Praktikum ini bertujuan untuk menelaah peran kegiatan praktikum dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa melalui kajian sistematis terhadap berbagai hasil penelitian yang relevan. Praktikum menjadi bagian penting dalam pembelajaran IPA karena mampu menghubungkan teori dengan pengalaman nyata sehingga siswa dapat memahami konsep secara lebih mendalam dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review dengan menganalisis sejumlah artikel ilmiah nasional dan internasional yang membahas pelaksanaan praktikum pada pembelajaran sains. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktikum berperan besar dalam mengembangkan keterampilan proses sains, meliputi kemampuan observasi, klasifikasi, pengukuran, interpretasi data, serta penyusunan hipotesis. Selain itu, praktikum juga meningkatkan kemampuan berpikir kritis, sikap ilmiah, dan motivasi belajar siswa melalui keterlibatan aktif dalam proses eksperimen. Namun demikian, pelaksanaan praktikum di sekolah masih menghadapi kendala seperti keterbatasan fasilitas laboratorium, kurangnya waktu pembelajaran, dan kesiapan guru dalam merancang kegiatan yang efektif. Inovasi seperti penggunaan laboratorium virtual, pengembangan praktikum sederhana berbasis bahan lokal, serta pelatihan guru dalam pengelolaan praktikum menjadi solusi yang potensial untuk mengatasi hambatan tersebut. Secara keseluruhan, kegiatan praktikum terbukti efektif dalam memperkuat pemahaman konsep dan mengembangkan keterampilan proses sains siswa, sehingga perlu diintegrasikan secara konsisten dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan kualitas pendidikan sains di sekolah
You may also start an advanced similarity search for this article.