Published 2025-12-07
Keywords
- love of money, religiusitas, etika penggelapan pajak
How to Cite
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh love of
money, religiusitas, dan gender terhadap etika penggelapan pajak pada
Wajib Pajak Orang Pribadi. Isu mengenai penggelapan pajak semakin
penting dikaji karena masih tingginya ketidakpatuhan wajib pajak
meskipun pemerintah telah melakukan berbagai upaya reformasi
perpajakan. Variabel love of money digunakan untuk melihat sejauh mana
orientasi seseorang terhadap uang dapat memengaruhi kecenderungan
membenarkan tindakan penggelapan pajak. Religiusitas diukur untuk
mengetahui peran nilai moral dan kepercayaan dalam membentuk etika
perpajakan, sedangkan gender dianalisis sebagai faktor pembeda dalam
pengambilan keputusan etis. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada responden Wajib Pajak
Orang Pribadi. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa love of money berpengaruh positif
terhadap kecenderungan membenarkan penggelapan pajak, sedangkan
religiusitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap etika penggelapan
pajak. Sementara itu, gender tidak berpengaruh signifikan dalam
membedakan persepsi etika terkait penggelapan pajak. Temuan ini
menegaskan bahwa faktor internal berupa nilai moral dan orientasi
terhadap uang lebih dominan dalam membentuk etika perpajakan
dibanding faktor demografis.
Downloads
References
- [1] Wijayanti, A. (2020). Pengaruh Love of Money dan Machiavellian Terhadap Tax Evasion.
- Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan.
- [2] Sari, D., & Putra, A. (2021). Love of Money, Machiavellian, dan Persepsi Etis terhadap Tax
- Evasion. Jurnal Akuntansi Multiparadigma.
- [3] Rahmawati, D. (2019). Pengaruh Religiusitas dan Moralitas terhadap Persepsi Etis
- Penggelapan Pajak. Jurnal Ilmiah Akuntansi.
- [4] Hasanah, R., & Kurniawan, B. (2020). Religiusitas, Kesadaran Pajak, dan Kepatuhan Wajib
- Pajak Orang Pribadi. Jurnal Pajak Indonesia.
- [5] Lestari, F. (2022). Religiusitas dan Persepsi atas Etika Penggelapan Pajak di Indonesia.
- Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam.
- [6] Pratiwi, N. (2021). Pengaruh Gender dan Moralitas terhadap Persepsi Etika Penghindaran
- Pajak. Jurnal Akuntansi dan Bisnis.
- [7] Yuliani, S., & Harjanto, R. (2023). Gender, Religiusitas, dan Persepsi Etis atas Tax
- Evasion. Jurnal Riset Akuntansi Nasional.
- [8] Wibowo, B. (2020). Etika, Kepatuhan Pajak, dan Persepsi Wajib Pajak. Jurnal Riset
- Perpajakan.
- [9] Hidayat, M. (2021). Faktor-Faktor Penyebab Penggelapan Pajak di Indonesia. Jurnal
- Ekonomi dan Kebijakan Publik.
- [10] Andika, S., Musmini, L. S., & Wahyuni, M. A. (2020). Pengaruh money ethics, etika wajib
- pajak, religiusitas intrinsik dan ekstrinsik serta tax morale terhadap persepsi wajib pajak
- mengenai tax evasion (Studi pada WPOP di KPP Pratama Singaraja). JIMAT (Jurnal Ilmiah
- Mahasiswa Akuntansi).
- [11] Khairi, E. N., & Lestari, T. U. (2024). Pengaruh religiusitas, pemahaman peraturan
- perpajakan, dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak di KPP Pratama
- Kuningan. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia.
- [12] Putri, A., Hasanah, N., & Handarini, D. (2022). Pengaruh religiusitas, moral pajak, dan
- sistem perpajakan terhadap penggelapan pajak pada pelaku usaha online di Jakarta
- Timur. SANTRI: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam.