Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 6 No. 2 (2026): Panorama: Jurnal Kajian Pariwisata, ISSN 3031-5085

STRATEGI KOMUNIKASI WISATA: TINGKAT KUNJUNGAN ALUN-ALUN SIDOARJO DAN MUSEUM MPU TANTULAR

Submitted
January 18, 2026
Published
2026-01-19

Abstract

Atraksi budaya tidak hanya berperan sebagai tontonan, tetapi juga sebagai media komunikasi yang menyampaikan pesan-pesan sejarah, tradisi, dan identitas lokal kepada wisatawan. Alun-alun Sidoarjo dan Museum Mpu Tantular sebagai dua destinasi unggulan di Kabupaten Sidoarjo memanfaatkan atraksi budaya seperti pertunjukan seni tradisional, festival, serta koleksi sejarah untuk membangun citra destinasi dan menarik kunjungan wisatawan. Namun, tingkat kunjungan yang belum optimal menunjukkan pentingnya mengkaji sejauh mana atraksi budaya ini efektif sebagai sarana komunikasi pariwisata. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh atraksi budaya sebagai pesan komunikasi terhadap tingkat kunjungan wisatawan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survei, data dikumpulkan melalui kuesioner kepada wisatawan yang telah berkunjung ke kedua destinasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atraksi budaya memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah kunjungan wisatawan. Atraksi budaya yang dikemas komunikatif mampu memperkuat persepsi wisatawan, membentuk citra positif destinasi, serta mendorong kunjungan ulang. Penelitian ini menegaskan pentingnya merancang atraksi budaya sebagai sarana komunikasi yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan makna budaya yang mendalam. Dengan promosi digital dan penguatan kualitas atraksi, destinasi dapat menciptakan pengalaman wisata berkesan dan berkelanjutan.

References

  1. Cooper, C., Fletcher, J., Fyall, A., Gilbert, D., & Wanhill, S. (2008). Tourism: Principles and Practice. Pearson Education.
  2. Dinas Pariwisata Sidoarjo. (2023). Laporan Kunjungan Wisatawan Kabupaten Sidoarjo Tahun 2022–2023. Sidoarjo: Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
  3. Kotler, P., Bowen, J. T., & Makens, J. C. (2017). Marketing for Hospitality and Tourism. Pearson.
  4. Pitana, I. G., & Diarta, I. K. S. (2009). Pengantar Ilmu Pariwisata. Andi.
  5. Pratiwi, R. (2019). Pengaruh atraksi budaya terhadap minat kunjung wisatawan di kawasan wisata Kota Yogyakarta. Jurnal Komunikasi dan Pariwisata, 11(2), 45–55.
  6. Richards, G. (2018). Cultural tourism: A review of recent research and trends. Journal of Hospitality and Tourism Management, 36, 12–21.
  7. Tjiptono, F., & Candra, G. (2012). Pemasaran Strategik. Andi.
  8. Yuliana, S. (2020). Pengaruh event budaya terhadap kunjungan wisatawan domestik di Kota Malang. Jurnal Ilmu Komunikasi, 17(1), 23–32.
  9. Chhabra, D. (2010). Sustainable Marketing of Cultural and Heritage Tourism. Routledge.
  10. Nugroho, M. S., Hadiwijoyo, S. S., & Widodo, S. (2021). Strategi komunikasi atraksi budaya dalam meningkatkan minat kunjung wisatawan. Jurnal Pariwisata Nusantara, 3(2), 123–134.
  11. Suhartanto, D., Brien, A., Primiana, I., Wibisono, N., & Triyuni, N. N. (2020). Tourist loyalty in creative tourism: The role of experience quality, value, satisfaction, and motivation. Current Issues in Tourism, 23(7), 867–879.
  12. Timothy, D. J., & Boyd, S. W. (2003). Heritage Tourism. Pearson Education.
  13. Yuliana, S. (2020). Pengaruh event budaya terhadap kunjungan wisatawan domestik di Kota Malang. Jurnal Ilmu Komunikasi, 17(1), 23–32.
  14. Zeppel, H., & Hall, C. M. (1992). Arts and heritage tourism. In Weiler, B., & Hall, C. M. (Eds.), Special Interest Tourism (pp. 47–68). Belhaven Press.
  15. Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.
  16. Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran (Edisi 4). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  17. Ghozali, I. (2016). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
  18. Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. Newbury Park, CA: Sage.
  19. Malhotra, N. K. (2010). Marketing Research: An Applied Orientation (6th Edition). New Jersey: Prentice Hall.
  20. Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  21. Neuman, W. L. (2014). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches (7th Edition). Boston: Pearson.
  22. Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  23. Yuliana, I. (2020). Peran event budaya dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik di Malang. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 12(2), 100–110.

Similar Articles

1-10 of 35

You may also start an advanced similarity search for this article.