PERAN KEPEMIMPINAN HUMANIS DALAM MEMBANGUN KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KEUANGAN
Published 2025-11-12
Keywords
- kepemimpinan humanis, kepuasan kerja, manajemen SDM publik, Kementerian Keuangan
How to Cite
Abstract
Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana gaya kepemimpinan humanis berperan dalam meningkatkan kepuasan kerja pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Kepemimpinan humanis didefinisikan sebagai gaya pimpinan yang mengutamakan empati, penghargaan terhadap potensi individu, komunikasi terbuka, pemberdayaan pegawai, dan penguatan hubungan interpersonal. Lokus penelitian diarahkan ke unit-unit kerja di Kementerian Keuangan yang sedang mengalami transformasi digital dan penerapan sistem merit dalam manajemen SDM. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan studi pustaka terhadap dokumen internal Kementerian Keuangan, artikel DJKN tentang “Optimalisasi Pemanfaatan Inovasi Big Data, Internet of Things dan Artificial Intelligence dalam Manajemen Aset” (DJKN) Kemenkeu, serta literatur terkait kepemimpinan dan kepuasan kerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan humanis berkontribusi terhadap tiga dimensi utama kepuasan kerja: (1) pengakuan dan penghargaan individu, (2) keadilan dan transparansi dalam manajemen SDM (termasuk sistem merit), dan (3) dukungan terhadap adaptasi perubahan, khususnya dalam transisi digital. Dengan demikian, kepemimpinan humanis menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif, adaptif, dan memuaskan di sektor publik.
Downloads
References
- Aziz, W. D. I. (2021). Reformasi Birokrasi di Era Digital: Optimalisasi Teknologi dalam Meningkatkan Efisiensi Administrasi. JUrnal Agama Dan Sosial Humaniora, 2(1), 167–186.
- Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268.
- Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. (2019). Rencana Strategis DJKN Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Nomor 239/KN/2019. Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
- Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. (2023). Optimalisasi Pemanfaatan Inovasi “Big Data”, Internet of Things dan Artificial Intelligence dalam Manajemen Aset. Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
- DJKN. (2019). Pedoman sistem merit di lingkungan DJKN. Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
- DJKN. (2023). Laporan transformasi digital DJKN 2023. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.
- Dutton, J. E., & Ragins, B. R. (2007). Exploring positive relationships at work: Building a theoretical and research foundation. Lawrence Erlbaum Associates.
- Edmondson, A. C. (2019). The fearless organization: Creating psychological safety in the workplace for learning, innovation, and growth. Wiley.
- Ferguson, R. (2021). Public Human Resource Management. Review of Public Administration and Management, 9(3), 1–7.
- Graen, G. B., & Uhl-Bien, M. (1995). Relationship-based approach to leadership: Development of leader-member exchange (LMX) theory of leadership over 25 years. The Leadership Quarterly, 6(2), 219–247.
- Greenberg, J. (1990). Organizational justice: Yesterday, today, and tomorrow. Journal of Management, 16(2), 399–432.
- Hardiman, S. G., Andryani, A., Fauziah, M., & Ernyasih, E. (2024). Analisis Kepuasan Kerja Pegawai Direktorat Keuangan Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 13(01), 72–77.
- Hasibuan, M. S. P. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Revisi. Bumi Aksara.
- Herzberg, F. (1966). Work and the nature of man. World Publishing.
- Irawan, et al. (2021). Development of the Public Sector HRM Model in Indonesia’s Public Sector. Advances in Economics, Business and Management Research, 176, 171–177.
- J. Azizah. (2025). Revolusi Manajemen Sumber Daya Manusia. Jurnal Penerbit MMD. juColquitt, J. A., Conlon, D. E., Wesson, M. J., Porter, C. O., & Ng, K. Y. (2001). Justice at the millennium: A meta-analytic review of 25 years of organizational justice research. Journal of Applied Psychology, 86(3), 425–445.
- Kotter, J. P. (2012). Leading change. Harvard Business Review Press.
- Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI). (2021). Kebijakan Penguatan Sistem Merit ASN di Indonesia.
- Luthans, F. (2011). Organizational Behavior: An Evidence-Based Approach (12th ed.). McGraw-Hill Education.
- Luthans, F., & Youssef-Morgan, C. M. (2017). Psychological capital: An evidence-based positive approach to leadership. Annual Review of Organizational Psychology and Organizational Behavior, 4, 339–366.
- Malik, K. J., & Prasojo, E. (2023). Determinant Factors in the Implementation of Merit System: An Overview of Indonesian Case. Asian Journal of Social and Humanities, 2(03), 1942–1952. https://doi.org/10.59888/ajosh.v2i03.187
- Mangkunegara, A. A. A. P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
- Northouse, P. G. (2021). Leadership: Theory and practice (9th ed.). SAGE Publications.
- Octaleny, E. (2021). Profesionalitas ASN dan Kepuasan Kerja di Lingkungan Pemerintah Daerah. Jurnal Pemerintahan dan Politik, 13(2), 122–130.
- Osborne, D., & Plastrik, P. (2000). The reinventor’s fieldbook: Tools for transforming your government. Jossey-Bass.
- Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2010 tentang Reformasi Birokrasi.
- Perry, J. L., & Wise, L. R. (2010). Motivating Public Service Employees. Public Administration Review, 70(5), 681–690.
- Rahardjo, M. (2020). Kepemimpinan humanis dalam organisasi modern. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 22(3), 145–156.
- rnal.mifandimandiri.com
- Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational Behavior (18th ed.). Pearson Education.
- Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2021). Organizational behavior (18th ed.). Pearson. Tim Editor. (2021). Dinamika komunikasi organisasi di birokrasi publik Indonesia. Penerbit Graha Ilmu.
- Sedarmayanti (2017). Manajemen SDM dan Produktivitas Kerja. Refika Aditama.
- Tim Editor. (2021). Administrasi Publik di Era Disrupsi dan Big Data. FISIP UNSOED.
- Yukl, G. (2013). Leadership in organizations (8th ed.). Pearson.