Articles
Vol. 5 No. 2 (2025): Panorama: Jurnal Kajian Pariwisata, ISSN 3031-5085
PENGEMBANGAN MODEL PARIWISATA SEC-BEACH (SMART ECO-CULTURAL BEACH): STUDI PADA PASAR MALAM PESISIR BERBASIS KOMUNITAS DI PANTAI SEBALANG, LAMPUNG SELATAN
-
Submitted
-
November 30, 2025
-
Published
-
2025-11-30
Abstract
Penelitian ini bertujuan merumuskan Model Pariwisata SEC-Beach (Smart Eco-Cultural Beach) sebagai rencana model baru pengembangan pariwisata pesisir berbasis komunitas di Pantai Sebalang, Lampung Selatan. Model ini dikembangkan karena kawasan Sebalang menunjukkan potensi besar melalui pertumbuhan wisatawan yang melampaui 100% dalam satu tahun serta aktivitas 80–100 pedagang yang beroperasi secara organik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan literature review sistematis untuk menelaah teori dan data terkait smart tourism, eco-tourism, dan cultural tourism. Hasil analisis menghasilkan tiga pilar utama: Smart Tourism melalui pembayaran digital dan pemetaan data transaksi pedagang; Eco-Tourism melalui program tukar sampah menjadi e-money dan insentif Green Vendor; serta Cultural Tourism melalui Koridor Budaya Lampung yang menghadirkan kuliner, seni, dan narasi lokal. Validasi awal melalui FGD menunjukkan penerimaan positif dari pedagang, komunitas, dan akademisi, meskipun masih terdapat hambatan seperti literasi digital rendah, belum adanya regulasi formal, dan lemahnya sistem pengelolaan sampah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rencana model baru SEC-Beach layak diimplementasikan secara bertahap dan berpotensi menjadi acuan bagi pengembangan pariwisata pesisir berbasis komunitas di Indonesia.
References
- Bramwell, B., & Lane, B. (2011). Critical research on the governance of tourism and sustainability. Journal of Sustainable Tourism, 19(4–5), 411–421.
- Butler, R. W. (1999). Sustainable tourism: A state‐of‐the‐art review. Tourism Geographies, 1(1), 7–25.
- Cole, S. (2007). Tourism, culture and development: Hopes, dreams and realities in East Indonesia. Channel View Publications.
- Damanik, J., & Weber, H. (2006). Perencanaan ekowisata: Dari teori ke aplikasi. Puspar UGM & Andi Offset.
- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan. (2023). Statistik kepariwisataan Lampung Selatan 2023. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Selatan. (2023). Data kunjungan wisatawan Lampung Selatan tahun 2023-2024.
- Goodwin, H. (2008). Tourism, local economic development, and poverty reduction. Applied Research in Economic Development, 5(3), 55–64.
- Gretzel, U., Sigala, M., Xiang, Z., & Koo, C. (2015). Smart tourism: Foundations and developments. Electronic Markets, 25(3), 179–188.
- Hutagalung, U., & Hermawan, H. (2021). Peran masyarakat dalam pengembangan pariwisata berbasis komunitas. Jurnal Pariwisata, 8(1), 45–55.
- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2022). Laporan pengelolaan sampah wisata pantai di Indonesia.
- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2024). Outlook pariwisata dan ekonomi kreatif 2024/2025. https://kemenparekraf.go.id
- Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 673.
- Pantiyasa, I. W. (2019). [Judul lengkap perlu dicari - tentang konstruksi model pengembangan desa wisata menuju smart eco-tourism di Bali]
- Peraturan Menteri Pariwisata Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan.
- Putra, [inisial lengkap perlu dicari], et al. (2021). [Judul lengkap perlu dicari - tentang arsitektur tradisional dan wisata berbasis komunitas dalam pariwisata budaya]
- Putra, R., Yuliana, & Setiawan, A. (2021). Penguatan wisata budaya melalui pelestarian arsitektur tradisional berbasis komunitas. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 15(2), 89–102.
- Scheyvens, R. (1999). Ecotourism and the empowerment of local communities. Tourism Management, 20(2), 245–249.
- Suansri, P. (2003). Community based tourism handbook. Responsible Ecological Social Tours Project.
- Sugandini, D., Sudiarti, T., & Rahmawati, Y. (2022). Smart tourism destination: Determinants and implications on tourist behavior. Journal of Tourism and Services, 13(24), 1–18.
- Timothy, D. J., & Boyd, S. W. (2003). Heritage tourism. Pearson Education.
- UNEP & UNWTO. (2005). Making tourism more sustainable: A guide for policy makers. United Nations Environment Programme & World Tourism Organization.
- UNWTO. (n.d.). Community-based tourism: Principles and guidelines. United Nations World Tourism Organization.