Abstract
Penelitian ini menganalisis konsep wara' dalam Islam melalui telaah mendalam terhadap kitab Fath al-Bari karya Ibn Hajar al-'Asqalani dengan menggunakan pendekatan studi teks keislaman. Metode penelitian kepustakaan dengan analisis konten kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi definisi, dimensi, dan implementasi wara' dalam perspektif Ibn Hajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wara' dikonseptualisasikan sebagai manifestasi kesadaran spiritual multidimensional yang mengintegrasikan aspek epistemologis, pedagogis, dan aplikatif dalam pembentukan karakter Muslim. Ibn Hajar mengembangkan kerangka metodologis yang sophisticated melalui pendekatan hermeneutik, linguistik-kritik, dan analisis komparatif untuk mengekstrak makna komprehensif dari sumber hadis. Temuan mengungkapkan bahwa wara' memiliki relevansi signifikan dalam konteks kehidupan Muslim kontemporer, khususnya dalam menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan metodologi studi teks keislaman dan memberikan framework praktis untuk implementasi nilai-nilai spiritual Islam dalam kehidupan modern.
References
Adolph, R. (2024). Khitan Tradition Among Muslims: Integrating Ibn ḤAjar’S Thought and Modern Science. Jurnal Living Hadis, IX, 1–23.
Asy’ari, A. H. (2021). Wara’ dalam Ajaran Tasawuf Imam Junaid Al-Baghdadi. Jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin, 1(3), 209–223. https://doi.org/10.15575/jpiu.12845
Fradana, H. (2024). Pemikiran Syekh Nawawi Al-Bantani Tentang Pendidikan Karakter: Analisis Kritis Dalam Konteks Kurikulum Merdeka. Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta, 5(1), 68–84. https://doi.org/10.53800/wawasan.v5i1.266
Habibi, D. F. (2023). Wara’ dan Implementasinya dalam Pergaulan Sosial. Matsnawi: Journal of Tasawwuf and Psychotherapy Studies, 1(2), 54–62.
IBRAHIM R. H. AL-ARKY, MAI M. K. SHAKER. (2023). the Linguistic Criticism Approach of Al-Hafiz Ibn Hajar in His Book (Fath Al-Bari Explained By Sahih Al-Bukhari) By Imam Al-Hafiz Ahmed Bin Ali Bin Hajar Al-Asqalani (773-852 Ah). Russian Law Journal, 11(7s), 462–471. https://doi.org/10.52783/rlj.v11i7s.1440
Khair, N., Halimah, S., & Salsabila, S. H. (2020). The Interpretation of Anthropomorphic Verses in the View of Muhammad Husain Thabathabai. AJIS: Academic Journal of Islamic Studies, 5(2), 149–178. https://doi.org/10.29240/ajis.v5i2.1859
Muhammad, M. (2023). Pembelaan Terhadap Sahih Al-Bukhari. Jalsah : The Journal of Al-Quran and As-Sunnah Studies, 3(2), 106–130. https://doi.org/10.37252/jqs.v3i2.439
Muslih, M., & Subhi, M. R. (2022). Taxonomy Of Spiritual Quotient Learning Outcomes: an Insight From Tasawwuf Perspective. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(03), 643. https://doi.org/10.30868/ei.v11i03.2236
Muttaqin, M. (2022). Urgensi Tasawuf Dalam Kajian Pendidikan Islam. Jurnal Ilmiah Studi-Studi Keislaman, 3(1), 68–93.
N, R. (2021). Perbandingan Dua Kitab Syarah Ṣaḥīḥ Al-Bukhārī: Fatḥ Al-Bārī Dan‘Umdat Al-Qārī. Jurnal Studi Islam, 2(10), 209–234.
Najih, A., Fuadi, M., & Azis, A. A. (2025). Nilai-Nilai Karakter dalam Adab al-’Alim wa al-Muta’allim KH. Hasyim Asy’ari dan Implikasinya bagi Pendidikan Islam Kontemporer. 5(4). https://doi.org/10.59818/jpi.v5i4.1885
Nurhalimah, I. (2020). Kajian Syarah Ibnu Hajar Al-Asqalani Dalam Fath Al-Bari Kajian Syarah Ibnu Hajar Al-Asqalani Dalam Fath Al-Bari. Holistic, 6(2).
Rosyidin, M. A. (2021). Pendekatan etis religius dalam pendidikan Islam perspektif KH. M. Hasyim Asy’ari. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 10(3), 433–450. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v10i2.5370
Siregar, K. I. (2021). The Method of Explanetion The Word Hijrah in The Book of Hadith" Fath al-Bâri". HISPISI: Himpunan Sarjana Ilmu-Ilmu Pengetahuan …, 377–387. http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/hispisi/article/download/22305/11086
Zainal, A. Q., & Ansar, A. (2021). Konsep Pendidikan Akhlak Menurut Syekh Al-Zarnuji Dalam Kitab Ta’lim Al-Muta’allim. Education and Learning Journal, 2(2), 126. https://doi.org/10.33096/eljour.v2i2.135