Vol. 24 No. 12 (2025): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntasi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

MENEMBUS BATAS LEWAT SDGS: PERJALANAN BATA TEMPEL KEBUMEN DARI DESA HINGGA MANCA NEGARA

Esther Phoebe Karina
Universitas Negeri Semarang
Yosua Azriel
Universitas Negeri Semarang
Yessi Ainurohwati
Universitas Negeri Semarang
Muhammad Ma'mun Efendi
Universitas Negeri Semarang
Dedy Surya Darma
Universitas Negeri Semarang
Dwi Fitria Wulan Utami
Universitas Negeri Semarang
Suci Nur Kholifah
Universitas Negeri Semarang
Tri Puji Lestari
Universitas Negeri Semarang
Renatha Maylinda Tampubolon
Universitas Negeri Semarang
Fitri Ardiani Saputri
Universitas Negeri Semarang
Dinda Ayu Pratiwi
Universitas Negeri Semarang
Rini Fidiyani
Universitas Negeri Semarang

Published 2025-11-01

Keywords

  • UMKM, SDGs, Bata Kingdom

How to Cite

MENEMBUS BATAS LEWAT SDGS: PERJALANAN BATA TEMPEL KEBUMEN DARI DESA HINGGA MANCA NEGARA. (2025). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 24(12), 1-10. https://cibjournal.com/index.php/musytari/article/view/971

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan Suistainable Development Goals (SDGs) dalam kegiatan usaha Bata Kingdom, sebuah UMKM di Desa Kebumen, Kabupaten Temanggung, yang berfokus pada produksi bata tempel. Usaha ini berawal dari kondisi menurunnya industri genteng lokal akibat tingginya persaingan dan keterbatasan pasar. Melalui inovasi produk bata tempel, Bata Kingdom berhasil menciptakan peluang ekonomi baru sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar, terutama warga yang kesulitan memperoleh pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan pemilik usaha dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Bata Kingdom selaras dengan beberapa tujuan SDGs, yaitu SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan). Penerapan prinsip keberlanjutan ini tercermin melalui penciptaan lapangan kerja lokal, inovasi produk ramah lingkungan, pengelolaan limbah yang efisien, serta kerja sama dengan pihak ketiga dalam ekspor ke Singapura. Dengan demikian, Bata Kingdom menjadi contoh nyata implementasi SDGs di tingkat desa yang berkontribusi pada pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Agustiawan, I., Firmansjah, E. T., Bagaskara, B., & Wildany, R. (2024). Rancang bangun mesin pencetak bata tempel semi-otomatis untuk UMKM Roster Pondok Pinang Purwakarta. Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika, 4(2), 160–171.
  2. Batakingdom.com. (2025). Halaman utama. Diakses pada 8 Oktober 2025, dari https://batakingdom.com/
  3. Chambers, R. (1997). Whose reality counts? Putting the first last. Intermediate Technology Publications.
  4. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. (2017). Tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia. Jakarta: Kementerian PPN/Bappenas.
  5. Kurniaty, D. R. (2010). Bata ekspos sebagai alternatif material dinding untuk rancangan bangunan. Ruang: Jurnal Arsitektur, 2(2), 45–52. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tadulako.
  6. Pratama, T., Magriasti, L., & Yulhendri. (2025). Investasi donor untuk pembangunan berkelanjutan: Mendukung infrastruktur yang berkelanjutan (SDG 9). Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 3(1), 367–375. https://doi.org/10.59435/gjmi.v3i1.12270
  7. Saputri, M. A., Millah, M. N., Falah, R. N., & Dewi, S. A. (2025). Strategi pengentasan kemiskinan: Tantangan dan peluang dalam mewujudkan SDGs di Indonesia. ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial, 523–537.
  8. Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic development (12th ed.). Boston: Pearson Education.
  9. United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 agenda for sustainable development. Resolution adopted by the General Assembly on 25 September 2015, A/RES/70/1. New York: United Nations.