PERAN MASJID NURUL HUDA DALAM MENINGKATKAN KEISLAMAN MASYARAKAT NAGARI KOTO BARU, PADANG SAGO
pdf

Keywords

Masjid
Keislaman
Pendidikan Agama
Masyarakat
Koto Baru
Mosque
Islam
Religious Education
Society

How to Cite

PERAN MASJID NURUL HUDA DALAM MENINGKATKAN KEISLAMAN MASYARAKAT NAGARI KOTO BARU, PADANG SAGO. (2025). Tashdiq: Jurnal Kajian Agama Dan Dakwah, 17(4), 841-850. https://cibjournal.com/index.php/tashdiq/article/view/4334

Abstract

Artikel ini menyajikan tentang Masjid Nurul Huda yang berada di Nagari Koto Baru memainkan fungsi yang sangat penting dalam pengembangan kehidupan keislaman komunitas di daerah tersebut. Selain sebagai lokasi untuk ibadah sehari-hari seperti shalat lima waktu dan shalat Jumat, masjid ini juga berfungsi sebagai pusat berbagai kegiatan keagamaan dan sosial. Aktivitas keagamaan yang diadakan meliputi pengajian, wirid bulanan, serta pelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak yang diadakan rutin di malam hari. Di samping itu, masjid ini juga menjadi simbol persekutuan dan kerja sama warga, yang terlihat dari partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan dan pemeliharaan masjid, baik dari segi materi maupun moral. Keberadaan pemuka agama setempat, seperti “ungku” atau ustadz yang mengajar anak-anak mengaji, semakin menambah fungsi masjid sebagai lembaga pendidikan nonformal yang membentuk akhlak religius generasi muda. Manajemen yang baik serta partisipasi tinggi dari masyarakat menjadikan Masjid Nurul Huda sebagai contoh yang ideal bagi tempat ibadah yang tidak hanya fokus pada aspek spiritual, tetapi juga sosial dan edukasi. Hal ini menunjukkan bahwa masjid dapat berperan sebagai pusat pembinaan umat yang menyeluruh, mendorong terbentuknya masyarakat yang religius, peduli, dan saling mendukung.

This article presents an The Nurul Huda Mosque in Koto Baru Village plays a crucial role in the development of the Islamic community in the area. In addition to serving as a location for daily worship, such as the five daily prayers and Friday prayers, the mosque also serves as a center for various religious and social activities. Religious activities include religious study groups, monthly wirid (recitation of the Koran), and regular evening Quran lessons for children. Furthermore, the mosque serves as a symbol of community fellowship and cooperation, as evidenced by the community's active participation in the management and maintenance of the mosque, both materially and morally. The presence of local religious leaders, such as ungku (Islamic teachers) or ustaz (Islamic teachers) who teach the children the Quran, further enhances the mosque's role as a non-formal educational institution that fosters the religious character of the younger generation. Good management and strong community participation make the Nurul Huda Mosque an ideal example of a place of worship that focuses not only on spiritual aspects but also on social and educational aspects. This demonstrates that mosques can serve as centers for comprehensive community development, fostering the formation of a religious, caring, and mutually supportive community.

pdf

References

Azra, A. (2017). Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal. Jakarta: Prenadamedia Group.

Departemen Agama RI. (2010). Pedoman Pengelolaan Masjid. Jakarta: Dirjen Bimas Islam.

Madjid, N. (2000). Masjid Sebagai Pusat Pengembangan Masyarakat. Jakarta: Paramadina.

Shihab, Quraish. (2007). Wawasan Al-Qur’an. Bandung: Mizan.

Syamsuddin, A. (2015). Peran Sosial Masjid di Tengah Masyarakat Modern. Jurnal Keislaman, 12(2), 33–49.

Downloads

Download data is not yet available.