Vol. 25 No. 1 (2025): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntasi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

DINAMIKA KONFLIK DAN KOMUNIKASI : TINJAUAN HUBUNGAN KERJA ANTARA KARYAWAN DAN ATASAN PADA USAHA SATE AYAM KHAS PONOROGO

Tan Evan Tandiyono
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Rahardhian Ramadhan
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Adibtra Adha Fahreza
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Aurelly Amelia Putri
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Frehnadya Rahva Najla
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Published 2025-12-30

Keywords

  • Miskomunikasi,
  • Dinamika Konflik,
  • Kuliner Tradisional,
  • Sumber Daya Manusia

How to Cite

DINAMIKA KONFLIK DAN KOMUNIKASI : TINJAUAN HUBUNGAN KERJA ANTARA KARYAWAN DAN ATASAN PADA USAHA SATE AYAM KHAS PONOROGO. (2025). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(1), 5681-5690. https://cibjournal.com/index.php/musytari/article/view/5050

Abstract

Industri kuliner tradisional seperti Sate Ayam Ponorogo menghadapi tantangan unik di era modern. Berbeda dengan industri yang terotomatisasi, usaha ini sangat bergantung pada keterampilan manual dan interaksi manusia dalam lingkungan bertekanan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk konflik dan distorsi komunikasi yang terjadi antara atasan dan karyawan. Penelitian kualitatif adalah suatu pendekatan penelitian yang bertujuan untuk memahami dan menjelaskan fenomena sosial melalui analisis mendalam atas data non-angka. Proses pengumpulan data melibatkan interaksi langsung dengan partisipan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Analisis data kualitatif melibatkan proses pengkodean, kategorisasi, dan penyusunan pola temuan mengenai hambatan komunikasi. Masa waktu yang dipakai dalam penelitian ini adalah selama 4 bulan, mulai Bulan September 2025 – Desember 2025. Hasil penelitian menunjukan bahwa hambatan fisik (kebisingan, suhu panas) dan hambatan psikologis (stres) memicu terjadinya miskomunikasi yang bereskalasi menjadi Konflik Tugas dan Konflik Hubungan. Selain itu, ditemukan pola komunikasi toksik (ghibah) yang merusak suasana kerja internal. Namun, gaya komunikasi paternalistik terbukti ampuh sebagai resolusi konflik tersebut

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Armstrong, M. (2014). Armstrong’s handbook of human resource management practice (13th ed.). London: Kogan Page.
  2. Cummings, T. G., & Worley, C. G. (2015). Organization development and change (10th ed.). Stamford, CT: Cengage Learning.
  3. Dessler, G. (2017). Human resource management (15th ed.). Boston: Pearson Education.
  4. Drucker, P. F., & Maciariello, J. A. (2008). Management. New York: HarperCollins Publishers.
  5. Flippo, E. B. (2005). Manajemen personalia. Jakarta: Erlangga.
  6. Gibson, J. L., Ivancevich, J. M., Donnelly, J. H., & Konopaske, R. (2012). Organizations: Behavior, structure, processes (14th ed.). New York: McGraw-Hill.
  7. Handoko, T. H. (2014). Manajemen personalia dan sumber daya manusia. Yogyakarta: BPFE.
  8. Hasibuan, M. S. P. (2016). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
  9. Herzberg, F., Mausner, B., & Snyderman, B. (1959). The motivation to work. New York: John Wiley & Sons.
  10. Ivancevich, J. M., Konopaske, R., & Matteson, M. T. (2014). Organizational behavior and management (10th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
  11. Jehn, K. A. (1995). A multimethod examination of the benefits and detriments of intragroup conflict. Administrative Science Quarterly, 40(2), 256–282.
  12. Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. New York: Springer Publishing Company.
  13. Mangkunegara, A. A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  14. Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370–396.
  15. Maslow, A. H. (1970). Motivation and personality (2nd ed.). New York: Harper & Row.
  16. McGregor, D. (1960). The human side of enterprise. New York: McGraw-Hill.
  17. Pace, R. W., & Faules, D. F. (2010). Komunikasi organisasi: Strategi meningkatkan kinerja perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  18. Robbins, S. P. (2008). Perilaku organisasi (Edisi ke-12). Jakarta: Salemba Empat.
  19. Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Boston: Pearson Education.
  20. Rousseau, D. M. (1989). Psychological and implied contracts in organizations. Employee Responsibilities and Rights Journal, 2(2), 121–139.
  21. Siagian, S. P. (2015). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
  22. Sutrisno, E. (2016). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Kencana.
  23. Thomas, K. W., & Kilmann, R. H. (1974). Thomas–Kilmann conflict mode instrument. New York: Xicom.
  24. Wibowo. (2016). Manajemen kinerja. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
  25. Wirawan. (2010). Konflik dan manajemen konflik: Teori, aplikasi, dan penelitian. Jakarta: Salemba Humanika.