Vol. 25 No. 1 (2025): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntasi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

ANALISIS PEMBIAYAAN PEMERINTAH BERBASIS UTANG DALAM PERSPEKTIF KEUANGAN PUBLIK SYARIAH

Zachrie Imam Shiddiqin
UPN “Veteran” Jakarta
Muhammad Naufal Pranatiaz
UPN “Veteran” Jakarta
Muhammad Shofwan Haidar
UPN “Veteran” Jakarta
Adhisuryo Jundi Prasetya
UPN “Veteran” Jakarta

Published 2025-12-01

Keywords

  • Pembiayaan pemerintah, utang publik, keuangan publik syariah, sukuk, maqāṣid al-syarī‘ah

How to Cite

ANALISIS PEMBIAYAAN PEMERINTAH BERBASIS UTANG DALAM PERSPEKTIF KEUANGAN PUBLIK SYARIAH. (2025). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(1), 131-140. https://cibjournal.com/index.php/musytari/article/view/2571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan implementasi pembiayaan pemerintah berbasis utang dalam perspektif keuangan publik syariah di Indonesia. Fokus penelitian didasarkan pada pentingnya penerapan prinsip syariah dalam kebijakan fiskal untuk mewujudkan sistem pembiayaan negara yang adil, transparan, dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, menggunakan data sekunder dari jurnal ilmiah, buku, dan dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan pemerintah berbasis utang diperbolehkan selama bebas dari riba dan diarahkan untuk tujuan produktif yang memberikan kemaslahatan. Instrumen syariah seperti sukuk negara, wakaf produktif, dan cash waqf linked sukuk (CWLS) menjadi alternatif strategis dalam memperkuat kapasitas fiskal serta mengurangi ketergantungan pada pembiayaan konvensional. Meskipun perkembangan pembiayaan syariah menunjukkan hasil positif, tantangan seperti rendahnya literasi, keterbatasan sumber daya manusia, dan belum optimalnya regulasi masih perlu diatasi. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, regulator, dan masyarakat diperlukan untuk memperkuat ekosistem keuangan publik syariah yang berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Adinugraha, H. H., Shulhoni, M., & Achmad, D. (2023). Islamic social finance in Indonesia: Opportunities, challenges, and its role in empowering society. Review of Islamic Social Finance and Entrepreneurship, 2(1), 45–62.
  2. Affandi, F., Harahap, I., & Nawawi, M. Z. (2024). Islamic banking and sukuk as alternative financing sources in development. Jurnal Syarikah: Jurnal Ekonomi Islam, 10(1), 137–147.
  3. Alamsyah, M. H., Ramadhani, F., & Azizah, N. (2020). Tinjauan hutang negara dalam perspektif Islam. Journal of Islamic Economics and Finance Studies, 1(1), 62–81.
  4. Anggita, N., Rahayu, A. L. P., Muadz, M., Ulya, M., & Hilyawati, Y. (2025). The implications of Islamic public finance in Indonesia: Integrating zakat and taxes for public welfare. Journal of Islamic Economics and Finance, 5(1), 67–73.
  5. Anggraini, A. A., Dewianawati, D., Rahayu, S., & Sutikno, F. (2022). Analisis sistem pembiayaan pada bank syariah (Studi kasus pemberian pembiayaan di PT BPR Syariah Mojo Artho Cabang Pandaan. Jurnal Economina, 1(3), 515–519.
  6. Asrofi, I. (2021). Implikasi kebijakan pemerintah terhadap perkembangan perbankan syariah. Al Wathan: Jurnal Studi Keislaman, 2(2), 1–14.
  7. Athallah, N. A., & Rahmawati, F. (2024). Analisis pengaruh financial risk terhadap perkembangan pasar sukuk di Indonesia tahun 2012–2023. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 10(3), 2563–2579.
  8. Bahri, A., & Boudounet, A. (2025). Green Islamic sukuk as a tool for financing various projects: The Malaysian experience as a model. Lex Localis – Journal of Local Self-Government, 23(8), 1–25.
  9. Feriyanto, N., Prabowo, D. A., Wardhono, A., & Qori’ah, C. G. (2024). External debt: Indonesia is in a debt trap? Ekuitas: Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 8(4), 594–612.
  10. Hasbi, M. Z. N. (2022). Portrait of public debt, fiscal space, and debt impact: Islamic finance study on Islamic countries territory. Jurnal Baabu Al-Ilmi, 7(2), 142–151.
  11. Kasanah, R., & Nafik, M. (2021). Role and position of public debt in Islamic fiscal policy in Indonesia. AFEBI Islamic Finance and Economic Review (AIFER, 6(1), 43–54.
  12. Lestari, R. P., & Nisa, F. L. (2024). Pengaruh implementasi prinsip syariah dalam produk pembiayaan murabahah bank syariah terhadap kinerja keuangan UMKM: Kajian literatur. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Manajemen, 2(3), 17–29.
  13. Mayasari, R., Shopiana, S., & Julham, T. (2018). Manajemen keuangan dan pembiayaan. Sabilarrasyad, 3(2), 77–83.
  14. Munfaati, A., Noviarita, H., & Anggraini, E. (2023). Effects of zakat and government debt on the Indonesian economy. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 5(2), 772–788.
  15. Nurcahyani, A., Rahayu, A. L. P., Muadz, M., Ulya, M., & Hilyawati, Y. (2025). The implications of Islamic public finance in Indonesia: Integrating zakat and taxes for public welfare. Journal of Islamic Economics and Finance, 5(1), 67–73.
  16. Nurhaliza, N., Lukman, A. S., & Hasibuan, S. W. (2022). Implementasi produk pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) mikro pada PT. Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Binjai Sudirman. Aghniya: Jurnal Ekonomi Islam, 4(2), 70–83.
  17. Safarida, N., Hisan, K., & Lazira, W. A. (2024). Maximizing local own-source revenue: Tax strategies from an Islamic public finance perspective. SHARE: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 13(2), 486–505.
  18. Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
  19. Sumantri, N. A. T. A., Andriansyah, Y., & Nayak, V. (2024). Sources and use of Indonesia’s foreign debt from an Islamic economic perspective based on Siddiqi’s theory. Journal of Islamic Economics Lariba, 10(1), 543–568.
  20. Syamsarina, & Yusuf, M. (2022). Implikasi kebijakan merger Bank Syariah Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi. Aiconomia: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 1(1), 1–17.
  21. Ulusoy, A., & Ela, M. (2025). Sukuk and public debt management: General assessment and the way forward. Bilimname, 53(1), 665–696.
  22. Yuldasheva, U. A., & Mukhtorova, N. I. (2024). Ways of financing government projects through Islamic instruments. JournalNX: A Multidisciplinary Peer Reviewed Journal, 10(12), 71–76.
  23. Zed, M. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.