Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan antara kondisi aktual Taman Margasatwa Ragunan dengan citra digital yang terbentuk melalui informasi daring. Di era digital, wisatawan cenderung membangun persepsi berdasarkan hasil pencarian internet sebelum melakukan kunjungan secara langsung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi lapangan dan analisis data sekunder berupa data SEO, ulasan pengunjung, serta informasi dari platform digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Ragunan telah melakukan berbagai pembaruan pada fasilitas, atraksi, dan layanan, citra digital yang muncul masih didominasi oleh informasi lama. Kondisi ini menimbulkan ketidaksesuaian antara ekspektasi wisatawan dan pengalaman aktual di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan informasi digital yang lebih aktif dan konsisten agar citra destinasi selaras dengan kondisi terkini.
You may also start an advanced similarity search for this article.