Vol. 24 No. 11 (2025): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntasi, dan Ekonomi
Articles

DINAMIKA KONDISI SOSIAL DI INDONESIA: ANALISIS RESPONS TERHADAP REFORMASI PERATURAN EKONOMI-POLITIK PEMERINTAH

Ahmad Kifli Syafei
Universitas Pamulang
Chantika Rachmadina Hakim
Universitas Pamulang
Kurniawan
Universitas Pamulang
Ngatimin
Universitas Pamulang

Published 2025-10-26

Keywords

  • reformasi ekonomi dan politik, kondisi sosial Indonesia, tanggapan masyarakat, ketimpangan sosial

How to Cite

DINAMIKA KONDISI SOSIAL DI INDONESIA: ANALISIS RESPONS TERHADAP REFORMASI PERATURAN EKONOMI-POLITIK PEMERINTAH. (2025). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 24(11), 1261-1270. https://cibjournal.com/index.php/musytari/article/view/708

Abstract

Penelitian kecil ini melihat bagaimana kondisi sosial di Indonesia berubah sebagai tanggapan terhadap perubahan aturan ekonomi dan politik yang diterapkan pemerintah, terutama setelah reformasi pada tahun 2020 hingga sekarang. Penelitian ini menggunakan data dari sumber seperti Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Dunia, dan laporan sosial-ekonomi terbaru untuk menganalisis dampak kebijakan seperti pengurangan regulasi ekonomi, pemberian hak atas properti, dan perubahan sistem politik terhadap berbagai aspek sosial seperti perbedaan pendapatan, tingkat pengangguran, akses pendidikan, serta kestabilan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun reformasi tersebut mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperparah ketimpangan sosial, terlihat dari meningkatnya protes dan perpecahan politik. Kesimpulan menekankan perlunya kebijakan yang mencakup semua pihak untuk mengurangi risiko konflik sosial, dengan saran untuk menggunakan data secara real-time agar bisa diawasi terus-menerus. Penelitian ini membantu memahami dinamika sosial dan politik di Indonesia di masa globalisasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Argenti, Gili. (2021). Teori Perbandingan Politik Antara Organski dan Rostow. Diakses dari:: https://www.researchgate.net/publication/352497933
  2. Badan Pemeriksa Keuangan. Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Diakses sdari: https://peraturan.bpk.go.id/Details/149750/uu-no-11-tahun-2020
  3. Badan Pusat Statistik. Gini Ratio Maret 2020. Diakses dari: https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2020/07/15/1748/gini-ratio-maret-2020-tercatat-sebesar-0-381.html
  4. Badan Pusat Statistik. Gini Ratio September 2024. Diakses dari: https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2025/01/15/2399/gini-ratio-september-2024-tercatat-sebesar-0-381.html
  5. Badan Pusat Statistik. Pengeluaran Perkapita Disesuaikan. Diakses dari: https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NiMy/produk-domestik-bruto.html
  6. Badan Pusat Statistik. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan IV-2024. Diakses dari: https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2025/02/05/2408/ekonomi-indonesia-tahun-2024-tumbuh-5-03-persen--c-to-c---ekonomi-indonesia-triwulan-iv-2024-tumbuh-5-02-persen--y-on-y---ekonomi-indonesia-triwulan-iv-2024-tumbuh-0-53-persen--q-to-q--.html
  7. Badan Pusat Statistik. Tingkat Pengangguran Terbuka. Diakses dari: https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NTQzIzI=/tingkat-pengangguran-terbuka-menurut-provinsi.html
  8. Bank Indonesia. Data Inflasi. Diakses dari: https://www.bi.go.id/id/statistik/indikator/data-inflasi.aspx
  9. Bank Indonesia. Laporan Posisi Investasi Internasional Indonesia Triwulan IV-2023. Diakses dari: https://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan/Pages/PIII-Tw4-2023.aspx
  10. Frank, A. G. (2009). Capitalism and Underdevelopment in Latin America. Diakses dari:: https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=XdNWCgAAQBAJ&oi=fnd&pg=PR11&dq=info:1SrBIk6GCboJ:scholar.google.com/&ots=xGSCOp_lhS&sig=tAXDHzFbxFHAaMIsPrRcSJWvbaU&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false
  11. Gundlach, Erich (2002): [Book Review of] Easterly, William: The elusive quest for
  12. growth: economists' adventures and misadventures in the tropics: Cambridge, MA: MIT Press, 2001, Weltwirtschaftliches Archiv, ISSN 0043-2636, Mohr, Tübingen, Vol. 138, Iss. 2, pp. 366-370. Diakses dari:: https://hdl.handle.net/10419/2792
  13. Hadiz, V. R. (2022). Lokalisasi Kekuasaan Pascaotoritarianisme. Diakses dari:: https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=jpxrEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=info:m-7LGDMipHQJ:scholar.google.com/&ots=A4i4qo9CgB&sig=orsp2TIMEKW_iXsyNVdux9Ruz_k&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false
  14. Kususiyanah, A., Chairul Huda, M., Sriwidodo, J., & Baharuddin, A. S. (2024). Trends and Landscape of Omnibus Law Research: A Bibliometric Analysis. Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum Dan Konstitusi, 7(2), 219–243. https://doi.org/10.24090/volksgeist.v7i2.9633
  15. Rostow, W. W. (2000). The Stages of Economic Growth. Diakses dari: https://www.taylorfrancis.com/chapters/edit/10.4324/9781315063362-14/stages-economic-growth-rostow
  16. Setara Institute. Jumlah Aksi Protes. https://setara-institute.org