ANALISIS DAN EVALUASI PERLAKUAN AKUNTANSI PRODUK RUSAK, PRODUK CACAT, DAN PRODUK HILANG TERHADAP AKURASI PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI (HPP) DAN OPTIMALISASI LABA PERUSAHAAN MANUFAKTUR
Published 2025-11-30
Keywords
- Produk Rusak, Produk Cacat, Produk Hilang, Harga Pokok Produksi (HPP), Akuntansi Biaya, Optimalisasi Laba
How to Cite
Abstract
Ketidaksempurnaan proses produksi menghasilkan Produk Rusak (Damaged Goods), Produk Cacat (Defective Goods), dan Produk Hilang (Lost Units) yang memerlukan perlakuan akuntansi biaya yang spesifik. Perlakuan yang tidak tepat terhadap produk non-konformitas ini berpotensi mendistorsi Harga Pokok Produksi (HPP), yang pada akhirnya akan memengaruhi penetapan harga jual dan optimalisasi laba perusahaan manufaktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi perlakuan akuntansi yang ideal bagi ketiga jenis produk non-konformitas tersebut berdasarkan klasifikasi penyebabnya (normal vs. abnormal), serta menguji pengaruhnya terhadap akurasi HPP. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur komparatif-deskriptif berdasarkan 10 sumber acuan primer. Hasil temuan menunjukkan bahwa akurasi HPP dapat tercapai jika biaya produk non-konformitas normal dibebankan ke HPP produk selesai, sedangkan biaya abnormal harus diakui sebagai kerugian periode dan dikeluarkan dari HPP. Penerapan akuntansi yang keliru, seperti yang diindikasikan dalam beberapa studi (Anwar et al., 2023; Kurnia et al., 2024), dapat menyebabkan HPP yang bias, merugikan daya saing, dan mengurangi optimalisasi laba.
Downloads
References
- [1] Anwar, S., Afif, M. N., Saraswati, A., & Elma, E. (2023). Analisis perlakuan akuntansi produk rusak dalam menentukan harga pokok produksi kapas. Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi, 9(2), 1–12.
- [2] Ariyanto, E. E., Tampubolon, J. N. O., Siboro, M. L., Fadilah, M. F., Nadia, N., Unawekla, S. D., Sinaga, A. R., & Heviawati, S. (2025). Analisis perhitungan produk cacat dalam menentukan harga pokok produksi pada UMKM Tahu Tansa. Journal of Information Systems Management and Digital Business (JISMDB), 2(3).
- [3] Kurnia, W. S. A., Anggraini, N., & Yani, A. (2024). Pengaruh perlakuan akuntansi produk rusak dan produk cacat terhadap harga pokok produksi untuk menentukan harga jual. Musytari: Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, 8(5), 1–10.
- [4] Maringka, G. L. A. D., Tinangon, J. J., & Tirayoh, V. Z. (2014). Analisis perlakuan akuntansi terhadap produk rusak dalam perhitungan harga pokok produk pada UD. Gladys Bakery Maumbi. Jurnal EMBA (Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi), 2(2), 755–765.
- [5] Mulyadi. (2018). Akuntansi biaya (Edisi ke-5). STIE YKPN.
- [6] Nender, M., Manossoh, H., & Tangkuman, S. J. (2021). Analisis perlakuan akuntansi produk rusak dan produk cacat dalam perhitungan biaya produksi untuk menentukkan harga jual pada UD. 7 Jaya Meubel Tondano. Jurnal EMBA (Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi), 9(2), 441–448.
- [7] Rahayu, Y., Riyanto, A., & Ramdhani, L. S. (2020). Perlakuan akuntansi yang tepat terhadap produk cacat pada perusahaan berdasarkan pesanan. Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, 9(1), 1–8.
- [8] Ranteallo, A. T., & Fitrianingsih, K. (2024). Analisis pengaruh produk hilang awal proses terhadap perhitungan harga pokok produksi pada PT. ABC. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(5), 559–565.
- [9] Terang, A. E., Anggraini, N., & Noermaning, P. (2023). Analisis perlakuan akuntansi produk rusak dan produk cacat dalam perhitungan harga pokok produksi untuk mengoptimalkan laba produk (Studi Kasus Pada CV Memory Nganjuk). JCA (Jurnal Cendekia Akuntansi), 4(1), 25–39.
- [10] Zuhroh, D. (2021). Perlakuan akuntansi produk cacat dan produk rusak pada PT “EPI” di Surabaya. Jurnal Teknik Industri, 24(1), 18–29.