PERAN KOMUNIKASI PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI AKTIF MAHASISWA PROGRAM STUDI MANAJEMEN
Published 2025-12-15
Keywords
- komunikasi pendidikan,
- partisipasi mahasiswa,
- pembelajaran aktif
How to Cite
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi pendidikan dalam meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa Program Studi Manajemen. Komunikasi dalam proses pembelajaran memiliki peran penting dalam menciptakan suasana kelas yang kondusif dan mendorong keaktifan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap mahasiswa Program Studi Manajemen di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi pembelajaran yang cenderung satu arah, kurang interaktif, dan monoton menyebabkan mahasiswa menjadi pasif, kurang berani menyampaikan pendapat, serta tidak berkembangnya kemampuan berpikir kritis. Kesimpulannya, komunikasi pendidikan yang efektif, terbuka, dan interaktif sangat diperlukan untuk meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran.
Downloads
References
- [1] Inah, E. N. (2015). PERAN KOMUNIKASI DALAM INTERAKSI GURU DAN SISWA Ety Nur Inah. 8(2), 150–167.
- [2] Diana, D., & Misran, M. (2021). Peran Komunikasi Dalam Manajemen Pendidikan. Kelola: Journal of Islamic Education Management, 6(1), 1–8.
- [3] Ais, R. (2020). Komunikasi efektif di masa pandemi covid-19: pencegahan penyebaran covid-19 di era 4.0 (kkn-dr). Makmood publishing.
- [4] Safrida, L. N., Ambarwati, R., & Albirri, E. R. (2017). Partisipasi Mahasiswa dalam Pembelajaran Kooperatif Berdasarkan Lesson Partisipasi Mahasiswa dalam Pembelajaran Kooperatif Berbasis Lesson Study ( Undergraduate Students Participation in Cooperative Learning Based on Lesson Study ). December.
- [5] Mahasiswa, K. (2024). Komunikasi interpersonal sebagai alat meningkatkan
- partisipasi dan kolaborasi mahasiswa. 1(2), 19–23.
- [6] Effendy, O. U. (2003). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.
- [7] Dimyati, & Mudjiono. (2013). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
- [8] Silberman, M. L. (2006). Active Learning: 101 Cara Belajar Siswa Aktif. Bandung: Nusamedia
- [9] Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
- [10] Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
- [11] Sardiman, A. M. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
- [12] Ennis, R. H. (1996). Critical Thinking. Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.
- [13] Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.