Published 2025-12-04
Keywords
- Digital Payment, E-Wallet, QRIS, Gen-Z, UMKM, Reteh, Pulau Kijang, Inklusi Keuangan
How to Cite
Abstract
Digital payment berkembang dengan pesat di Indonesia, membawa transformasi dalam cara konsumen dan perilaku usaha melakukan transaksi. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana generasi muda (Gen-Z) berperan sebagai motor adopsi pembayaran digital, dan bagaimana peran tersebut dapat mendukung modernisasi sistem pembayaran pada UMKM di wilayah pedesaan seperti Kecamatan Reteh (khususnya kawasan Pulau Kijang), Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Berdasarkan literatur nasional dan riset adopsi digital payment, artikel memetakan potensi, tantangan, dan rekomendasi kebijakan agar UMKM lokal dapat ikut serta dalam ekosistem pembayaran digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa Gen-Z bisa menjadi agen perubahan signifikan. Namun, konvensi ke digital payment UMKM memerlukan dukungan literasi, infrastruktur, dan intensif ekonomi.
Downloads
References
- Bank Indonesia. (2023). Statistik Sistem Pembayaran dan Fintech. Jakarta: BI.
- Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik UMKM Indonesia. Jakarta: BPS.
- Kominfo RI. (2022). Indonesia Digital Report. Jakarta: Kemenkominfo.
- Nurfaizah. (2022). Pengaruh Kemanfaatan dan Kemudahan Penggunaan Fintech terhadap Keputusan Mengadopsi Dompet Digital oleh UMKM. Jurnal Ekonomi dan Bisnis.
- Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan. Jakarta: OJK.
- Syamsuddin. (2023). Pengaruh QRIS terhadap Efisiensi Transaksi UMKM Kota Makassar. Jurnal Industri Digital.
- Hidayat. (2021). Tantangan Penggunaan Fintech di Wilayah Pesisir. Jurnal Ekonomi Pembangunan.