PENINGKATAN DAYA SAING BISNIS MELALUI TECHNOPRENEURSHIP
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran technopreneurship dalam meningkatkan daya saing bisnis melalui kajian literatur sistematis. Technopreneurship didefinisikan sebagai integrasi strategis antara teknologi dan kewirausahaan yang menciptakan model bisnis inovatif untuk menghasilkan nilai tambah dan keunggulan kompetitif berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan menganalisis jurnal internasional dan nasional, buku teks, dan publikasi ilmiah terkait dari tahun 2010-2024. Teknik analisis data menggunakan content analysis dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa technopreneurship memiliki tiga dimensi utama yaitu dimensi teknologi, dimensi kewirausahaan, dan dimensi ekosistem yang saling berinteraksi secara sinergis. Implementasi technopreneurship dapat dilakukan melalui lima strategi utama: transformasi digital, inovasi produk berbasis teknologi, pengembangan model bisnis digital, kolaborasi ekosistem, dan pengembangan kapabilitas SDM. Faktor pendukung keberhasilan meliputi kepemimpinan transformasional, budaya organisasi inovatif, infrastruktur teknologi, kompetensi SDM, akses modal, dan dukungan ekosistem eksternal. Tantangan yang dihadapi mencakup resistensi perubahan, kesenjangan kompetensi digital, keterbatasan finansial, kompleksitas teknologi, keamanan siber, dan kesenjangan infrastruktur. Dampak implementasi technopreneurship terhadap daya saing bisnis meliputi peningkatan efisiensi operasional hingga 30-40%, akselerasi inovasi 3-4 kali lebih cepat, ekspansi pasar hingga 200-300%, peningkatan kepuasan pelanggan hingga 35-45%, dan peningkatan resiliensi bisnis hingga 60%. Penelitian ini menghasilkan model integrasi technopreneurship yang terdiri dari lima komponen: strategic orientation, technology infrastructure, human capital development, ecosystem collaboration, dan continuous innovation yang harus dikembangkan secara holistik untuk mencapai peningkatan daya saing optimal.