Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 5 No. 1 (2025): Panorama: Jurnal Kajian Pariwisata

ANALISIS POTENSI SUNGAI AIR BESI SEBAGAI KAWASAN WISATA  HEALING DI ARGAMAKMUR

Submitted
October 10, 2025
Published
2025-10-10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi Kawasan Wisata Sungai Air Besi sebagai destinasi healing yang paling nyaman di Arga Makmur. Seiring meningkatnya tekanan hidup dan tuntutan pekerjaan, kebutuhan akan tempat relaksasi dan pemulihan mental menjadi semakin esensial. Kawasan Wisata Sungai Air Besi, dengan kekayaan alamnya yang meliputi aliran sungai yang jernih, pepohonan rindang, serta suasana yang tenang dan sejuk, menawarkan lingkungan yang ideal untuk melepaskan penat dan memulihkan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, (Literature review) yang mengumpulkan dan merangkum inti dari penelitian-penelitian terdahulu serta menelaah pandangan para ahli yang tercantum dalam berbagai sumber.

References

  1. Spillane, J. J. (1987). Ekonomi Pariwisata: Sejarah dan Prospeknya. Yogyakarta: Kanisius.
  2. Cooper, C., Fletcher, J., Fyall, A., Gilbert, D., & Wanhill, S. (2016). Tourism: Principles and Practice (5th ed.)
  3. World Travel & Tourism Council. (2024). Indonesia's Booming Travel & Tourism to Support More Than 12.5 Million Jobs. WTTC Economic Impact Research 2024. Diakses dari https://wttc.org/news/indonesias-booming-travel-and-tourism Pada tanggal 25 September 2025)
  4. Raharjana, D. T., Putra, I. D. G. A. D., & Afifah, N. (2024). Main Trends in the Tourism Industry in Indonesia Between 2020-2023. Journal of Infrastructure Planning and Development, 4(3), 45-62.
  5. Smith, M., & Kelly, C. (2006). Wellness Tourism. Tourism Recreation Research, 31(1), 1-4
  6. Sudarso, A., Gunawan, F., & Marhanah, S. (2024). Sustainable Wellness Tourism in Indonesia: Case Study on Health Tourism Development at Hanara Wellbeing Center Bandung. Media Konservasi, 29(2), 156-167
  7. Suansri, P. (2003). Community Based Tourism Handbook. Bangkok: Responsible Ecological Social Tour.
  8. Wijijayanti, T., Agustina, T. S., Winarno, A., Kusumawati, A., & Rahayu, M. (2024). Self-Reliance in Community-Based Rural Tourism: Observing Tourism Villages (Desa Wisata) in Sleman Regency, Indonesia. Sustainability, 5(2), 28-47
  9. Badan Pusat Statistik. (2025). Kabupaten Bengkulu Utara dalam Angka 2024.
  10. Info Publik. (2024). Wisata Baru Air Terjun Gelanggang di Bengkulu Utara. Diakses dari https://infopublik.id/kategori/nusantara/256147/wisata-baru-air-terjun-gelanggang-di-bengkulu utara. Diakses pada tanggal (25 September 2025)
  11. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2024). Expert Survey: Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tumbuh pada 2024. Jakarta: Kemenparekraf.
  12. Smith, J. & Johnson, R. (2024). Healing Tourism: A Comprehensive Guide to Wellness Travel. Tourism Research International, 15(3), 234-251.
  13. Wikipedia. (2025). Kabupaten Bengkulu Utara. Diakses dari https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Bengkulu_Utara. Diakses pada tanggal 25 September 2025.
  14. Mustika, A. & Dewi, S. P. (2023). Tren Wisata Healing di Era Post-Pandemic: Analisis Perilaku Konsumen. Jurnal Pariwisata Indonesia, 18(2), 145-162
  15. Nasermoaddeli, A. & Kagamimori, S. (2024). Balneotherapy in Medicine: A Review of Recent Clinical Research. International Journal of Health Sciences, 12(4), 78-95.
  16. Pratama, I. G. B., Sari, N. M., & Wijaya, K. (2024). Efektivitas Terapi Air Mineral terhadap Peningkatan Kesehatan Fisik. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 20(1), 112-128
  17. Sari, D. P. & Wijaya, M. R. (2023). Nature-Based Therapy: Implementasi Konsep Healing dalam Pariwisata Alam. Jurnal Psikologi Lingkungan, 15(3), 189-204.
  18. Rahmawati, L. & Budiono, A. (2024). Sustainable Tourism Development: Model Pengembangan Ekowisata di Indonesia. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 8(1), 45-62.
  19. Kusuma, I. W. (2023). Community-Based Tourism: Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Pariwisata. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 25(4), 334-351.
  20. Hendarto, S. & Sulistyowati, R. (2024). Monitoring Kualitas Air untuk Pariwisata Berkelanjutan: Studi Kasus Wisata Air. Jurnal Teknik Lingkungan, 16(2), 156-172
  21. Pratiwi, N. L., Sari, K. M., & Dewi, A. (2023). Generasi Milenial dan Preferensi Wisata Healing: Analisis Perilaku Konsumen. Jurnal Pemasaran Pariwisata, 14(3), 223-239
  22. Nugroho, D. A. & Fatimah, S. (2024). Digital Marketing Strategy untuk Destinasi Wisata Healing. Jurnal Komunikasi dan Media Digital, 9(2), 78-94
  23. Wibowo, T. (2024). Pengembangan Infrastruktur Pariwisata di Daerah Terpencil: Tantangan dan Solusi. Jurnal Perencanaan Wilayah, 19(1), 67-82
  24. Setiawan, B. & Mardiana, T. (2023). Koordinasi Stakeholder dalam Pengembangan Destinasi Wisata Baru. Jurnal Administrasi Publik, 21(2), 145-161
  25. Firmansyah, A. (2024). Pengembangan SDM Pariwisata di Era Digital: Strategi dan Implementasi. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 12(3), 201-217.

Similar Articles

11-20 of 30

You may also start an advanced similarity search for this article.