Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi garam terhadap suhu pembekuan dan karakteristik tekstur es krim.Penelitian dilaksanakan di Semarang pada tanggal 8 November 2025 menggunakan metode eksperimen sederhana dengan tiga perlakuan konsentrasi garam (10%, 20%, dan 30%) terhadap 600 gram es batu. Adonan es krim yang terdiri dari susu cair UHT dibekukan dalam kaleng besi yang dikelilingi campuran es dan garam, kemudian diamati suhu pembekuan menggunakan termometer digital dan teksturnya melalui metode organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi garam berbanding lurus dengan penurunan suhu pembekuan dan kecepatan pembekuan. Konsentrasi 10% menghasilkan suhu –6°C hingga –8°C dengan tekstur halus dan lembut; konsentrasi 20% mencapai –10°C hingga –12°C dengan tekstur lebih padat; dan konsentrasi 30% mencapai –15°C hingga –18°C dengan tekstur sangat keras dan berkristal besar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsentrasi garam optimal untuk menghasilkan es krim berkualitas terbaik adalah 10–20%, karena menghasilkan keseimbangan antara efisiensi pembekuan dan kualitas tekstur.
You may also start an advanced similarity search for this article.