Pengolahan bauksit pada industri pertambangan umumnya dilakukan melalui proses pencucian untuk memisahkan mineral berharga dari material pengotor. Namun, sebagian bauksit masih terbawa ke dalam kolam pengendapan (settling pond), yang berpotensi menjadi sumber daya sekunder yang belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung potensi endapan sisa bauksit yang masih tersisa di dalam kolam pengendapan milik PT. Quatra Algis Mining yang berlokasi di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode perhitungan Convertion Factor (CF). Data yang digunakan berupa hasil uji laboratorium kadar Al₂O₃ dari empat titik sampel, serta data ukuran butir rata-rata dan laporan produksi bulanan 2024 PT. Quatra Algis Mining. Berdasarkan perhitungan dengan metode perhitungan Convertion Factor (CF) diperoleh nilai sebesar 58,37% , dengan nilai Crude Bauxite (CBX) sebesar 142.768 ton, Washed Bauxite (WBX) sebesar 83.333 ton dan tonase bauksit pada tailing sebesar 34.692,21 ton. Penelitian ini memberikan informasi penting bagi perusahaan dalam pemanfaatan kembali tailing bauksit sebagai material campuran produksi, serta sebagai dasar perencanaan eksplorasi dan pengelolaan limbah tambang yang lebih berkelanjutan.
You may also start an advanced similarity search for this article.