ANALISIS STRATEGI: PERBANDINGAN METODE FULLCOSTING DANVARIABLE COSTING DALAM PENYUSUNAN LAPORAN LABA RUGI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR
Published 2025-12-21
Keywords
- Full costing, Variable costing, Laba rugi, Manufaktur, Meubel kayu
How to Cite
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penentuan harga pokok produksi (HPP) yang akurat karena berpengaruh langsung terhadap penetapan harga jual dan perhitungan laba rugi pada industri meubel kayu. Kesalahan dalam perhitungan biaya dapat menyebabkan laba tidak mencerminkan kondisi sebenarnya dan menghambat pengambilan keputusan manajerial. Penelitian ini bertujuan membandingkan perhitungan HPP dan laba rugi menggunakan metode full costing dan variable costing pada usaha Meubel Kayu. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi biaya produksi. Analisis dilakukan dengan membandingkan HPP dan laba rugi berdasarkan kedua metode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan laba akibat perlakuan biaya overhead tetap, di mana full costing membebankan seluruh biaya ke produk, sedangkan variable costing memperlakukan biaya tetap sebagai biaya periode. Implikasi manajerialnya, full costing lebih tepat untuk pelaporan keuangan dan penetapan harga jangka panjang, sementara variable costing lebih relevan untuk pengambilan keputusan internal dan pengendalian biaya.
Downloads
References
- Carter, W. K., & Usry, M. F. (2009). Cost Accounting (Akuntansi Biaya). Jakarta: Salemba Empat
- Hansen, D. R., & Mowen, M. M. (2015). Managerial Accounting (Akuntansi Manajerial) (Edisi 8). Jakarta: Salemba Empat.
- Horngren, C. T., Datar, S. M., & Rajan, M. V. (2018). Cost Accounting: A Managerial Emphasis (15th ed.). Harlow: Pearson Education.
- Mulyadi. (2016). Akuntansi Biaya (Edisi 5). Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
- Suryadi. (2023). Analisis harga pokok produksi pada usaha furniture (Studi kasus: Jati Palace Furniture). Skripsi. Program Studi Akuntansi, Perguruan Tinggi di Indonesia.