PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN DUKUNGAN ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN GENERASI Z PADA PT UTAMA KARYA TANI DI KOTA MEDAN
Published 2026-01-25
Keywords
- Kecerdasan Emosional,
- Dukungan Organisasi,
- Kinerja Karyawan,
- Generasi Z
How to Cite
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan dukungan organisasi terhadap kinerja karyawan Generasi Z pada PT Utama Karya Tani di Kota Medan. Generasi Z memiliki karakteristik adaptif terhadap teknologi, namun membutuhkan dukungan psikologis dan lingkungan kerja yang kondusif untuk mencapai kinerja optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada karyawan Generasi Z. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dukungan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta kecerdasan emosional dan dukungan organisasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan Generasi Z. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan aspek psikologis individu dan dukungan organisasi dalam meningkatkan kinerja karyawan Generasi Z.
Downloads
References
- Andriyani, Y., Yunita, R., et al. (2024). Pengaruh gaya kepemimpinan mikromanajemen terhadap kinerja karyawan Generasi Z di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 11(2), 115–128.
- Anwar, N., Sari, M., & Putra, A. (2023). Perceived organizational support and its impact on Generation Z employee performance: A systematic literature review. Journal of Human Resource Management Studies, 8(1), 45–60.
- Armstrong, M. (2006). Performance management: Key strategies and practical guidelines. London: Kogan Page.
- Bar-On, R. (2000). Emotional and social intelligence: Insights from the Emotional Quotient Inventory (EQ-i). Dalam R. Bar-On & J. D. A. Parker (Eds.), Handbook of emotional intelligence (hlm. 363–388). San Francisco: Jossey-Bass.
- Cooper, R. K., & Sawaf, A. (2001). Executive EQ: Emotional intelligence in leadership and organizations. New York: Grosset/Putnam.
- Dana, I. M., & Dewi, A. A. S. K. (2016). Pengaruh persepsi dukungan organisasi terhadap kinerja karyawan. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 5(5), 3248–3276.
- Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
- Goleman, D. (1997). Emotional intelligence. New York: Bantam Books.
- Goleman, D. (2009). Emotional intelligence. New York: Bantam Books.
- Gujarati, D. N. (2012). Dasar-dasar ekonometrika (Edisi 5). Jakarta: Salemba Empat.
- Mangkunegara, A. A. A. P. (2009). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
- Mangkunegara, A. A. A. P. (2016). Evaluasi kinerja SDM. Bandung: PT Refika Aditama.
- McPheat, S. (2010). Emotional intelligence: How to increase your EQ. London: MTD Training & Ventus Publishing.
- Rhoades, L., & Eisenberger, R. (2002). Perceived organizational support: A review of the literature. Journal of Applied Psychology, 87(4), 698–714.
- Robbins, S. P. (2008). Perilaku organisasi (Edisi 12). Jakarta: Salemba Empat.
- Salovey, P., & Mayer, J. D. (1990). Emotional intelligence. Imagination, Cognition and Personality, 9(3), 185–211.
- Sinurat, I., Indriyani, P., Gultom, P., & Sitompul, P. (2025). Pengaruh work-life balance terhadap kinerja karyawan Generasi Z di Kota Medan. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 13(1), 1–14.
- Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
- Tampi, B. J. (2014). Pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja karyawan. Journal of Management Policy, 1(1), 1–8.
- Wibowo. (2010). Manajemen kinerja. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.