Vol. 25 No. 1 (2025): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntasi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PENGARUH LOVE OF MONEY, RELIGIUSITAS, DAN GENDER TERHADAP ETIKA PENGGELAPAN PAJAK ORANG PRIBADI

Hilya Diniah Heidiyanti
Universitas Pamulang
Khesya Aprilia
Universitas Pamulang
Sri Suheryanti
Universitas Pamulang
Indri Kharisma
Universitas Pamulang

Published 2025-12-07

Keywords

  • love of money, religiusitas, etika penggelapan pajak

How to Cite

PENGARUH LOVE OF MONEY, RELIGIUSITAS, DAN GENDER TERHADAP ETIKA PENGGELAPAN PAJAK ORANG PRIBADI. (2025). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(1), 851-860. https://cibjournal.com/index.php/musytari/article/view/2986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh love of 
money, religiusitas, dan gender terhadap etika penggelapan pajak pada 
Wajib Pajak Orang Pribadi. Isu mengenai penggelapan pajak semakin 
penting dikaji karena masih tingginya ketidakpatuhan wajib pajak 
meskipun pemerintah telah melakukan berbagai upaya reformasi 
perpajakan. Variabel love of money digunakan untuk melihat sejauh mana 
orientasi seseorang terhadap uang dapat memengaruhi kecenderungan 
membenarkan tindakan penggelapan pajak. Religiusitas diukur untuk 
mengetahui peran nilai moral dan kepercayaan dalam membentuk etika 
perpajakan, sedangkan gender dianalisis sebagai faktor pembeda dalam 
pengambilan keputusan etis. Penelitian ini menggunakan pendekatan 
kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada responden Wajib Pajak 
Orang Pribadi. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil 
penelitian menunjukkan bahwa love of money berpengaruh positif 
terhadap kecenderungan membenarkan penggelapan pajak, sedangkan 
religiusitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap etika penggelapan 
pajak. Sementara itu, gender tidak berpengaruh signifikan dalam 
membedakan persepsi etika terkait penggelapan pajak. Temuan ini 
menegaskan bahwa faktor internal berupa nilai moral dan orientasi 
terhadap uang lebih dominan dalam membentuk etika perpajakan 
dibanding faktor demografis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. [1] Wijayanti, A. (2020). Pengaruh Love of Money dan Machiavellian Terhadap Tax Evasion.
  2. Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan.
  3. [2] Sari, D., & Putra, A. (2021). Love of Money, Machiavellian, dan Persepsi Etis terhadap Tax
  4. Evasion. Jurnal Akuntansi Multiparadigma.
  5. [3] Rahmawati, D. (2019). Pengaruh Religiusitas dan Moralitas terhadap Persepsi Etis
  6. Penggelapan Pajak. Jurnal Ilmiah Akuntansi.
  7. [4] Hasanah, R., & Kurniawan, B. (2020). Religiusitas, Kesadaran Pajak, dan Kepatuhan Wajib
  8. Pajak Orang Pribadi. Jurnal Pajak Indonesia.
  9. [5] Lestari, F. (2022). Religiusitas dan Persepsi atas Etika Penggelapan Pajak di Indonesia.
  10. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam.
  11. [6] Pratiwi, N. (2021). Pengaruh Gender dan Moralitas terhadap Persepsi Etika Penghindaran
  12. Pajak. Jurnal Akuntansi dan Bisnis.
  13. [7] Yuliani, S., & Harjanto, R. (2023). Gender, Religiusitas, dan Persepsi Etis atas Tax
  14. Evasion. Jurnal Riset Akuntansi Nasional.
  15. [8] Wibowo, B. (2020). Etika, Kepatuhan Pajak, dan Persepsi Wajib Pajak. Jurnal Riset
  16. Perpajakan.
  17. [9] Hidayat, M. (2021). Faktor-Faktor Penyebab Penggelapan Pajak di Indonesia. Jurnal
  18. Ekonomi dan Kebijakan Publik.
  19. [10] Andika, S., Musmini, L. S., & Wahyuni, M. A. (2020). Pengaruh money ethics, etika wajib
  20. pajak, religiusitas intrinsik dan ekstrinsik serta tax morale terhadap persepsi wajib pajak
  21. mengenai tax evasion (Studi pada WPOP di KPP Pratama Singaraja). JIMAT (Jurnal Ilmiah
  22. Mahasiswa Akuntansi).
  23. [11] Khairi, E. N., & Lestari, T. U. (2024). Pengaruh religiusitas, pemahaman peraturan
  24. perpajakan, dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak di KPP Pratama
  25. Kuningan. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia.
  26. [12] Putri, A., Hasanah, N., & Handarini, D. (2022). Pengaruh religiusitas, moral pajak, dan
  27. sistem perpajakan terhadap penggelapan pajak pada pelaku usaha online di Jakarta
  28. Timur. SANTRI: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam.