Vol. 25 No. 1 (2025): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntasi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PENGARUH TEKNOLOGI, LINGKUNGAN KAMPUS, DAN DUKUNGAN DOSEN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DENGAN KETERLIBATAN DOSEN DAN KEMAMPUAN BELAJAR SEBAGAI VARIABEL INTERVENING SERTA KURIKULUM AKADEMIK SEBAGAI VARIABEL MODERASI

Marcell Diandra Zige
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Hwihanus
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Published 2025-12-24

Keywords

  • Dukungan Dosen,
  • Kemampuan Belajar,
  • Kurikulum Akademik,
  • Lingkungan Kampus,
  • Teknologi

How to Cite

PENGARUH TEKNOLOGI, LINGKUNGAN KAMPUS, DAN DUKUNGAN DOSEN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DENGAN KETERLIBATAN DOSEN DAN KEMAMPUAN BELAJAR SEBAGAI VARIABEL INTERVENING SERTA KURIKULUM AKADEMIK SEBAGAI VARIABEL MODERASI. (2025). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(1), 4741-4750. https://cibjournal.com/index.php/musytari/article/view/4580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknologi, lingkungan kampus, dan dukungan dosen terhadap motivasi belajar mahasiswa dengan keterlibatan mahasiswa dan kemampuan belajar sebagai variabel intervening serta kurikulum akademik sebagai variabel moderasi. Teknologi dipandang sebagai faktor penting melalui ketersediaan infrastruktur, kemudahan akses, dan pemanfaatan e-learning. Lingkungan kampus yang nyaman, fasilitas belajar yang memadai, serta suasana akademik yang mendukung turut dianggap berperan dalam meningkatkan kualitas proses belajar. Selain itu, dukungan dosen dalam bentuk ketersediaaSn konsultasi, kemampuan menjelaskan materi, serta bimbingan akademik juga diprediksi memberikan kontribusi signifikan terhadap motivasi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner skala Likert yang diberikan kepada mahasiswa. Analisis data rencananya dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk melihat hubungan langsung maupun tidak langsung melalui peran intervening. Keterlibatan mahasiswa diukur dari keaktifan dalam kelas, partisipasi diskusi, dan kemampuan bekerja sama, sementara kemampuan belajar mencakup pemahaman materi, analisis masalah, dan penyelesaian tugas. Kurikulum akademik diuji sebagai variabel moderasi dengan melihat relevansi kurikulum terhadap kebutuhan industri, pengembangan kemampuan mahasiswa, serta kesesuaian mata kuliah dengan minat mahasiswa. Hasil pembahasan diharapkan menunjukkan bahwa ketiga variabel utama memiliki pengaruh positif baik secara langsung maupun melalui variabel intervening terhadap motivasi belajar mahasiswa. Selain itu, kurikulum akademik diperkirakan memperkuat hubungan tersebut, sehingga penelitian ini dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai faktor-faktor strategis yang perlu diperhatikan perguruan tinggi dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes.
  2. Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly.
  3. Fatuzzahra, H., Khoiriah, U., & Gusmaneli. (2024). Analisis Pengaruh Lingkungan Belajar Virtual terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Perguruan Tinggi.
  4. Garman, E. T., & Forgue, R. (2018). Personal Finance.
  5. Herawati, J., Subiyanto, D., & Sary, N. (2022). Pengaruh Penggunaan Media E-Learning, Motivasi Belajar dan Lingkungan Belajar terhadap Kemampuan Intelektual.
  6. Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). Free Press.
  7. Sianturi, S. R., & Lisum, K. (2023). Meningkatkan Motivasi Belajar Melalui Evaluasi E-Learning pada Institusi Keperawatan di Jakarta dan Depok.
  8. Sudiksa, I. M., Divayana, D. G. H., & Warpala, W. S. (2020). Pengaruh E-Learning dan Lingkungan Kampus terhadap Minat Belajar Mahasiswa dengan Motivasi Belajar sebagai Variabel Mediasi.