Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan mutu pada produk minuman pala yang dihasilkan oleh UMKM Dapur Pala di Kabupaten Bogor. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara serta pengamatan langsung, dan diperkuat dengan kajian pustaka terkait pengendalian mutu. Permasalahan utama yang ditemukan adalah rendahnya ketahanan produk yang menyebabkan minuman cepat mengalami perubahan warna, aroma, dan rasa. Selain itu, beberapa kendala lain seperti endapan berlebih, volume yang tidak konsisten, serta kerusakan botol juga turut memengaruhi kualitas produk.Untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah, digunakan alat pengendalian mutu berupa diagram fishbone yang mencakup enam faktor utama: manusia, metode, mesin, bahan baku, pengukuran, dan lingkungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketidaksesuaian mutu disebabkan oleh kombinasi berbagai faktor tersebut, terutama proses produksi yang belum distandardisasi, alat yang kurang steril, teknik filtrasi yang tidak tepat, serta kondisi lingkungan produksi yang kurang mendukung. Melalui temuan ini, penelitian memberikan gambaran bahwa diperlukan upaya perbaikan secara menyeluruh agar kualitas minuman pala dapat lebih stabil dan memenuhi standar mutu yang diharapkan.
References
Intan, S. N., & Supriyadi, E. (2024). IDENTIFIKASI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS PRODUK DAN PERANCANGAN PERBAIKAN KUALITAS PRODUK MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW. Sistemik: Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik, 12(1), 77-81.
Pratiwi, Y. S. (2019). Manfaat Buah Pala Sebagai Antisarcopenia. Editor : Supratman U. Yogyakarta : Deepublish.
Kwik Kian Gie School of Business. 2024. Fishbone Diagram: Alat Analisis untuk Mengidentifikasi Penyebab Masalah. Kwikkiangie.ac.id.
Arini, L. D. D. (2017). Faktor-faktor penyebab dan karakteristik makanan kadaluarsa yang berdampak buruk pada kesehatan masyarakat. JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI), 2(1).