Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 10 No. 8 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

STUDI EFEKTIVITAS PELAPIS PENOLAK PANAS PADA ATAP METAL DALAM MENURUNKAN SUHU RUANGAN UNTUK MENDUKUNG UPAYA MITIGASI PEMANASAN GLOBAL

Submitted
January 21, 2026
Published
2026-01-22

Abstract

ABSTRACT

The increase in global air temperature due to climate change has become a serious challenge to thermal comfort in buildings located in tropical regions. One of the most affected materials is metal roofing, particularly galvalume, which has high thermal conductivity and easily absorbs solar radiation, leading to increased indoor temperatures. This condition drives intensive use of air conditioning and consequently raises electricity consumption. This study aims to evaluate the performance of a heat-reflective coating product, Heatgard by Aquaproof, in reducing the surface temperature of metal roofs and its impact on indoor temperature and cooling energy consumption. The research was conducted on a residential building located in Cluster Mutiara Paninggilan, Tangerang City, focusing on a 20 m² second-floor bedroom as the test area. Measurements were carried out for three consecutive days before and three days after applying two coating layers of Heatgard. Data were collected through roof surface temperature measurement using FLIR E6 Pro Thermal Imaging, indoor temperature monitoring with a Data Logger, and air conditioner electricity consumption recorded through a dedicated prepaid meter. The study is expected to demonstrate a roof surface temperature reduction of 10–15°C, a room temperature decrease of 2–4°C, and cooling energy savings of 10–20%. These findings are expected to provide empirical evidence supporting the application of reflective coating technology in tropical buildings as a practical solution to improve energy efficiency and mitigate global warming.

ABSTRAK

Peningkatan suhu udara akibat pemanasan global menjadi tantangan serius bagi kenyamanan termal bangunan di wilayah tropis. Salah satu material bangunan yang paling terpengaruh adalah atap metal, khususnya jenis galvalume, yang memiliki konduktivitas panas tinggi sehingga mudah menyerap radiasi matahari dan meningkatkan suhu ruang dalam. Kondisi ini mendorong penggunaan pendingin udara secara intensif dan berdampak pada peningkatan konsumsi energi listrik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja pelapis penolak panas (heat-reflective coating) merek Heatgard by Aquaproof dalam menurunkan suhu permukaan atap metal serta pengaruhnya terhadap suhu ruangan dan konsumsi energi pendinginan. Penelitian dilakukan pada rumah tinggal di Cluster Mutiara Paninggilan, Kota Tangerang, dengan fokus pengukuran pada kamar tidur lantai dua seluas 20 m². Pengukuran dilakukan selama tiga hari sebelum dan tiga hari sesudah aplikasi dua lapis pelapis Heatgard. Data dikumpulkan melalui pengukuran suhu permukaan atap menggunakan FLIR E6 Pro Thermal Imaging, suhu ruangan menggunakan Data Logger, serta konsumsi listrik AC melalui meteran token khusus ruangan. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan penurunan suhu atap sebesar 10–15°C, suhu ruangan sebesar 2–4°C, serta penghematan energi listrik sebesar 10–20%. Temuan ini diharapkan memberikan dasar empiris bagi penerapan teknologi pelapis reflektif pada bangunan tropis sebagai solusi peningkatan efisiensi energi dan mitigasi pemanasan global.

References

  1. Manurung, Edison H. (2020). Perencanaan K3 Pekerjaan Bidang Konstruksi. 3(1).
  2. Akbari, H., & Levinson, R. (2008). Evolution of cool-roof standards in the United States. Advances in Building Energy Research, 2(1), 1–32. https://doi.org/10.1080/17512549.2008.9650053
  3. Akbari, H., Menon, S., & Rosenfeld, A. (2009). Global cooling: Increasing worldwide urban albedos to offset CO₂. Climatic Change, 94(3–4), 275–286. https://doi.org/10.1007/s10584-008-9515-9
  4. Anwar, A., & Gunawan, H. (2017). Analisis penggunaan cat pelapis reflektif terhadap temperatur ruang pada bangunan bertingkat. Jurnal Rekayasa Sipil, 13(2), 105–114.
  5. Badan Standardisasi Nasional (BSN). (2011). SNI 03-6389-2011: Konservasi Energi pada Selubung Bangunan Gedung. Jakarta: BSN Indonesia.
  6. Berdahl, P., & Bretz, S. E. (1997). Preliminary survey of the solar reflectance of cool roofing materials. Energy and Buildings, 25(2), 149–158.
  7. Chaiwiwatworakul, P., Chirarattananon, S., Hien, V.-D., & Rakkwamsuk, P. (2001). Application of heat-reflective coatings to building envelope: Field measurement and evaluation. Energy and Buildings, 33(7), 543–551.
  8. Dewi, C., & Yuliana, W. (2020). Studi efisiensi energi pada bangunan rumah tinggal di iklim tropis lembap. Jurnal Arsitektur Zonasi, 3(1), 45–58.
  9. Manurung, Edison H. (2023). Analisis Biaya dan Waktu Pekerjaan Konstruksi Struktur Rangka Atap Baja Portal Frame dan Portal Truss
  10. Studi efisiensi energi pada bangunan rumah tinggal di iklim tropis lembap. Jurnal Arsitektur Zonasi, 3(1), 45–58.
  11. Hadihardaja, I. K., & Salim, M. (2018). Pengaruh warna dan material atap terhadap peningkatan temperatur ruang dalam. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 3(2), 89–96.
  12. Hidayati, N., & Putra, A. (2019). Pengaruh penggunaan cat reflektif terhadap pengurangan panas pada atap seng rumah tinggal. Jurnal Permukiman, 14(1), 35–42.
  13. Kholil, M., & Ramadhan, A. (2022). Efektivitas cat penolak panas pada atap rumah terhadap suhu ruangan di daerah iklim tropis. Jurnal Teknik Sipil Nusantara, 11(2), 120–128.
  14. Kolokotsa, D., Santamouris, M., & Zerefos, S. (2013). Heat-related building performance and urban heat island mitigation using cool materials. Energy and Buildings, 55, 10–20.
  15. Levinson, R., & Akbari, H. (2010). Potential benefits of cool roofs on commercial buildings: conserving energy, saving money, and reducing emission of greenhouse gases and air pollutants. Energy Efficiency, 3, 53–109.
  16. Lubis, R., & Siregar, J. (2020). Analisis suhu permukaan atap menggunakan coating penolak panas sebagai upaya konservasi energi. Jurnal Teknik Mesin dan Energi, 6(3), 140–148.
  17. Nugroho, A. M., & Widyastuti, T. (2021). Strategi desain pasif untuk penghematan energi pada bangunan rumah tinggal di Indonesia. Jurnal Riset Arsitektur, 8(2), 77–85.
  18. Oke, T. R. (1987). Boundary Layer Climates (2nd ed.). Routledge.
  19. Santamouris, M. (2016). Cooling the Cities: Urban Heat Island and Mitigation Techniques. Elsevier.
  20. Suehrcke, H., Peterson, E. L., & Selby, N. (2008). Effect of roof solar reflectance on the building heat gain in a hot climate. Energy and Buildings, 40(12), 2224–2235.
  21. Zingre, K. T., Wan, M. P., Toh, M. L., & Choo, F. H. (2015). Reducing air-conditioning energy usage in buildings using cool roof coatings. Applied Energy, 144, 241–257.

Similar Articles

11-20 of 238

You may also start an advanced similarity search for this article.