PENGARUH MANAJEMEN WAKTU DALAM MENINGKATKAN KESEIMBANGAN ANTARA DUNIA KERJA DAN PERKULIAHAN UNIVERSITAS TERBUKA DI KEHIDUPAN GEN Z
Published 2025-12-11
Keywords
- Generasi Z,
- keseimbangan kerja dan kuliah,
- Manajemen waktu,
- Universitas Terbuka
How to Cite
Abstract
Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh manajemen waktu mengenai keseimbangan antara pekerjaan dan studi universitas di kalangan mahasiswa Generasi Z di Universitas Terbuka (UT). Latar belakang penelitian ini berasal dari karakteristik sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh UT, yang memungkinkan mahasiswa bekerja sambil menempuh pendidikan tinggi. Namun, fleksibilitas ini juga menimbulkan tantangan dalam manajemen waktu.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, menggunakan kuesioner dengan 14 mahasiswa UT Banjarmasin yang bekerja sambil belajar.Menurut hasil penelitian, manajemen waktu memiliki efek positif dan signifikan terhadap keseimbangan antara pekerjaan dan studi. Mahasiswa yang mampu memprioritaskan, mengatur jadwal secara teratur, dan disiplin dalam melaksanakan rencana harian cenderung memiliki prestasi akademik dan kinerja kerja yang lebih baik.Faktor utama yang mempengaruhi keterampilan manajemen waktu meliputi beban kerja, tugas akademik (deadline), dan masalah pribadi. Menurut penelitian ini,menyimpulkan bahwa penerapan strategi manajemen waktu yang efektif merupakan kunci bagi mahasiswa yang bekerja untuk mencapai keseimbangan hidup yang produktif dan berkelanjutan.
Downloads
References
- Amira, D. (2018). Pengaruh motivasi kerja, manajemen waktu, dan stres kerja terhadap kinerja pekerja paruh waktu yang berstatus mahasiswa di kota malang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, 7(1).
- Covey, S. R. (1994). The 7 habits of highly effective people: Powerful lessons in personal change (Revised ed.). Free Press.
- Fitriana, F., & Syahrinullah, S. (2025). Pengaruh Manajemen Waktu Dan Motivasi Mahasiswa Yang Kuliah Sambil Bekerja Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Pada Prodi Manajemen Universitas Terbuka Semarang. Journal of Management Branding, 2(1), 60-70.
- Gasim, G. (2016). Hubungan kemampuan manajemen waktu dengan kebiasaan prokrastinasi penulisan skripsi mahasiswa program studi bimbingan dan konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta angkatan 2011 dan 2012. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
- Hardani, A. O. (2024). Manajemen Waktu Mahasiswa Yang Bekerja Paruh Waktu:(Studi Fenomenologi). Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika, 1(3), 204-210.
- Jahari, J., & Syarbini, A. (2013). Manajemen madrasah: Teori, strategi, dan implementasi. Bandung: Alfabeta.
- Kember, D. (1999). Studying part time at university: What is involved? Higher Education Quarterly, 53(2), 214–225.
- Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif/Lexy J. Moleong.
- Paramita, R. W., Rizal, N., & Sulistyan, R. B. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif Edisi 3.
- Rahmat, A. B. D., Seminar, K. B., & Suroso, A. I. (2019). Evaluasi keberhasilan e-learning dalam perspektif sistem informasi (studi kasus Universitas Terbuka). Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM), 5(3), 373-373.
- Rusyadi, S. H. (2012). Hubungan antara manajemen waktu dengan prestasi belajar pada mahasiswa (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Muhammadiyah Surakarta.
- Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
- Syelviani, M. (2020). Pentingnya manajemen waktu dalam mencapai efektivitas bagi mahasiswa (studi kasus mahasiswa Program Studi Manajemen UNISI). Jurnal Analisis Manajemen, 6(1), 66-75.
- Tjahjono, T. (2023). Mengatur jadwal agar lebih efisien: Motivasi manajemen waktu yang baik (pp. 7–9). Cahaya Harapan.