Vol. 24 No. 12 (2025): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntasi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

MAKNA PENGAMBILAN KEPUTUSAN BAGI PEMIMPIN DALAM MENGHADAPI KRISIS ORGANISASI

Maulana Nur Rahma
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Nazwa Cinta Alensa Putri
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Aurellia Fathiyah Hanan
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Imanul Hakim Nurul Fallah
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Indah Respati Kusumasari
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Rusdi Hidayat N
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Nugraha Kusbianto
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Published 2025-11-13

Keywords

  • pengambilan keputusan, kepemimpinan, krisis organisasi, etika, kecerdasan emosional

How to Cite

MAKNA PENGAMBILAN KEPUTUSAN BAGI PEMIMPIN DALAM MENGHADAPI KRISIS ORGANISASI. (2025). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 24(12), 1301-1310. https://cibjournal.com/index.php/musytari/article/view/1464

Abstract

Dalam era ketidakpastian global, para pemimpin organisasi dituntut untuk membuat keputusan yang cepat, akurat, dan bermakna saat menghadapi krisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna proses pengambilan keputusan oleh pemimpin selama krisis organisasi dengan mempertimbangkan dimensi kognitif, emosional, moral, dan sosial yang terintegrasi di dalamnya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan literatur komprehensif, penelitian ini menelaah berbagai referensi akademik yang berkaitan dengan kepemimpinan, pengambilan   keputusan,   dan   manajemen   krisis.   Hasil   penelitian   menunjukkan   bahwa pengambilan keputusan di masa krisis bukan hanya aktivitas yang bersifat rasional, tetapi juga mencerminkan nilai etika, integritas, dan kecerdasan emosional seorang pemimpin. Pemimpin yang  mampu  menggabungkan  rasionalitas  dengan  empati  serta  mengelola  emosinya  secara efektif cenderung lebih berhasil dalam mempertahankan kepercayaan dan stabilitas organisasi. Selain  itu,  pendekatan   partisipatif  dan  komunikasi   yang  transparan  dapat  meningkatkan keterlibatan  anggota organisasi dalam proses pengambilan  keputusan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa esensi pengambilan keputusan pada masa krisis terletak pada kemampuan pemimpin untuk menyeimbangkan aspek rasional, moral, dan kecerdasan emosional guna memperkuat ketahanan organisasi di tengah ketidakpastian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Nabawi, M. B., Malusu, S. M., & Kuswandi, A. (2025). Peran kepemimpinan dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan organisasi. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik (JMIA), 2(4), 629–634. https://doi.org/10.61722/jmia.v2i4.5728
  2. Nurwahyuliningsih, E., Nulhaqim, S. A., & Rachim, H. A. (2022). Kepemimpinan dan pengambilan keputusan pada organisasi layanan manusia. Kebijakan: Jurnal Ilmu Administrasi, 13(2), 136–148.
  3. Ranjan, A., & Rai, P. (2024). A study of leadership during crises: Strategies for effective decision making and organizational resilience. International Journal for Multidisciplinary Research (IJFMR), 6(5), 1–7. https://www.ijfmr.com
  4. Sott, M. K., & Bender, M. S. (2025). The role of adaptive leadership in times of crisis: A systematic review and conceptual framework. Merits, 5(2). https://doi.org/10.3390/merits5010002
  5. Taheri, F. (2022). Decision-making in crisis situations: How do leaders manage scarce resources? Journal of Resource Management and Decision Engineering, 1(1), 17–22. https://doi.org/10.61838/kman.jrmde.1.1.4