Pesawat Cessna 172 merupakan salah satu pesawat latih paling populer di dunia karena memiliki keandalan dan efisiensi tinggi. Namun, salah satu potensi kegagalan kritis dalam operasionalnya adalah engine failure akibat gangguan pada sistem bahan bakar. Penelitian ini bersifat konseptual dan bertujuan menganalisis penerapan perawatan preventif sistem bahan bakar pada pesawat Cessna 172 untuk mengurangi risiko engine failure. Kajian dilakukan melalui studi literatur dari berbagai jurnal di Indonesia dan Malaysia yang berkaitan dengan sistem bahan bakar, perawatan preventif, dan keselamatan penerbangan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa penerapan preventive maintenance yang sesuai dengan Aircraft Maintenance Manual (AMM) dapat menekan risiko gangguan sistem bahan bakar hingga 30–40% dibandingkan metode korektif. Selain itu, program perawatan berbasis jam terbang terbukti meningkatkan efisiensi operasional dan memperpanjang usia komponen utama sistem bahan bakar. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi institusi pendidikan penerbangan dan operator pesawat latih untuk memperkuat manajemen perawatan preventif secara sistematis.
You may also start an advanced similarity search for this article.