PENELITIAN LITERASI KEUANGAN, PENDIDIKAN KEUANGAN, PENGARUH KELUARGA, PENGARUH TEMAN SEBAYA, SIKAP KEUANGAN, PERILAKU KEUANGAN, GENERASI Z
Published 2025-12-15
Keywords
- Literasi Keuangan, Pendidikan Keuangan, Pengaruh Keluarga, Pengaruh Teman Sebaya, Sikap Keuangan, Perilaku Keuangan, Generasi Z
How to Cite
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi literasi keuangan pada Generasi Z yang tidak berstatus sebagai pelajar. Variabel yang diteliti meliputi pendidikan keuangan, pengaruh keluarga, pengaruh teman sebaya, sikap keuangan, dan perilaku keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 45 responden Generasi Z yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan keuangan berpengaruh signifikan terhadap literasi keuangan dan perilaku keuangan, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap sikap keuangan. Pengaruh keluarga terbukti berpengaruh signifikan terhadap sikap keuangan, perilaku keuangan, dan literasi keuangan. Pengaruh teman sebaya berpengaruh signifikan terhadap sikap keuangan dan literasi keuangan, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan. Selain itu, sikap keuangan dan perilaku keuangan berpengaruh signifikan terhadap literasi keuangan, dengan sikap keuangan sebagai variabel yang paling dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi keuangan Generasi Z tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan keuangan, tetapi juga oleh lingkungan sosial serta sikap dan perilaku keuangan individu. Oleh karena itu, upaya peningkatan literasi keuangan perlu dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan keluarga, lingkungan sosial, serta penguatan sikap dan perilaku keuangan yang positif.
Downloads
References
- Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
- Bandura, A. (1977). Social learning theory. Englewood Cliffs: Prentice Hall.
- Ghozali, I., & Latan, H. (2015). Partial least squares. Semarang: BP Undip.
- Gutter, M. S., & Copur, Z. (2011). Journal of Family and Economic Issues, 32(4), 699–714.
- Huston, S. J. (2010). Journal of Consumer Affairs, 44(2), 296–316.
- Jorgensen, B. L., & Savla, J. (2010). Family and Consumer Sciences Research Journal, 38(4), 475–494.
- Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.
- OECD. (2018). Toolkit for measuring financial literacy. Paris: OECD.
- Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Survei nasional literasi dan inklusi keuangan. Jakarta: OJK.
- Rahmawati, N. (2020). Jurnal Pendidikan Ekonomi, 13(2), 77–86.
- Shim, S., et al. (2010). Journal of Youth and Adolescence, 39(12), 1457–1470.
- Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
- Xiao, J. J., & O’Neill, B. (2016). International Journal of Consumer Studies, 40(6), 712–721.