PERAN FLEKSIBILITAS KERJA HYBRID DALAM MENINGKATKAN WORK-LIFE BALANCE PADA PLATFORM GRAB DAN GOJEK
Published 2026-01-02
Keywords
- fleksibilitas kerja hybrid, work-life balance, platform digital, Grab, Gojek
How to Cite
Abstract
Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan pola kerja menuju sistem kerja yang lebih fleksibel, salah satunya melalui penerapan fleksibilitas kerja hybrid. Platform digital seperti Grab dan Gojek mengadopsi sistem kerja hybrid sebagai bentuk adaptasi terhadap dinamika kerja modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fleksibilitas kerja hybrid dalam meningkatkan work-life balance pada karyawan platform Grab dan Gojek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap karyawan Grab dan Gojek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja hybrid diterapkan melalui penggabungan kerja jarak jauh dan kerja dari kantor, didukung oleh kebijakan kerja berbasis hasil dan pemanfaatan teknologi digital. Sistem kerja hybrid memberikan dampak positif terhadap work-life balance karyawan, antara lain melalui fleksibilitas waktu dan lokasi kerja, pengurangan stres akibat perjalanan kerja, serta peningkatan kesejahteraan psikologis. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya tantangan berupa batasan waktu kerja yang kurang jelas dan potensi kelelahan mental. Oleh karena itu, fleksibilitas kerja hybrid perlu diimbangi dengan kebijakan organisasi yang jelas serta kemampuan individu dalam mengelola waktu dan beban kerja agar dapat meningkatkan work-life balance secara optimal.
Downloads
References
- Allen, T. D., Golden, T. D., & Shockley, K. M. (2015). How effective is telecommuting? Assessing the status of our scientific findings. Psychological Science in the Public Interest, 16(2), 40–68.
- Greenhaus, J. H., & Allen, T. D. (2011). Work–family balance: A review and extension of the literature. Journal of Management, 37(1), 17–42.
- Guest, D. E. (2002). Perspectives on the study of work-life balance. Social Science Information, 41(2), 255–279.
- International Labour Organization (ILO). (2021). Working from home: From invisibility to decent work. Geneva: ILO.
- Mangkunegara, A. A. P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
- Greenhaus, J. H., & Allen, T. D. (2011). Work–family balance: A review and extension of the literature. In J. C. Quick & L. E. Tetrick (Eds.), Handbook of occupational health psychology. Washington DC: APA.
- Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (17th ed.). Pearson Education.
- Guest, D. E. (2002). Perspectives on the study of work-life balance. Social Science Information, 41(2), 255–279.
- Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Thousand Oaks: Sage Publications.
- Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Thousand Oaks: Sage Publications