ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN MAKROPRUDENSIAL DAN MONETER TERHADAP LIMA BANK SWASTA BER-NPL TINGGI 2020–2024
Published 2025-12-05
Keywords
- Monetary Policy, Macroprudential Policy, Credit Risk, NPL, Private Banks,
- Kebijakan Moneter, Kebijakan Makroprudensial, Risiko Kredit, NPL, Bank Swasta
How to Cite
Abstract
This study analyzes the effect of macroprudential and monetary policies on credit risk in private banks in Indonesia with Non-Performing Loan (NPL) ratios above 5% during 2020–2024. The independent variables include the BI benchmark interest rate (BI Rate), the Statutory Reserve Requirement (GWM), the Macroprudential Intermediation Ratio (RIM), and Loan to Value (LTV), while the dependent variable is credit risk measured by NPL. Panel data regression using the Random Effect Model was applied for analysis. The results indicate that GWM has a positive and significant effect on NPL, while LTV has a negative and significant effect. BI Rate and RIM have no significant effect on NPL. Collectively, the four independent variables significantly influence NPL, explaining 63.87% of its variation. These findings highlight the importance of liquidity management and prudent credit policy in maintaining bank credit risk stability.
Penelitian ini menganalisis pengaruh kebijakan makroprudensial dan kebijakan moneter terhadap risiko kredit pada bank swasta di Indonesia dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) di atas 5% selama periode 2020–2024. Variabel independen meliputi suku bunga acuan BI (BI Rate), Giro Wajib Minimum (GWM), Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM), dan Loan to Value (LTV), sedangkan variabel dependen adalah risiko kredit yang diukur melalui NPL. Data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan Random Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, GWM berpengaruh positif dan signifikan terhadap NPL, sedangkan LTV berpengaruh negatif dan signifikan. Suku bunga BI dan RIM tidak berpengaruh signifikan terhadap NPL. Secara simultan, keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap NPL dengan kontribusi sebesar 63,87%. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan likuiditas dan penetapan kebijakan kredit yang hati-hati dalam menjaga stabilitas risiko kredit bank.
Downloads
References
- [1] M. Alim and H. Arviani, “Perbandingan Kinerja Npl Serta Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi,” Jurnal Manajemen Bisnis, vol. 6, no. 2, pp. 99–106, 2017.
- [2] F. N. P. Ambawani and A. Wahyudi, “Pengaruh Kebijakan Moneter dan Makroprudensial terhadap Risiko Kredit di Bank Umum Syariah Periode 2018-2022,” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, vol. 10, no. 1, p. 130, 2024.
- [3] N. Andriyani, “Pengaruh NPL, CAR, LDR, LTA, GWM dan GDP terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum Persero di Indonesia Periode 2008–2015,” Jurnal Ilmu Manajemen, vol. 4, no. 1, 2017.
- [4] N. Arham, M. S. Salisi, R. U. Mohammed, and J. Tuyon, “Impact of Macroeconomic cyclical indicators and country governance on bank non-performing loans in Emerging Asia,” Eurasian Economic Review, vol. 10, no. 4, pp. 707–726, 2020.
- [5] S. F. Candra and I. Irmeilyana, “Model Regresi Data Panel pada Pengaruh Faktor Curah Hujan Terhadap Produksi Kopi di Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2014-2021,” Jurnal Penelitian Sains, vol. 26, no. 1, p. 30, 2024.
- [6] N. Hidayati and F. Sugiyanto, “Analisis Dampak Bauran Kebijakan Moneter Dan Makroprudensial Terhadap Stabilitas Harga Dan Stabilitas Sistem Keuangan Di Indonesia,” Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan, vol. 2, no. 3, p. 31, 2020.
- [7] D. P. Louzis, A. T. Vouldis, and V. L. Metaxas, “The Effects of Credit Risk on Bank Lending,” 2012.
- [8] I. Fofana and B. Abiola, “Loan-to-Value Ratios and Credit Risk Mitigation,” 2020
- [9] A. S. Messai and F. Jouini, “Micro and macro determinants of NPL,” International Journal of Economics and Finance Issues, vol. 3, no. 4, pp. 852–860, 2013.
- [10] A. Rizal, T. Zulham, and A. Asmawati, “Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Inflasi, Dan Suku Bunga Terhadap Kredit Macet di Indonesia,” Jurnal Ekonomi Dan Kebijakan Publik Indonesia, vol. 6, no. 1, pp. 1–16, 2019.
- [11] A. O. Shareef and K. P. Prabheesh, “Does International Monetary Policy Influence the Bank Risk? Evidence From India,” Buletin Ekonomi Moneter Dan Perbankan, vol. 25, no. 2, pp. 135–154, 2022.
- [12] R. Sibagariang and R. Rejekiningsih, “Pengaruh Rasio Intermediasi Makroprudensial terhadap Risiko Kredit,” 2023.
- [13] M. I. H. Tiwu, “Pengaruh Pandemic Covid 19 Terhadap Npl Bank Perkreditan Rakyat di Indonesia,” Jurnal Akuntansi: Transparansi Dan Akuntabilitas, vol. 8, no. 2, pp. 79–87, 2020.
- [14] Hudin and Wijayanti, “Pengaruh Suku Bunga Terhadap Kualitas Kredit,” 2024.
- [15] Yuniarsih and Sulistiyowati, “Analisis Risiko Kredit pada Bank Swasta,” 2024.
- [16] Fajriati et al., “Pengaruh GWM Terhadap Risiko Kredit Bank,” 2020.