Journal of Applied Psychology, 87(4), 698–714.
- Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior. New York: Pearson Education.
- Sedarmayanti. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia: Reformasi Birokrasi dan Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Bandung: Refika Aditama.
- Simbolon, T. (2021). Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan desa wisata di Kabupaten Samosir. Jurnal Administrasi Publik, 6(1), 45–59.
- Sinaga, R. O. (2025). Strategi Pemerintah Kabupaten Samosir dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Lokal untuk Mendukung Pengembangan Pariwisata Danau Toba. Medan: Universitas HKBP Nommensen.
- Sinambela, L. P. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia: Membangun Tim Kerja yang Solid untuk Meningkatkan Kinerja. Jakarta: Bumi Aksara.
- Siregar, A. (2019). Peran pemerintah daerah dalam pengembangan SDM pariwisata kawasan Danau Toba. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(2), 134–148.
- Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
- Sunyoto, D. (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: CAPS (Center for Academic Publishing Service).
- Sy, T., Tram, S., & O'Hara, L. A. (2006). Relation of Employee and Manager Emotional Intelligence to Job Satisfaction and Performance. Journal of Vocational Behavior, 68(3), 461-473.
- Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.
- Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
- Wulandari, S. (2020). Analisis Dukungan Organisasi terhadap Motivasi dan Kinerja Pelaku Pariwisata Berbasis Masyarakat. Jurnal Ekonomi dan Pariwisata, 15(3), 210-225.
- Yoeti, O. A. (2008). Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Jakarta: Pradnya Paramita.