Articles
Vol. 10 No. 8 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311
STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN CAMPURAN KAPUR DAN ABU SEKAM TERHADAP DAYA DUKUNG PADA LOKASI MEDAYU SURABAYA
Universitas Negeri Surabaya
Universitas Negeri Surabaya
-
Submitted
-
January 16, 2026
-
Published
-
2026-01-16
Abstract
Tanah lempung ekspansif di kawasan Medayu, Surabaya menunjukkan daya dukung rendah yang menyebabkan distorsi struktural pada bangunan. Penelitian ini mengkaji efektivitas stabilisasi tanah menggunakan kombinasi kapur dan abu sekam padi terhadap peningkatan daya dukung melalui pengujian California Bearing Ratio (CBR). Metode eksperimental diterapkan dengan variasi campuran abu sekam padi 0%, 15%, 30%, dan 45% dengan kapur tetap 10%. Karakterisasi tanah asli menghasilkan batas cair 86%, batas plastis 65,77%, indeks plastisitas 20,23%, dan nilai CBR 0,05%. Hasil pengujian menunjukkan komposisi optimum tercapai pada campuran 30% abu sekam padi dengan 10% kapur, menghasilkan peningkatan nilai CBR hingga 67,47% pada penetrasi 0,1 inci dan 74,93% pada penetrasi 0,2 inci. Peningkatan daya dukung terjadi melalui reaksi pozzolanik antara silika amorf abu sekam dengan kalsium hidroksida membentuk kalsium silikat hidrat yang bersifat cementitious. Campuran 45% abu sekam menurunkan efektivitas stabilisasi menjadi 26,24% dan 33,97% akibat ketidakseimbangan stoikiometrik. Penelitian memvalidasi pemanfaatan limbah agroindustri sebagai material stabilisasi berkelanjutan untuk perbaikan tanah ekspansif pada konstruksi infrastruktur.
References
- Abdurrozak, M.R. et al. (2017) “Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Bahan Tambah Abu Sekam Padi Dan Kapur Pada Subgrade Perkerasan Jalan,” XXII(2), pp. 416–424.
- Candra, A.I. et al. (2018) “Studi kasus stabilitas struktur tanah lempung pada jalan totok kerot kediri menggunakan limbah kertas 1,” 2(2), pp. 88–97.
- Hangge, E.E., Bella, R.A. and Ullu, M.C. (2021) “Pemanfaatan Fly Ash Untuk Stabilisasi Tanah Dasar Lempung Ekspansif,” 10(1), pp. 89–102.
- Kusuma, R.I., Mina, E. and Hasibuan, R. (2017) “STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN MENGGUNAKAN PASIR LAUT DAN PENGARUHNYA TERHADAP NILAI CBR (CALIFORNIA BEARING RATIO) (Studi Kasus : Jalan Desa Mangkualam Kecamatan Cimanggu – Kab. Pandeglang).”
- Landangkasiang, F.N. et al. (2020) “Analisis geoteknik tanah lempung terhadap penambahan limbah gypsum,” 8(2), pp. 197–204.
- Palar, H. (2013) “Pengaruh pencampuran tras dan kapur pada lempung ekspansif terhadap nilai daya dukung,” 1(6), pp. 390–399.
- Raharja, S. (2013) “Pengaruh Penggunaan Abu Sekam Padi Sebagai Bahan Pengganti Sebagian Semen Terhadap Kuat Tekan Dan Modulus Elastisitas Beton Kinerja Tinggi,” 1(4), pp. 503–510.
- Utami, G.S. (2016) “Analisis Pemanfaatan Kapur Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Lempung Ditinjau Dari Kuat Geser,” pp. 1–8.
- Widhiarto, H. et al. (2015) “Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif Dengan Menggunakan Campuran Abu-Sekam Dan Kapur,” 01(02), pp. 135–140.
- Widorini, T. (2020) “Analisis Perbandingan Stabilisasi Tanah Asli Dengan Hasil Pre Boring Pada Proyek Menara Universitas Semarng Dengan Campuran Pasir Dan Kapur Untuk Meningkatkan Daya Dukung Tanah,” 06(2019).