ANALISIS KESENJANGAN KOMPETENSI SDM MASYARAKAT DESA BELUTU TERHADAP KEBUTUHAN TENAGA KERJA DI PT. TEGUH KARSA WANA LESTARI DALAM ERA TRANSFORMASI DIGITAL
Published 2026-01-25
Keywords
- kompetensi SDM,
- transformasi digital,
- kesenjangan kompetensi,
- tenaga kerja lokal
How to Cite
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan transformasi digital terhadap kesenjangan kompetensi masyarakat Desa Belutu dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja di PT. Teguh Karsa Wana Lestari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh dan data dikumpulkan melalui kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi SDM dan transformasi digital berpengaruh signifikan terhadap kesenjangan kompetensi, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kompetensi SDM dan kesiapan menghadapi transformasi digital merupakan faktor penting dalam mengurangi kesenjangan kompetensi tenaga kerja lokal terhadap kebutuhan industri.
Downloads
References
- Andini, R., & Putra, D. (2023). Analisis kesenjangan kompetensi sumber daya manusia dalam peningkatan produktivitas perusahaan. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia, 9(2), 122–134.
- Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS (Edisi 9). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
- Gujarati, D. N. (2004). Basic econometrics (4th ed.). New York: McGraw-Hill.
- Hasibuan, M. S. P. (2019). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
- Hidayat, A., & Siregar, M. (2021). Kesiapan sumber daya manusia lokal menghadapi transformasi digital pada industri perkebunan. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Daerah, 8(1), 45–56.
- McClelland, D. C. (1973). Testing for competence rather than for intelligence. American Psychologist, 28(1), 1–14.
- Pratama, Y., & Kusnadi, H. (2022). Pengaruh kompetensi digital terhadap daya saing tenaga kerja di sektor industri. Jurnal Ekonomi dan Teknologi, 7(3), 210–225.
- Ramadhani, S. (2021). Peran pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia terhadap peningkatan kompetensi kerja di era revolusi industri 4.0. Jurnal Administrasi dan Bisnis, 6(2), 98–110.
- Rothwell, W. J., & Lindholm, J. E. (1999). Competency identification, modelling and assessment in the USA. International Journal of Training and Development, 3(2), 90–105.
- Sari, P., & Rahmawati, D. (2020). Analisis kesenjangan kompetensi tenaga kerja terhadap kebutuhan industri di era digitalisasi. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 5(1), 56–68.
- Simanjuntak, P. J. (2005). Pengantar ekonomi sumber daya manusia. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
- Spencer, L. M., & Spencer, S. M. (1993). Competence at work: Models for superior performance. New York: John Wiley & Sons.
- Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
- Vial, G. (2019). Understanding digital transformation: A review and a research agenda. The Journal of Strategic Information Systems, 28(2), 118–144.
- Westerman, G., Bonnet, D., & McAfee, A. (2014). Leading digital: Turning technology into business transformation. Boston: Harvard Business Review Press.
- Wibowo. (2016). Manajemen kinerja (Edisi 5). Jakarta: Rajawali Pers.Westerman, G., Bonnet, D., & McAfee, A. (2014). Leading Digital: Turning Technology into Business Transformation. Boston: Harvard Business Review Press.
- Wibowo. (2016). Manajemen Kinerja (Edisi Kelima). Jakarta: Rajawali Pers.