Published 2025-11-14
Keywords
- Brand ambassador, Skincare, Generasi Z, Lokal, Global, Merek
How to Cite
Abstract
Industri skincare di Indonesia sedang mengalami pertumbuhan yang pesat. Kompetisi antara brand lokal dan global juga semakin ketat. Generasi Z menjadi bagian utama yang sangat dipengaruhi oleh media sosial dan publik figur sebagai Brand ambasador. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Brand ambasador dalam negeri dan luar negeri terhadap minat beli Generasi Z pada produk skincare di Indonesia, sejauh mana masing-masing Brand ambassador memberikan pengaruh yang lebih besar terhadap keputusan pembelian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur terhadap hasil penelitian sebelumnya dan artikel ilmiah. Hasil analisis menunjukkan bahwa Brand ambassador dalam negeri maupun luar negeri mempunyai pengaruh yang cukup signifikan terhadap minat beli Generasi Z, namun tingkat pengaruhnya bervariasi tergantung pada faktor pendekatan budaya, kredibilitas publik figur, serta relevansi Brand image dengan identitas Generasi Z. Secara umum, Brand ambassador lokal cenderung lebih efektif dalam membangun emotional engagement dan kepercayaan merek, sementara Brand ambassador luar negeri memiliki daya tarik global dan citra aspiratif yang kuat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi perusahaan skincare dalam menentukan strategi pemasaran yang tepat untuk segmen Generasi Z di Indonesia.
Downloads
References
- Assauri, Sofjan. 2007. Manajemen Pemasaran Konsep dan Strategi. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.
- Creighton, T. B. (2018). Digital Natives , Digital Immigrants , Digital Learners : An International Empirical Integrative Review of the Literature. 19(1), 132–140.
- Erdogan, B. Z. (1999). Celebrity endorsement: A literature review. Journal of Marketing Management, Volume 15:4, pp. 291-314.
- Gamal Thabroni. (2022, 21 Oktober). Brand ambassador: Pengertian, peran (tugas), karakter, dimensi & indikator.
- Hovland, C. I., & Weiss, W. (1952). The Influence of Source Credibility on Communication Effectiveness Linked references are available on JSTOR for this article : The Influence of Source Credibility on Communication Effectiveness *. 15(4), 635–650.
- Indriningtiyas, D. (2022). BRAND AMBASSADOR ARTIS KOREA PADA E-COMMERCE DI. 6(2), 219–230.
- Keller, K. L., & Keller, K. L. (2001). Building Customer-Based Brand Equity : A Blueprint for Creating Strong Brands Building Customer-Based Brand Equity : A Blueprint for Creating Strong Brands.
- Keller, K. L. (2013). Strategic Brand Management: Building, Measuring, and Managing Brand Equity (4th ed.). Pearson Education.
- Keller, K. L., & Swaminathan, V. (2020). Strategic Brand Management : Building, Measuring, and Managing Brand Equity Fifth Edition.
- Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.
- Kotler, P., Keller, K. L., Brady, M., Victor Goodman, M. R., & Hansen, T. (2019). Marketing management 4th European edition. In Soldering & Surface Mount Technology (Vol. 13, Issue 3).
- Peter, P. J., & Olson, J. C. (2010). Consumer Behavior Marketing. In Mc Graw
- Rahmah, M., & Ibrahim, H. (2023). Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Daya Saing Produk dalam Perdagangan Internasional. 12, 2413–2417.
- Royan, F. M. (2016). Marketing Selebrities: Selebriti dalam Iklan dan Strategi Selebriti Memasarkan Diri Sendiri. PT Elex Media Komputindo.
- Schiffman, L. G., & Kanuk, L. L. (2010). Consumer Behavior (10th ed.). Pearson Education.
- Zaichkowsky, J. L. (1985). Measuring the involvement construct. Journal of Consumer Research, 12(3), 341-352.