TRANSFORMASI UMKM MELALUI METODE PENDAMPINGAN BERBASIS SUSTAINABLE INNOVATION AND DIGITAL EMPOWERMENT DI DUSUN BRONGSONGAN
Published 2025-12-14
Keywords
- UMKM, legalitas usaha, digitalisasi pemasaran
How to Cite
Abstract
Program Kemitraan Masyarakat Sustainable Innovation yang dilaksanakan di Dusun Brongsongan, Desa Wringinputih, Kecamatan Borobudur memiliki tujuan yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penguatan legalitas usaha dan digitalisasi pemasaran. Program ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan UMKM secara aktif dalam setiap tahapan, baik dari identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek legalitas dengan berhasilnya pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB), penguatan pemasaran melalui pemanfaatan media sosial dan marketplace, serta peningkatan kualitas produk melalui desain kemasan dan branding yang lebih profesional. Pendampingan ini tidak hanya sekedar keterampilan teknis, namun juga mendorong perubahan dalam pola pikir pelaku UMKM terbuka terhadap teknologi dan inovasi. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan dampak langsung terhadap kemandirian ekonomi lokal, tetapi juga berpotensi dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan di era digital.
Downloads
References
- Program Kemitraan Masyarakat Sustainable Innovation yang dilaksanakan di Dusun Brongsongan, Desa Wringinputih, Kecamatan Borobudur memiliki tujuan yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penguatan legalitas usaha dan digitalisasi pemasaran. Program ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan UMKM secara aktif dalam setiap tahapan, baik dari identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek legalitas dengan berhasilnya pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB), penguatan pemasaran melalui pemanfaatan media sosial dan marketplace, serta peningkatan kualitas produk melalui desain kemasan dan branding yang lebih profesional. Pendampingan ini tidak hanya sekedar keterampilan teknis, namun juga mendorong perubahan dalam pola pikir pelaku UMKM terbuka terhadap teknologi dan inovasi. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan dampak langsung terhadap kemandirian ekonomi lokal, tetapi juga berpotensi dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan di era digital.