Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi

Current Issue

Volume 10, No. 8Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

Published January 1, 2026

Issue description

Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek adalah Jurnal ilmiah berisikan tentang multidisplin ilmu Sains dan Teknologi Industri diterbitkan oleh Institute Cahaya Ilmu Bangsa Jurnal ini diterbitkan tiap bulan. Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek bertujuan menerbitkan makalah-makala ... See the full issue

Articles

  1. ANALISIS KINERJA JALAN HM MISTAR COKRO KUSUMO KOTA BANJAR BARU

    Banjarbaru adalah salah satu kota yang juga sebagai ibu kota provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Statusnya sebagai ibu kota provinsi Kalimantan Selatan telah ditetapkan pada tahun 2022. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2022. Berjarak sekitar 33 km dari Kota Banjarmasin, kota ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Banjar oleh karena itu perlu di adakan studi kasus tentang Analisis Kinerja Ruas Jalan untuk pengumpulan data primer seperti jumlah kendaraan, hambatan Samping dan data sekunder, jumlah penduduk. Adapun analisis kinerja ruas jalan di Lakukan berdasarkan empat tahapan yaitu Kapasitas Dasar (Co), Faktor penyesuaian Akibat lebar jalur lalu lintas (FCLJ), Faktor penyesuaian akibat pemisah arah (FCPA), dan Faktor penyesuaian akibat hambatan samping (FCHS). Untuk mengetahui Derajad kejenuhan (Dj) dan Tingkat Pelayanan lalu lintas di lakukan survey langsung di lapangan untuk mengetahui arus lalu lintas yang terjadi di Jl. HM. Mistar Cokro Kusumo, Kota Banjar Baru.

  2. INTEGRASI LAYANAN BIMBINGAN KONSELING DAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENANGANAN KESEHATAN MENTAL ANAK DI SEKOLAH MENENGAH ATAS MENGGUNAKAN MODEL BORG DAN GALL

    ABSTRACT

    The development of information technology has encouraged the transformation of various educational services, including guidance and counseling services in schools. Conventional counseling services are often constrained by limited time, low student participation, and non-integrated documentation systems. This study aims to design and implement a web-based guidance and counseling information system to support student mental health services using the Borg and Gall research and development model. The research was conducted at SMA Al-Hasra Kota Depok as a case study. Data collection techniques included observation, interviews, questionnaires, and documentation. The results indicate that the proposed system improves service accessibility, efficiency, and data management accuracy. Furthermore, the system enhances confidentiality and supports systematic monitoring of students’ mental health conditions. These findings demonstrate that the integration of information technology into guidance and counseling services can significantly improve service quality and effectiveness in secondary education institutions.

    Keywords: Guidance and Counseling Information System, Information Technology, Mental Health, Borg and Gall Model, Web-Based Application

    ABSTRAK

    Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi berbagai layanan pendidikan, termasuk layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Layanan bimbingan dan konseling secara konvensional masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan waktu, rendahnya partisipasi siswa, serta sistem pencatatan yang belum terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi bimbingan dan konseling berbasis website guna mendukung layanan kesehatan mental siswa dengan menggunakan model penelitian dan pengembangan Borg dan Gall. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Al-Hasra Kota Depok sebagai studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan aksesibilitas layanan, efisiensi proses, serta akurasi pengelolaan data. Selain itu, sistem ini mendukung aspek kerahasiaan dan pemantauan kondisi kesehatan mental siswa secara lebih terstruktur. Dengan demikian, integrasi teknologi informasi dalam layanan bimbingan dan konseling terbukti dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas layanan di lingkungan sekolah menengah.

    Kata Kunci: Sistem Informasi Bimbingan Konseling, Teknologi Informasi, Kesehatan Mental, Model Borg dan Gall, Aplikasi Berbasis Website

  3. ANALISIS PERFORMA APLIKASI WEBSITE QURANKU BERDASARKAN STANDAR PENGUJIAN ISO/IEC 29119:2022

    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas Aplikasi Website QURANKU berdasarkan standar pengujian perangkat lunak ISO/IEC 29119:2022 yang mencakup pengujian fungsional, non-fungsional, usabilitas, dan kompatibilitas. Proses pengujian dilakukan dengan memanfaatkan Selenium IDE untuk pengujian fungsional, GTMetrix untuk pengujian performa non-fungsional, serta Google Lighthouse untuk evaluasi usabilitas dan kompatibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian fungsional mencapai tingkat keberhasilan sebesar 97%, namun cakupan kebutuhan (requirement coverage) masih berada pada angka 56%. Secara keseluruhan, berdasarkan metrik ISO/IEC 29119:2022, Website QURANKU dikategorikan layak rilis dengan tingkat kelayakan sistem sebesar 88,30%. Pada aspek non-fungsional, pengujian menggunakan GTMetrix memperoleh Grade A dengan nilai Performance sebesar 91% dan Structure sebesar 92%. Sementara itu, pengujian usabilitas dan kompatibilitas melalui Google Lighthouse menghasilkan skor rata-rata sebesar 91,5%, yang menunjukkan kualitas sistem yang baik, meskipun masih diperlukan peningkatan pada aspek aksesibilitas dan optimasi mesin pencari (SEO). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Website QURANKU telah memenuhi kriteria kualitas teknis, namun tetap memerlukan perbaikan berkelanjutan guna mencapai performa yang optimal dan meningkatkan pengalaman pengguna.

  4. PENGUJIAN KUALITAS WEBSITE PENERIMAAN SANTRI BARU (PSB) PONPES MIFTAHUL KHAER MENGGUNAKAN STANDAR ISO/IEC 29119

    Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas website Penerimaan Santri Baru (PSB) pada Ponpes Miftahul Khaer menggunakan standar ISO/IEC 29119. Pengujian dilakukan dengan pendekatan Software Testing Life Cycle (STLC) yang mencakup pengujian fungsional, non-fungsional, usabilitas, dan kompatibilitas. Pengujian fungsional dilakukan menggunakan Selenium IDE, pengujian performa menggunakan Apache JMeter, serta pengujian usabilitas dan kompatibilitas menggunakan Google Lighthouse. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan yang ditetapkan. Pengujian performa menunjukkan rata-rata waktu respons sistem berada dalam batas yang dapat diterima, meskipun terdapat penurunan performa pada halaman dengan tingkat interaksi tinggi, khususnya pada akses mobile. Secara keseluruhan, website PSB dinilai layak dan andal untuk mendukung proses penerimaan santri baru secara daring, dengan beberapa rekomendasi perbaikan pada aspek performa dan pengalaman pengguna.

     

  5. PEMANFAATAN CHATBOT BERBASIS AI PADA LAYANAN PERPUSTAKAAN: ANALISIS EFEKTIVITAS DAN KEPUASAN PENGGUNA (STUDI KASUS DI PERPUSTAKAAN  UNIVERSITAS NUSANTARA)

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan chatbot berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam layanan referensi perpustakaan serta menilai efektivitas dan kepuasan pengguna melalui metode literature review. Studi ini mengkaji berbagai penelitian nasional dan internasional yang membahas implementasi chatbot pada perpustakaan akademik, khususnya layanan referensi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa chatbot mampu meningkatkan efektivitas layanan melalui respon cepat, ketersediaan 24 jam, serta kemampuan menjawab pertanyaan prosedural dan faktual dengan tingkat akurasi yang tinggi. Tingkat kepuasan pengguna juga cenderung positif, ditunjukkan oleh kemudahan akses, kejelasan jawaban, dan pengalaman interaksi yang semakin natural berkat dukungan natural language processing. Meski demikian, terdapat keterbatasan terkait kemampuan chatbot dalam menangani pertanyaan kompleks yang membutuhkan analisis mendalam, sehingga peran pustakawan tetap tidak tergantikan. Penelitian ini menegaskan bahwa chatbot berfungsi sebagai pelengkap layanan referensi, bukan pengganti pustakawan, serta memerlukan pemeliharaan dan pembaruan berkelanjutan agar tetap relevan. Secara keseluruhan, pemanfaatan chatbot berbasis AI memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan referensi perpustakaan, khususnya pada konteks akademik.

  6. PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP IMPLEMENTASI PROGRAM TPBIS DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN DAN CITRA PERPUSTAKAAN

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) dalam meningkatkan kualitas layanan dan citra perpustakaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada masyarakat pengguna layanan perpustakaan, tokoh masyarakat, serta pengelola perpustakaan yang terlibat dalam pelaksanaan TPBIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat pada umumnya memiliki persepsi positif terhadap implementasi TPBIS. Program ini dinilai mampu meningkatkan kualitas layanan perpustakaan melalui penyediaan layanan yang lebih variatif, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta membentuk citra perpustakaan sebagai institusi yang lebih modern, aktif, dan bermanfaat. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan fasilitas, sumber daya manusia, dan sosialisasi program yang belum merata. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan dalam aspek tersebut agar implementasi TPBIS dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

  7. ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA APLIKASI MONIMANAGER DENGAN METODE CUSTOMER SATISFACTION INDEX (CSI) DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) DI BANK NEGARA INDONESIA (BNI)

    Bank Negara Indonesia memiliki aplikasi yang disebut Monimanager dengan tujuan untuk memonitoring mesin ATM BNI diseluruh Indonesia. Tujuan dilakukan penelitian tentang kepuasan pengguna adalah untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna aplikasi Monimanager diselingkungan BNI. Penelitian ini menggunakan dua metode penelitian yaitu Customer Satisfaction Index (CSI) dengan menggunakan enam variabel penelitian, yaitu Usability, Functionallity, Reability, Performance, Security dan Responsivness. Selanjutnya metode Importance  Performance Analysis (IPA) dalam penelitian ini bertujuan untuk melihat kepentingan dan kepuasan pengguna aplikasi Monimanager dengan diagram kartesius, sehingga diperoleh indikator yang harus dilakukan perubahan, dipertahankan, prioritas rendah untuk segera diperbaiki dan kelebihan dari sisi pengguna yang tidak sesuai dengan harapan. Manfaat dari penelitian ini menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas sistem dan layanan monimanager agar lebih efektif, efisien dan juga sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengembangan sistem kedepannya. Hasil keseluruhan dari penelitian ini berdasarkan metode CSI diperoleh kepuasan pengguna sebesar 81,66% sehingga dalam interpretasi CSI dikategorikan sebagai sangat puas. Dari hasil penelitian ini, diharapkan mampu diterima oleh pihak pengelola sebagai dasar untuk dilakukan peningkatan kualitas layanan atau mempertahankan aplikasi yang sudah memenuhi tingkat kepuasan pengguna.

  8. PENGUJIAN KUALITAS WEBSITE ABSENSI GURU SMK MIFTAHUL KHAER MENGGUNAKAN ISO/IEC 29119

    Perkembangan teknologi informasi di bidang pendidikan mendorong pemanfaatan sistem berbasis web untuk mendukung proses administrasi sekolah, salah satunya pada pengelolaan absensi guru. SMK Miftahul Khaer telah menerapkan website absensi guru berbasis web dengan fitur self-potrait dan geolocation untuk meningkatkan akurasi dan transparansi data kehadiran. Namun, sistem yang telah dibangun perlu diuji kualitasnya secara terstandar untuk memastikan fungsionalitas, keandalan, dan kemudahan penggunaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas website absensi guru SMK Miftahul Khaer menggunakan standar ISO/IEC 29119. Metode pengujian yang digunakan meliputi pengujian fungsional, non-fungsional, usabilitas, dan kompatibilitas dengan pendekatan Software Testing Life Cycle (STLC). Alat bantu pengujian yang digunakan antara lain Selenium IDE untuk pengujian fungsional, Apache JMeter untuk pengujian performa, serta Google Lighthouse untuk pengujian usabilitas dan kompatibilitas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sebagian besar fungsi sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan dan sistem memiliki tingkat kelayakan yang baik untuk digunakan. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, khususnya pada performa dan cakupan pengujian terhadap seluruh kebutuhan sistem. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan evaluasi dan pengembangan lebih lanjut dalam meningkatkan kualitas website absensi guru di lingkungan SMK Miftahul Khaer

    The development of information technology in the field of education encourages the utilization of web-based systems to support school administrative processes, one of which is teacher attendance management. SMK Miftahul Khaer has implemented a web-based teacher attendance website with self-portrait and geolocation features to improve the accuracy and transparency of attendance data. However, the system that has been built needs to be tested for quality in a standardized manner to ensure functionality, reliability, and ease of use. This research aims to test the quality of the SMK Miftahul Khaer teacher attendance website using the ISO/IEC 29119 standard. The testing methods used include functional, non-functional, usability, and compatibility testing with the Software Testing Life Cycle (STLC) approach. The testing tools used include Selenium IDE for functional testing, Apache JMeter for performance testing, and Google Lighthouse for usability and compatibility testing. The test results show that most system functions run according to the established requirements and the system has a good level of feasibility for use. Nevertheless, there are still several aspects that need to be improved, particularly in performance and test coverage of all system requirements. This research is expected to serve as a reference for evaluation and further development in improving the quality of the teacher attendance website in the SMK Miftahul Khaer environment

  9. Deteksi Perubahan Pola Belajar Mahasiswa Berdasarkan Log Aktivitas E-Learning Menggunakan Metode K-Means Clustering

    Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi perubahan pola belajar mahasiswa berdasarkan log aktivitas e-learning menggunakan metode K-Means Clustering. Data yang digunakan meliputi jumlah login, durasi akses, jumlah materi yang dibuka, jumlah tugas yang dikumpulkan, serta aktivitas forum diskusi. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data log e-learning, preprocessing data melalui pembersihan dan normalisasi, penentuan jumlah cluster optimal menggunakan metode Elbow, proses clustering dengan algoritma K-Means, serta analisis dan interpretasi hasil clustering.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dapat dikelompokkan ke dalam tiga cluster utama dengan karakteristik aktivitas belajar yang berbeda, yaitu cluster dengan aktivitas belajar rendah hingga sedang, cluster dengan aktivitas diskusi tinggi, dan cluster dengan aktivitas akademik tinggi. Perbedaan karakteristik antar cluster menunjukkan adanya variasi pola belajar mahasiswa dalam memanfaatkan sistem e-learning. Temuan ini membuktikan bahwa data log e-learning memiliki potensi besar untuk digunakan sebagai dasar evaluasi pembelajaran dan pengambilan keputusan akademik guna meningkatkan efektivitas proses pembelajaran berbasis digital.

  10. ANALISIS FUNGSIONAL DAN PERANCANGAN PENGUJIAN APLIKASI PENCATATAN KEUANGAN “OTW HEMAT” BERBASIS ANDROID MENGACU ISO/IEC/IEEE 29119

    Aplikasi pencatatan keuangan pada perangkat mobile semakin banyak digunakan karena mampu membantu pengguna mencatat pemasukan dan pengeluaran secara cepat serta memantau kondisi keuangan melalui ringkasan dan visualisasi data. Penelitian ini menganalisis aplikasi Android OTW HEMAT yang tersedia sebagai proyek open-source pada GitHub. Berdasarkan dokumentasi repository, aplikasi menyediakan autentikasi pengguna (registrasi dan login), pencatatan transaksi pemasukan dan pengeluaran, pengelolaan catatan melalui fitur melihat detail, mengubah, dan menghapus, serta visualisasi grafik pie untuk pemasukan dan pengeluaran berdasarkan kategori. Aplikasi juga memanfaatkan penyimpanan lokal SQLite dan beberapa komponen Android seperti RecyclerView, date picker, kamera, serta fitur peta pada halaman About.

     Selain analisis fungsional, penelitian ini menyusun rancangan pengujian yang terstruktur mengacu pada seri ISO/IEC/IEEE 29119, dengan menekankan proses pengujian, dokumentasi pengujian, dan teknik desain pengujian. Hasil penelitian berupa pemetaan kebutuhan uji berbasis risiko serta rancangan artefak pengujian (rencana uji, rancangan suite uji, dan contoh spesifikasi kasus uji) yang dapat dijadikan acuan pengujian sistem untuk meningkatkan keandalan, konsistensi perhitungan saldo, serta keterlacakan kualitas aplikasi.

  11. Kesadaran Keamanan Siber dalam Perlindungan Data Pribadi Pengguna Facebook di Kalangan Generasi Z

    The widespread use of Facebook among Generation Z provides various benefits in communication and information sharing; however, it also increases the risk of personal data security breaches. Cybersecurity awareness plays a crucial role in protecting users’ personal data, particularly for Generation Z, who are considered digital natives but do not always possess adequate digital security literacy. This study aims to explore and understand cybersecurity awareness in the protection of personal data among Generation Z Facebook users. This study employs a qualitative approach using a descriptive method. Data were collected through in-depth interviews with Generation Z informants who actively use Facebook. The collected data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing to obtain a comprehensive understanding of participants’ perceptions, interpretations, and practices regarding personal data protection. Data validity was ensured through source triangulation. The findings indicate that most informants demonstrate a basic awareness of cybersecurity threats, such as account hacking, identity theft, and misuse of personal information. However, this awareness has not been fully translated into practical protective behaviors, including the effective management of privacy settings, the use of strong passwords, and the utilization of additional security features provided by Facebook. Habitual behavior, convenience, and a low perception of potential risks were identified as the main factors hindering optimal personal data protection. This study concludes that cybersecurity awareness among Generation Z Facebook users remains largely conceptual and has not been fully internalized into everyday practices. Therefore, continuous cybersecurity education and digital literacy initiatives are necessary to encourage more responsible personal data protection behaviors among Generation Z.

  12. ANALISIS INFRASTRUKTUR SISTEM INFORMASI PADA ADIWARNA PHOTO BATURAJA

    Infrastruktur sistem informasi merupakan faktor penting dalam mendukung efektivitas operasional suatu organisasi, termasuk usaha kecil dan menengah. Adiwarna Photo merupakan usaha jasa fotografi yang telah memanfaatkan aplikasi Majoo sebagai sistem informasi dalam pengelolaan transaksi dan data operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis infrastruktur sistem informasi yang diterapkan pada Adiwarna Photo dengan menitikberatkan pada aspek perangkat keras, perangkat lunak, jaringan, dan sumber daya manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi literatur.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur teknis, khususnya perangkat dan jaringan internet, telah memadai untuk mendukung penggunaan aplikasi Majoo. Namun, permasalahan utama yang dihadapi terletak pada aspek sumber daya manusia, yaitu pengguna yang belum sepenuhnya memahami pemanfaatan fitur aplikasi Majoo secara optimal. Kondisi ini menyebabkan sistem informasi belum memberikan manfaat maksimal bagi operasional usaha. Selain itu, ditemukan pula bahwa belum adanya prosedur operasional standar dan dokumentasi sistem turut menghambat optimalisasi. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan dan peningkatan kompetensi pengguna, penyusunan panduan penggunaan, serta evaluasi berkala agar pemanfaatan sistem informasi dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

  13. PENERAPAN METODE SERVICE QUALITY (SERVQUAL) DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) DALAM MENENTUKAN KEPUASAN PENGGUNA APLIKASI MOVIN BANK MANDIRI TASPEN CABANG JAKARTA UTARA

    Movin adalah aplikasi digital perbankan milik PT Bank Mandiri Taspen dengan tujuan memudahkan transaksi keuangan nasabah. Dengan penilaian berdasarkan Google Play Store aplikasi movin ini mendapatkan rating 4.1 karena rating tersebut tergolong kecil jika dibandingkan dengan aplikasi lain yang serupa, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menentukan kepuasan pengguna aplikasi dengan menggunakan metode Servqual (Service Quality) dengan kelima dimensinya yaitu Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance dan Empathy serta Importance Performance Analysis (IPA) yang menentukan prioritas perbaikan dalam bentuk diagram kartesius yang terbagi menjadi 4 kuadran sehingga diperoleh indikator mana saja yang harus diperbaiki maupun dipertahankan. Hasil keseluruhan rata-rata kualitas layanan dari seluruh dimensi dengan total 3,6, mengacu pada penilaian skala likert, 3,6 dibulatkan menjadi 4 dikategorikan sebagai “setuju” bahwa aplikasi movin sudah memberikan kepuasan kepada pengguna. Namun, jika dilihat dari Gap Servqual, bahwa terdapat kesenjangan antara persepsi dan harapan pengguna, karena nilai akhir dari gap keseluruhan menujukkan bahwa aplikasi Movin “belum memenuhi harapan pengguna”, sehingga pihak pengelola harus meningkatkan kualitas layanan tentunya dari segi kinerja aplikasi movin dan maupun kinerja karyawan agar pelayanan yang diterima bisa memenuhi harapan pengguna Movin.

  14. REVIEW JURNAL : ANALISIS KOMPREHENSIF TERHADAP KEBIJAKAN HILIRISASI MINERAL LOGAM DAN NON-LOGAM MENURUT PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 96 TAHUN 2021

    Transformasi industri pertambangan mineral menuju ekonomi berbasis nilai tambah merupakan strategi pembangunan yang semakin penting bagi negara-negara pengekspor sumber daya alam. Dengan memperkuat proses pengolahan dan pemurnian mineral di dalam negeri, Indonesia memiliki kesempatan untuk meningkatkan daya saing global dan menciptakan lapangan kerja berketerampilan tinggi. Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Mineral dan Batubara menetapkan kerangka regulasi yang komprehensif untuk mendorong transisi menuju hilirisasi mineral. Penelitian ini menganalisis kerangka kebijakan hilirisasi mineral logam dan non-logam dalam konteks regulasi tersebut, dengan menyelidiki potensi sumber daya mineral, tantangan industri ekstraktif, dan strategi peningkatan nilai tambah melalui pengolahan dan pemurnian di dalam negeri. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kombinasi analisis dokumen kebijakan, tinjauan literatur akademik, dan evaluasi data industri dari sumber resmi pemerintah serta organisasi internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi regulasi PP No 96 menawarkan peluang signifikan untuk meningkatkan kompetitivitas industri mineral nasional, namun memerlukan koordinasi lintas-sektor, investasi infrastruktur yang substansial, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami lanskap kebijakan mineral Indonesia kontemporer dan implikasinya terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, serta menjadi rujukan bagi pengambil kebijakan dalam merancang strategi pengembangan mineral jangka panjang.

  15. PERAWATAN SISTEM PENGEREMAN PADA MOBIL TOYOTA AVANZA 2019 TIPE G

       

    Sistem pengereman pada mobil Toyota Avanza 2019 tipe G merupakan komponen penting yang berperan besar dalam menjaga keselamatan saat berkendara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi serta perawatan sistem pengereman melalui pemeriksaan beberapa komponen utama, seperti kampas rem, cakram rem, master rem, dan cairan rem, termasuk prosedur perawatan rutin yang diperlukan agar sistem bekerja secara optimal. Metode penelitian yang diterapkan meliputi observasi secara langsung pada kendaraan. Wawancara dengan teknisi bengkel, serta studi literatur terkait prosedur perawatan sstem pengereman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawatan berkala, seperti pengecekan ketebalan kampas rem, penggantian cairan rem secara rutin, dan pemeriksaan sistem hidrolik, memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pengereman. Selain itu, kondisi dan kebersihan komponen pengereman yang terjaga dengan baik dapat meminimalkan risiko kerusakan yang lebih serius serta meningkatkan tingkat keselamatan kendaraan. Penelitian dalam melakukan perawatan sistem pengereman secara tepat dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pemeliharaan komponen keselamatan kendaraan.

    Kata kunci: perawatan sistem pengereman, Toyota Avanza Tipe G

     

    Abstract

    This research aims to analyze and provide guidance on the maintenance of the braking system in the 2019 Toyota Avanza G type. The braking system is one of the vital components in a vehicle that functions to ensure driving safety. In this study, an examination was conducted on the main components of the braking system such as brake pads, brake discs, brake master cylinder, and brake fluid, as well as the routine maintenance processes that must be carried out to ensure optimal performance of the braking system. The research methods used were direct observation of the vehicles, interviews with workshop technicians, and literature studies on brake system maintenance procedures. The research results show that regular maintenance, which includes checking the thickness of brake pads, periodic replacement of brake fluid, and inspection of the hydraulic system, has a significant impact on braking performance. Additionally, it was found that the cleanliness and good condition of braking components can reduce the risk of more severe damage and enhance safety. This research is expected to provide useful information for owners of the 2019 Toyota Avanza type G to perform proper maintenance on the braking system, as well as to raise awareness of the importance of maintaining vehicle safety components.

    Keywords: Breaking System Maintenance, Toyota Avanza Type G

  16. ANALISIS PENGUJIAN APLIKASI MODL AI MENGGUNAKAN STANDAR ISO/IEC/IEEE 29119

    The development of artificial intelligence (AI) technology has encouraged many companies to adopt AI in web-based systems, including applications for processing and presenting product catalog photos. However, the implementation of AI requires a structured testing process to ensure the system operates as needed and maintains high quality. This study aims to analyze AI model testing in web applications using the ISO/IEC 29119 standard as a software testing reference. The testing methods used include test planning, test case design, test execution, and test result evaluation. The results show that the implementation of ISO/IEC 29119 helps ensure system functionality, AI model reliability, and the consistency of system output according to user needs.

    Keywords: Software Testing, Artificial Intelligence, ISO/IEC 29119, Web Applications

     

    Abstrak

    Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mendorong banyak perusahaan untuk mengadopsi AI dalam sistem berbasis web, termasuk pada aplikasi pengolahan dan penyajian foto katalog produk. Namun, penerapan AI perlu disertai dengan proses pengujian yang terstruktur agar sistem berjalan sesuai kebutuhan dan memiliki kualitas yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengujian model AI pada aplikasi web menggunakan standar ISO/IEC 29119 sebagai acuan pengujian perangkat lunak. Metode pengujian yang digunakan meliputi perencanaan pengujian, perancangan test case, pelaksanaan pengujian, serta evaluasi hasil pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ISO/IEC 29119 membantu memastikan fungsionalitas sistem, keandalan model AI, serta konsistensi hasil keluaran sistem sesuai dengan kebutuhan pengguna.

    Kata kunci: Pengujian Perangkat Lunak, Kecerdasan Buatan, ISO/IEC 29119, Aplikasi Web

  17. EVALUASI KUALITAS FUNGSIONAL DAN USABILITY WEBSITE AUTOMATIONEXERCISE MENGGUNAKAN ISO/IEC 29119

    Software testing is a critical phase in ensuring the quality of information systems, particularly in terms of functional performance and usability. This study aims to evaluate the functional quality and usability of the AutomationExercise website using the ISO/IEC 29119 standard as a software testing reference. The AutomationExercise website was selected due to its open-access nature and the availability of interactive features suitable for testing activities. The testing method applied in this study is black-box testing, which focuses on validating system functionality without examining the internal code structure. The evaluation was conducted on core features, including user registration, login processes, account management, and automated interaction features. In addition, usability aspects were assessed based on ease of use, interface clarity, and system responsiveness to user actions. The testing process was carried out in a web-based environment using test scenarios designed according to ISO/IEC 29119 guidelines. The results indicate that most system functionalities operate as expected; however, several minor issues were identified, such as inadequate input validation and inconsistent interface responses. These findings provide valuable insights and recommendations for improving the functional quality and usability of the AutomationExercise website, as well as contributing to the practical implementation of ISO/IEC 29119 in web-based software testing.

    Keywords: Software Testing, ISO/IEC 29119, Black-Box Testing, Usability, Website.

      

     

    Abstrak

    Pengujian perangkat lunak merupakan tahap krusial untuk memastikan kualitas sistem informasi, khususnya dari sisi fungsional dan usability. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas fungsional dan usability pada website AutomationExercise menggunakan standar ISO/IEC 29119 sebagai acuan pengujian perangkat lunak. Website AutomationExercise dipilih karena bersifat terbuka dan menyediakan berbagai fitur interaktif yang relevan untuk dilakukan pengujian. Metode pengujian yang digunakan adalah black-box testing, dengan fokus pada pengujian fungsionalitas tanpa meninjau struktur kode internal sistem. Pengujian dilakukan pada beberapa fitur utama, antara lain proses registrasi, login, manajemen akun pengguna, serta interaksi fitur otomatisasi. Selain itu, aspek usability dievaluasi berdasarkan kemudahan penggunaan, kejelasan antarmuka, dan respons sistem terhadap aksi pengguna. Proses pengujian dilakukan dalam lingkungan berbasis web dengan skenario uji yang disusun sesuai standar ISO/IEC 29119. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar fungsi sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna, namun masih ditemukan beberapa permasalahan minor seperti validasi input yang kurang optimal dan respons antarmuka yang belum konsisten. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kualitas fungsional dan usability website AutomationExercise serta memberikan kontribusi praktis dalam penerapan standar ISO/IEC 29119 pada pengujian perangkat lunak berbasis web.

    Kata kunci: Pengujian Perangkat Lunak, ISO/IEC 29119, Black-Box Testing, Usability,

  18. Penerapan Heuristic Evaluation dan Customer Journey Mapping dalam Evaluasi Pengalaman Pengguna Aplikasi Mobile JKN

    Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengalaman pengguna aplikasi Mobile JKN versi 4.14.0 dengan menggunakan metode Heuristic Evaluation dan Customer Journey Mapping. Data penelitian diperoleh melalui scraping ulasan pengguna di Google Playstore. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi masalah usability berdasarkan prinsip heuristik Nielsen serta memetakan perjalanan pengguna dalam menggunakan aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pelanggaran heuristik pada aspek error prevention, consistency, dan visibility of system status. Journey mapping mengungkap pain points utama pada tahap login, pencarian fasilitas kesehatan, serta keterbatasan fitur screenshot. Penelitian ini memberikan rekomendasi perbaikan antarmuka dan alur layanan agar Mobile JKN lebih mudah digunakan dan meningkatkan kepuasan peserta BPJS Kesehatan.

     

  19. PENGUJIAN FUNGSIONAL SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERSEDIAAN MENGGUNAKAN STANDAR ISO/IEC 29119

    This study evaluates the technical and functional quality of an open-source Cash Management System using the international software testing standard ISO/IEC 29119 as the primary benchmark. The assessment adopts a standard-based quantitative approach with an emphasis on functional verification through black-box testing and database integrity analysis. The system was deployed in a local testing environment to simulate real operational conditions and to identify potential failures during execution.

    The testing process revealed several critical issues within the core system infrastructure. Out of four critical test cases executed, only one test case passed successfully, resulting in a test case pass rate of 25%. Major defects were identified in the database-related components, including failures during the migration process and improper handling of foreign key constraints, which caused system instability during deployment and execution. These defects significantly affected the reliability of transactional features and data consistency.

    Based on ISO/IEC 29119 testing metrics, including defect density, test effectiveness, and risk coverage, the system achieved a feasibility score of 56.25%. This score indicates that, although the system can be executed in a controlled environment, it is not yet suitable for operational release. Substantial improvements, particularly in database schema design and validation logic, are required to ensure system stability, reliability, and compliance with functional requirements.

  20. PENGUJIAN FUNGSIONALITAS SISTEM INFORMASI KATALOG PENJUALAN MOBIL BEKAS BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE BLACK BOX TESTING DENGAN TEKNIK EQUIVALENCE PARTITIONING 

    The quality and reliability of functionality are determining factors for the successful implementation of a Web-Based Used Car Sales Catalog Information System. Although the system has been designed to digitize stock management and facilitate information access, software errors (bugs) can still occur and disrupt operations. Therefore, this study aims to verify the system's functionality through a series of software tests using the Black Box Testing method with the Equivalence Partitioning technique. This technique is used to test input validity by dividing data into valid and invalid partitions. The testing focuses on the admin authentication feature, catalog data management (Create, Read, Update, Delete), and the accuracy of the search feature for general users. The test results indicate that the system is able to respond to all test scenarios—both correct and incorrect data—according to the expected logic. Therefore, this information system is declared to have met functional standards and is suitable for use.

    Keywords: Black Box Testing, Equivalence Partitioning, Software Testing, Information System, Web Catalog.

     

    Abstrak

    Kualitas dan keandalan fungsionalitas merupakan faktor penentu keberhasilan implementasi Sistem Informasi Katalog Penjualan Mobil Bekas Berbasis Web. Meskipun sistem telah dirancang untuk mendigitalkan pengelolaan stok dan memudahkan akses informasi, potensi kesalahan perangkat lunak (bug) tetap dapat terjadi dan mengganggu operasional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memverifikasi fungsionalitas sistem melalui serangkaian pengujian perangkat lunak menggunakan metode Black Box Testing dengan teknik Equivalence Partitioning. Teknik ini digunakan untuk menguji validitas input dengan membagi data ke dalam partisi valid dan tidak valid. Fokus pengujian meliputi fitur autentikasi admin, serta pengelolaan data katalog (Create, Read, Update, Delete), Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu merespon seluruh skenario uji—baik data benar maupun data salah—sesuai dengan logika yang diharapkan. Dengan demikian, sistem informasi ini dinyatakan telah memenuhi standar fungsionalitas dan layak untuk digunakan.

    Kata Kunci: Black Box Testing, Equivalence Partitioning, Pengujian Perangkat Lunak, Sistem Informasi, Katalog Web.

  21. ANALISIS PENERAPAN KODE ETIK PROFESIONAL IT TERHADAP KASUS KEBOCORAN DATA 279 JUTA PENDUDUK INDONESIA PADA BPJS KESEHATAN

    Kasus kebocoran data 279 juta penduduk Indonesia yang diduga berasal dari BPJS Kesehatan pada tahun 2021 menjadi salah satu insiden keamanan data terbesar di Indonesia. Studi ini menganalisis tantangan etika dan teknis yang muncul akibat insiden tersebut, di mana 279 juta data peserta bocor dan dijual secara daring. Penelitian bertujuan mengidentifikasi penyebab, dampak etis, dan tanggung jawab institusional. Dengan pendekatan studi kasus, hasil penelitian menunjukkan kesenjangan dalam kerangka keamanan siber dan tata kelola etika di sektor publik. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip kode etik profesional IT, terutama dalam aspek kerahasiaan informasi dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan etika profesi dalam tata kelola keamanan siber nasional.

  22. PERANCANGAN APLIKASI PEMESANAN MAKANAN DAN MINUMAN KAFE BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN METODE WATERFALL

    Pemanfaatan teknologi informasi dalam sektor kuliner, khususnya pada usaha kafe, menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pelayanan. Pada praktiknya, masih banyak kafe yang menerapkan sistem pemesanan secara manual, sehingga berpotensi menimbulkan permasalahan seperti antrean yang panjang, kesalahan pencatatan pesanan, serta rendahnya efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi pemesanan makanan dan minuman kafe berbasis Android sebagai solusi untuk mengoptimalkan proses pemesanan dan pelayanan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi guna memperoleh kebutuhan sistem secara komprehensif dari pengguna dan pengelola kafe. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Waterfall yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan mampu memfasilitasi proses pemesanan menu secara terstruktur, mengurangi potensi kesalahan pesanan, serta meningkatkan efisiensi pelayanan. Berdasarkan hasil pengujian fungsional, aplikasi berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan aplikasi pemesanan berbasis Android dengan metode Waterfall efektif dalam mendukung operasional kafe dan meningkatkan kualitas layanan.

  23. IMPLEMENTASI SISTEM AUTENTIKASI, OTORISASI BERBASIS PERAN, DAN REST API MODERN MENGGUNAKAN LARAVEL 11 DAN SPATIE PERMISSION

    Web application security is a critical aspect in the digital transformation era. A robust authentication and authorization system is required to protect user data and application resources. This research discusses the implementation of a complete authentication system, role-based access control (RBAC), and modern REST API using Laravel 11 with Spatie Permission and Laravel Sanctum integration. The research method uses literature review, experimental implementation, and system testing. The results show that implementing RBAC with Spatie Permission increases access control flexibility by 85% compared to hardcoding permissions. The implemented REST API successfully handles CRUD operations with token-based authentication, achieving an average response time of 120ms. Built-in security features include Bcrypt password hashing, CSRF protection, and SQL injection prevention. In conclusion, the integration of Laravel, Spatie Permission, and Sanctum produces an authentication system that is secure, scalable, and easy to maintain for enterprise web applications.

  24. IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI DALAM PENGELOLAAN DATA OPERASIONAL PADA PT JNE EXPRESS

    The rapid development of information technology encourages organizations to utilize information systems as a primary tool for managing operational data effectively and efficiently. PT JNE Express, as a logistics service company with high operational activities, requires an information system capable of managing shipment data, customer data, and operational reports in an integrated manner. This study aims to examine the implementation of information systems in supporting operational data management at PT JNE Express and to identify the benefits and challenges encountered in their application. The research method employed is a descriptive approach using data collection techniques including observation, interviews, and documentation studies. The results indicate that the implemented information system improves data accuracy, accelerates data processing and information retrieval, and enhances coordination among organizational units. However, several challenges remain, such as limited user understanding of system features and dependency on the system during technical disruptions. This study is expected to provide insights into the role of information systems in operational data management and serve as a reference for other organizations in implementing information systems optimally.

  25. PENERAPAN METODE SOFTWARE TESTING LIFE CYCLE (STLC) PADA PENGUJIAN WEBSITE E-SIMPEL DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA SURABAYA

    E-SIMPEL (Elektronik Sistem Informasi Manajemen Pelaporan Lingkungan) merupakan aplikasi berbasis web yang dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya sebagai sarana pelaporan dokumen lingkungan bagi pelaku usaha. Mengingat peran vitalnya dalam menampung data lingkungan kota, kualitas dan keamanan akses aplikasi ini menjadi prioritas utama. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengujian perangkat lunak guna memastikan validitas fungsi login dan keamanan data dari input berbahaya.  Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Software Testing Life Cycle (STLC) dengan pendekatan Black Box Testing. Tahapan pengujian mencakup Analisis Kebutuhan, Perencanaan Tes, Pengembangan Kasus Uji, dan Eksekusi Tes. Sebanyak 9 skenario pengujian (Test Case) dirancang untuk menguji aspek manajemen akses pengguna, validasi input, dan keamanan sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa website E-SIMPEL memiliki mekanisme pertahanan yang baik, terbukti dengan keberhasilan sistem memblokir simulasi serangan SQL Injection dan XSS, serta validasi yang akurat terhadap input data yang tidak sesuai. Seluruh skenario pengujian dinyatakan berhasil (Pass) dan memenuhi standar fungsionalitas yang diharapkan.

  26. Evolusi dan Tantangan Platform Big Data Analytics: Perspektif Skalabilitas dan Tata Kelola Data Pasca-2020

    Penelitian ini menganalisis evolusi platform Big Data Analytics dalam era kecerdasan buatan pasca-2020 melalui pendekatan systematic library research. Transformasi fundamental dari arsitektur on-premise Hadoop yang monolitik menuju solusi cloud-native data lakes menghadirkan paradigma baru dalam pemrosesan data real-time dan efisiensi penyimpanan. Adopsi teknologi pemisahan komputasi dan penyimpanan (compute-storage separation) memperkenalkan fleksibilitas skalabilitas namun meningkatkan kompleksitas latensi jaringan. Tata kelola data mengalami pergeseran signifikan menuju prinsip Data Mesh dengan desentralisasi kepemilikan domain, menggantikan model sentralisasi tradisional. Tantangan privasi meliputi kepatuhan terhadap regulasi perlindungan data global dalam lingkungan terdistribusi, memerlukan adopsi teknologi privasi baru. Pengoptimalan kinerja mengintegrasikan AI-driven optimization untuk mencapai efisiensi biaya operasional dalam ekosistem data modern. Temuan ini memberikan panduan strategis bagi organisasi dalam merancang arsitektur data yang tangguh dan patuh regulasi.

  27. ANALISIS PENERAPAN ARSITEKTUR MODEL–VIEW–CONTROLLER (MVC) PADA PENGEMBANGAN APLIKASI WEB BERBASIS LARAVEL

    The Model–View–Controller (MVC) architecture has become the standard in modern web application development, including implementations using the Laravel framework. This study analyzes the application of the MVC architecture to Laravel-based web application development using a descriptive qualitative approach. The research focuses on the implementation of Model, View, and Controller components to create a simple CRUD (Create, Read, Update, Delete) application for a user management system. The analysis covers the role of separating business logic, views, and data access in improving code readability, modularity, and system maintainability. The results show that implementing MVC in Laravel significantly improves software development quality through the principle of separation of concerns, facilitating parallel development, and simplifying the testing process. The Laravel framework provides features such as Eloquent ORM, Blade Templating Engine, and Routing that support efficient MVC implementation. This study concludes that implementing the MVC architecture in Laravel significantly contributes to the quality, scalability, and maintainability of modern web applications.

  28. Analisis dan Pengujian Sistem Informasi Poliklinik Berbasis Web Menggunakan Standar ISO/IEC 29119

    The quality of software is strongly influenced by the testing process applied during system development and implementation. Inadequate testing may result in functional failures that affect system reliability. ISO/IEC 29119 is an international standard that provides structured guidance for software testing activities. This study aims to analyze and test a Clinic Information System using the ISO/IEC 29119 standard. The testing process focuses on functional testing to evaluate system functionality conformity with predefined requirements. The testing stages include test planning, test design, test execution, and test evaluation in accordance with ISO/IEC 29119. The results show that most system functions operate as expected, although several issues related to data validation and user access control were identified. These findings indicate that the system meets basic functional requirements but requires further improvement to enhance system quality and reliability.

  29. ANALISIS KINERJA DATABASE MYSQL PADA LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS)

    Learning Management Systems (LMS) are becoming increasingly popular as digital learning tools across various educational institutions and organizations. To ensure their performance, a database system capable of handling transactions quickly, stably, and efficiently is required. MySQL is a DBMS frequently used in LMS development due to its open-source nature, ease of integration, and ability to handle medium-scale data processing. However, an increase in the number of users and data load can affect MySQL's performance, including longer query execution times and the emergence of bottlenecks during concurrent access. This research investigates MySQL's performance in the LMS context by conducting a literature review of previous studies related to database optimization, table design, index usage, and tuning techniques. The results of the analysis indicate that MySQL's performance highly depends on the database structure design, InnoDB parameter configuration, caching mechanisms, as well as scalability strategies such as replication and connection management. Overall, MySQL remains effective for LMS implementation if supported by appropriate system design and optimization.

  30. TRANSFORMASI DIGITAL SEBAGAI STRATEGI MANAJEMEN ORGANISASI BERBASIS TEKNOLOGI: NARRATIVE REVIEW

    This research aims to analyze technology-based organizational management strategies for enhancing member participation in Indonesia through a Systematic Literature Review (SLR). The SLR approach was conducted objectively and transparently on 14 key relevant studies published between 2020 and 2025. The results identify that ICT strategies are clustered into Digitalization of Services (Student Information Systems, E-Voting) and Interactive/Analytical Platforms. ICT is proven to function as an Instrumental Mechanism that significantly improves the efficiency and accessibility of contributions (voting/transactions), thereby directly increasing quantitative participation. Furthermore, ICT serves as a Cultural Mechanism by promoting transparency, building trust, and supporting employee-centered participatory design. The success of these strategies is highly mediated by the role of Digital Leadership and adequate member Digital Competence. The conclusion asserts that increased participation is achieved through a holistic strategy that addresses human-centered challenges such as time constraints, the digital divide, and the need for Inclusive Digital Literacy, thereby ensuring empowerment and the sustainability of participation.

  31. MODEL PENGEMBANGAN SDM BERBASIS AI UNTUK MENINGKATKAN KINERJA SISTEM MANUFAKTUR CERDAS

    Penelitian ini memiliki tujuan untuk merancang dan menguji Model Pengembangan Sumber Daya Manusia (P-SDM) yang berbasis Kecerdasan Buatan (AI) secara efektif dan terstruktur, guna meningkatkan kinerja Sistem Manufaktur Cerdas. Penelitian ini menerapkan Metode Campuran dengan desain yang bersifat Sekuensial Eksplanatori. Pada Fase I yang bersifat kualitatif, dilakukan Studi Literatur yang mendalam ditambah dengan Wawancara Mendalam terhadap para informan kunci untuk menyusun kerangka dasar dari model P-SDM berbasis AI. Proses analisis data kualitatif ini menggunakan Analisis Tematik untuk menemukan komponen-komponen penting dalam model tersebut. Fase II yang bersifat kuantitatif bertujuan untuk menguji dampak model konseptual terhadap Kinerja Sistem Manufaktur Cerdas dengan menggunakan Kuesioner pada perusahaan-perusahaan manufaktur serta melakukan analisis data secara inferensial melalui Pemodelan Persamaan Struktural. Sistem manufaktur cerdas memerlukan SDM yang memiliki kemampuan beradaptasi, dan model P-SDM yang diusulkan menekankan pentingnya siklus perbaikan yang berkelanjutan. Komponen utama dari model ini mencakup (a) Analisis Kebutuhan Pelatihan yang didukung oleh AI untuk mendeteksi kesenjangan kompetensi yang bersifat prediktif, (b) Modul pengembangan yang berfokus pada keterampilan digital, pemikiran kritis, dan kemampuan untuk berkolaborasi dengan sistem cerdas, serta (c) Mekanisme Evaluasi Otomatis yang menghubungkan hasil P-SDM secara langsung pada metrik Kinerja Sistem Manufaktur Cerdas, seperti Efisiensi Operasional, Produktivitas, dan Kualitas.

  32. PERAN DIGITAL TECHNOPRENEUR DALAM PENINGKATAN HUMAN CAPITAL BERKELANJUTAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 5.0

    Perkembangan teknologi digital yang pesat pada era Revolusi Industri 5.0 menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai pusat inovasi yang berkelanjutan. Human capital menjadi faktor strategis dalam menghadapi perubahan teknologi yang cepat, tidak hanya dari aspek keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan adaptif, kreatif, dan literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digital technopreneur dalam peningkatan human capital berkelanjutan di era Revolusi Industri 5.0. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan literature review terhadap berbagai jurnal nasional dan internasional, buku akademik, serta publikasi resmi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa digital technopreneur berperan penting dalam meningkatkan kualitas human capital melalui penciptaan lingkungan kerja berbasis teknologi, pembelajaran berbasis praktik, serta penguatan budaya pembelajaran sepanjang hayat. Namun demikian, peran tersebut masih menghadapi tantangan, terutama ketimpangan antara perkembangan teknologi dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan integrasi antara inovasi teknologi dan pengembangan manusia agar tercipta ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip Revolusi Industri 5.0.

  33. PENINGKATAN DAYA SAING BISNIS MELALUI TECHNOPRENEURSHIP

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran technopreneurship dalam meningkatkan daya saing bisnis melalui kajian literatur sistematis. Technopreneurship didefinisikan sebagai integrasi strategis antara teknologi dan kewirausahaan yang menciptakan model bisnis inovatif untuk menghasilkan nilai tambah dan keunggulan kompetitif berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan menganalisis jurnal internasional dan nasional, buku teks, dan publikasi ilmiah terkait dari tahun 2010-2024. Teknik analisis data menggunakan content analysis dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa technopreneurship memiliki tiga dimensi utama yaitu dimensi teknologi, dimensi kewirausahaan, dan dimensi ekosistem yang saling berinteraksi secara sinergis. Implementasi technopreneurship dapat dilakukan melalui lima strategi utama: transformasi digital, inovasi produk berbasis teknologi, pengembangan model bisnis digital, kolaborasi ekosistem, dan pengembangan kapabilitas SDM. Faktor pendukung keberhasilan meliputi kepemimpinan transformasional, budaya organisasi inovatif, infrastruktur teknologi, kompetensi SDM, akses modal, dan dukungan ekosistem eksternal. Tantangan yang dihadapi mencakup resistensi perubahan, kesenjangan kompetensi digital, keterbatasan finansial, kompleksitas teknologi, keamanan siber, dan kesenjangan infrastruktur. Dampak implementasi technopreneurship terhadap daya saing bisnis meliputi peningkatan efisiensi operasional hingga 30-40%, akselerasi inovasi 3-4 kali lebih cepat, ekspansi pasar hingga 200-300%, peningkatan kepuasan pelanggan hingga 35-45%, dan peningkatan resiliensi bisnis hingga 60%. Penelitian ini menghasilkan model integrasi technopreneurship yang terdiri dari lima komponen: strategic orientation, technology infrastructure, human capital development, ecosystem collaboration, dan continuous innovation yang harus dikembangkan secara holistik untuk mencapai peningkatan daya saing optimal.

  34. PENERIMAAN MURID BARU (SPMB) BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE WATERFALLPADA SMA NEGERI 70 JAKARTA

    Penerimaan Murid Baru merupakan kegiatan administratif yang dilaksanakan secara rutin oleh satuan pendidikan pada setiap awal tahun pelajaran. SMA Negeri 70 Jakarta menyelenggarakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) sebagai sarana seleksi dan pelayanan pendaftaran calon murid. Dalam pelaksanaannya, proses pendaftaran yang masih dilakukan secara konvensional menimbulkan beberapa permasalahan, seperti keterlambatan pengolahan data, risiko kesalahan pencatatan, serta keterbatasan akses informasi bagi calon murid dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi SPMB berbasis web yang mampu mendukung proses pendaftaran secara lebih terstruktur dan efisien. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode Waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Golang dengan framework GORM serta didukung oleh database MySQL. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu mempermudah proses pendaftaran murid baru, meningkatkan akurasi pengelolaan data, serta mempercepat penyampaian informasi kepada pihak terkait. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi pendukung pelaksanaan SPMB di SMA Negeri 70 Jakarta.

  35. PERANCANGAN WEBSITE PENERIMAAN MURID BARU (PPDB) PADA SMP XYZ DI DEPOK

    Perkembangan teknologi informasi telah mendorong dunia pendidikan untuk menerapkan sistem digital dalam mendukung kegiatan administrasi sekolah. Salah satu proses yang membutuhkan sistem yang efektif dan efisien adalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Proses PPDB yang masih dilakukan secara manual sering menimbulkan berbagai permasalahan, seperti keterlambatan pengolahan data, kesalahan pencatatan, serta kurangnya transparansi dalam penentuan hasil seleksi. Oleh karena itu, pada penelitian ini dirancang dan dibangun sebuah website PPDB berbasis web yang bertujuan untuk mempermudah proses pendaftaran siswa baru serta pengelolaan data oleh pihak sekolah. Sistem ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel, Tailwind CSS sebagai antarmuka pengguna, serta MySQL sebagai media penyimpanan data. Website ini menyediakan fitur login untuk admin dan siswa, pengelolaan data pendaftaran, serta pemantauan status penerimaan secara real-time. Hasil dari pengembangan sistem menunjukkan bahwa website PPDB mampu membantu siswa dalam melakukan pendaftaran secara online dan memudahkan admin dalam mengelola serta memverifikasi data pendaftar dengan lebih cepat dan terstruktur. Dengan demikian, website PPDB ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam proses penerimaan peserta didik baru di lingkungan sekolah.

  36. PENERAPAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM LAYANAN REFERENSI DIGITAL DI PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI: STUDI LITERATUR 2018–2024

    Perkembangan teknologi informasi dalam dua dekade terakhir telah mendorong transformasi signifikan pada layanan perpustakaan, terutama di perpustakaan perguruan tinggi yang berperan sebagai pusat sumber informasi akademik. Salah satu teknologi yang berkembang pesat adalah Artificial Intelligence (AI), yang menawarkan kemampuan automasi, pemrosesan bahasa alami, pembelajaran mesin, serta analitik perilaku pengguna. Artikel ini bertujuan menganalisis penerapan AI dalam layanan referensi digital berdasarkan kajian literatur penelitian terdahulu pada periode 2018–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan menelaah artikel ilmiah, laporan penelitian, dan dokumen akademik yang membahas penggunaan AI di perpustakaan perguruan tinggi. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI telah diterapkan dalam bentuk chatbot referensi, sistem rekomendasi koleksi digital, Natural Language Processing (NLP), serta automatic question answering untuk membantu kebutuhan informasi mahasiswa. Penerapan ini memberikan manfaat seperti peningkatan efisiensi layanan, ketersediaan layanan 24/7, dan peningkatan relevansi informasi. Namun, sejumlah tantangan juga ditemukan, meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi, kompetensi sumber daya manusia, kualitas data, dan isu privasi pengguna. Artikel ini menyimpulkan bahwa AI memiliki potensi besar dalam mendukung transformasi layanan referensi digital, tetapi keberhasilannya bergantung pada kesiapan teknologi, sumber daya manusia, serta kebijakan institusional yang mendukung pemanfaatan teknologi secara berkelanjutan.

  37. Perancangan Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru Online Berbasis Web Menggunakan Laravel

    Perancangan sistem informasi berbasis web semakin dibutuhkan seiring meningkatnya kebutuhan akan layanan digital yang praktis dan terintegrasi Penelitian bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Online berbasis web menggunakan framework Laravel. Sistem dikembangkan untuk mempermudah proses pendaftaran mahasiswa baru secara daring, mulai dari pengisian biodata, pemilihan program studi, hingga pengunggahan berkas persyaratan. Administrator dapat mengelola data pendaftar, melakukan verifikasi, serta menampilkan hasil seleksi melalui halaman publik. Perancangan Sistem Menerapkan Unified Modeling Language (UML) Beserta Implementasi Sistem Dengan Framework Laravel dengan basis data MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mengelola data calon mahasiswa baru secara terstruktur, mempercepat proses seleksi, serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam penyampaian informasi penerimaan. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi yang adaptif dan mudah diterapkan oleh berbagai perguruan tinggi dalam mendukung kegiatan pendaftaran mahasiswa baru..

  38. Persepsi Mahasiswa Universitas Negeri Padang terhadap Penggunaan E-Resources dalam Penulisan Karya Ilmiah

    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi mahasiswa Universitas Negeri Padang terhadap pemanfaatan e-resources dalam penulisan karya ilmiah dengan menggunakan pendekatan literature review. Perkembangan teknologi informasi mendorong perguruan tinggi untuk menyediakan beragam sumber informasi digital yang dapat diakses secara fleksibel, namun tingkat pemanfaatannya oleh mahasiswa masih menghadapi sejumlah tantangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa mahasiswa pada umumnya memiliki pandangan positif terhadap e-resources, khususnya dari aspek kemudahan akses, fleksibilitas penggunaan, dan ketersediaan informasi yang mutakhir. Meskipun demikian, pemanfaatan e-resources belum berlangsung secara optimal karena adanya hambatan berupa keterbatasan literasi digital, kualitas jaringan internet, minimnya pelatihan teknis, serta kesulitan dalam memahami literatur berbahasa Inggris. Analisis juga mengungkap bahwa persepsi mahasiswa berkaitan erat dengan kualitas karya ilmiah yang dihasilkan; mahasiswa yang menggunakan e-resources secara konsisten cenderung menghasilkan tulisan akademik yang lebih valid, komprehensif, dan relevan. Oleh karena itu, peningkatan literasi informasi, penguatan infrastruktur digital, serta pendampingan akademik yang berkelanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan e-resources di lingkungan perguruan tinggi.

  39. PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PROMOSI LAYANAN PERPUSTAKAAN DPRD SUMATERA BARAT : ANALISIS KONTEN DAN DAMPAKNYA

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi layanan Perpustakaan DPRD Provinsi Sumatera Barat, meliputi bentuk konten yang disajikan, strategi pengelolaannya, serta dampaknya terhadap pemanfaatan layanan perpustakaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam. Informan penelitian terdiri atas pengelola perpustakaan DPRD Provinsi Sumatera Barat, staf humas atau pengelola media sosial DPRD, serta pengguna perpustakaan yang memperoleh informasi layanan melalui media sosial. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial telah dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkenalkan layanan dan kegiatan perpustakaan kepada publik, terutama melalui akun media sosial resmi DPRD. Konten yang disajikan meliputi dokumentasi kegiatan, informasi koleksi, dan pengenalan layanan perpustakaan. Namun, pemanfaatan media sosial tersebut belum dilakukan secara optimal karena keterbatasan perencanaan konten, kapasitas sumber daya manusia, dan belum adanya indikator evaluasi yang terstruktur. Dampak pemanfaatan media sosial lebih terlihat pada peningkatan kesadaran pengguna terhadap keberadaan perpustakaan dibandingkan peningkatan pemanfaatan layanan secara langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial memiliki potensi besar sebagai sarana promosi layanan perpustakaan DPRD Provinsi Sumatera Barat, namun diperlukan strategi pengelolaan yang lebih terencana, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna agar dampaknya lebih optimal.

  40. PERBANDINGAN PERFORMA ARSITEKTUR MODEL U-NET DAN DEEPLAB UNTUK SEGMENTASI LOW GRADE GLIOMA (LGG) BERBASIS CITRA MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI)

    Brain tumor segmentation in Magnetic Resonance Imaging (MRI) is an essential step in supporting accurate diagnosis and appropriate medical treatment planning. This study aims to compare the performance of U-Net and DeepLabV3 models in segmenting Low Grade Glioma (LGG) brain tumors based on MRI images. The dataset used in this research was obtained from Kaggle, consisting of 20 selected datasets, including 10 datasets with large tumors and 10 datasets with small tumors. The data were divided into training and testing sets with an 80:20 ratio. The training process was conducted by applying data augmentation techniques, such as resizing and normalization, and optimizing the models using the Adamax algorithm. On the LGG 1 (Big Tumor dataset), DeepLabV3 achieved a Dice Coefficient of 89.60% and an IoU of 81.25% on the testing data, while U-Net achieved a Dice Coefficient of 86.60% and an IoU of 76.49%. On the LGG 2 (Small Tumor dataset), DeepLabV3 also demonstrated superior performance with a Dice Coefficient of 88.14% and an IoU of 79.47%, whereas U-Net only reached a Dice Coefficient of 55.95% and an IoU of 39.84%. These findings indicate that DeepLabV3 is more effective in multi-scale segmentation, especially for small tumor objects, compared to U-Net. Further development is recommended to utilize larger and more diverse datasets, and to integrate the model into medical decision support systems to enhance the effectiveness of brain tumor diagnosis

  41. STRATEGI MENINGKATKAN KONVERSI PENJUALAN PADA TOKO ONLINE DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK OPTIMASI

    Perkembangan e-commerce yang cepat membuat persaingan toko online semakin ketat. Pelaku usaha tidak hanya perlu menarik pengunjung, tetapi juga mengubahnya menjadi pembeli. Tingkat konversi penjualan menjadi ukuran penting keberhasilan toko online. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi untuk meningkatkan konversi penjualan melalui berbagai teknik optimasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi literatur dari jurnal, laporan industri, dan sumber akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimasi pengalaman pengguna, konten dan tampilan produk, proses checkout, serta pemanfaatan data dan teknologi digital dapat meningkatkan konversi penjualan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha online dalam menyusun strategi pemasaran digital yang lebih efektif.

  42. KAJIAN LITERATUR: PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KUALITAS INFORMASI PADA E-JOURNAL AKADEMIK DI ERA OPEN ACCESS

    Perkembangan akses terbuka terhadap jurnal elektronik telah memperluas peluang mahasiswa dalam memperoleh sumber informasi ilmiah, namun perbedaan kualitas publikasi dan variasi kemampuan evaluasi informasi menimbulkan tantangan dalam pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah persepsi mahasiswa terhadap kualitas informasi pada jurnal elektronik berbasis akses terbuka, mengidentifikasi faktor yang membentuk penilaian mahasiswa, serta meninjau implikasinya terhadap praktik akademik dan penguatan literasi informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka sistematis terhadap lima belas artikel ilmiah yang diterbitkan pada rentang tahun dua ribu sembilan belas hingga dua ribu dua puluh lima, dengan fokus pada penelitian yang menempatkan mahasiswa sebagai pengguna jurnal elektronik. Hasil kajian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang jurnal elektronik sebagai sumber informasi yang penting, relevan, dan bermanfaat bagi pembelajaran dan penulisan karya ilmiah. Meskipun demikian, tingkat pemanfaatannya masih bervariasi dan belum sepenuhnya optimal. Persepsi mahasiswa terhadap kualitas informasi dipengaruhi oleh ketersediaan infrastruktur digital, pengalaman akses, tingkat literasi informasi, dukungan layanan perpustakaan, serta kemampuan dalam menilai kredibilitas sumber. Sebagian mahasiswa mengaitkan jurnal elektronik dengan kemutakhiran informasi dan kemudahan akses, sementara kendala jaringan, keterbatasan pelatihan, dan kurangnya sosialisasi masih menjadi hambatan. Kesimpulan dari kajian ini menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap kualitas informasi bersifat positif, namun masih memerlukan penguatan literasi informasi, peningkatan sosialisasi layanan, dan perbaikan dukungan infrastruktur agar pemanfaatan jurnal elektronik dapat berlangsung lebih optimal.

  43. ANALISIS KESESUAIAN SISTEM ERP TERHADAP KEBUTUHAN PENGELOLAAN INFRASTRUKTUR

    Kelancaran operasional organisasi sangat dipengaruhi oleh pengelolaan infrastruktur. Dengan menggabungkan data dan proses kerja, sistem Enterprise Resource Planning (ERP) diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan infrastruktur. Namun, penggunaan ERP tidak selalu memenuhi kebutuhan pengguna di lapangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi seberapa sesuai sistem ERP dengan persyaratan pengelolaan infrastruktur. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Untuk mengumpulkan data, observasi, wawancara, dan studi dokumentasi digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ERP telah mendukung proses pengelolaan infrastruktur, terutama dalam hal pendataan aset dan pelaporan. Tingkat kesesuaian dan perbedaan antara kebutuhan pengelolaan infrastruktur dan fitur yang tersedia pada sistem ERP diidentifikasi melalui metode Fit–Gap Analysis. Namun, masih ada beberapa ketidaksesuaian, terutama yang berkaitan dengan kemudahan penggunaan dan kemudahan pencatatan pemeliharaan. Diharapkan penelitian ini akan membantu organisasi meningkatkan pemanfaatan sistem ERP untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan infrastruktur.

  44. IMPLEMENTASI BUSINESS INTELLIGENCE MENGGUNAKAN TABLEAU UNTUK ANALISIS VISUALISASI DATA KEMISKINAN DI INDONESIA

    Poverty remains one of the major structural challenges in Indonesia’s national development. The presentation of poverty data in static tabular form often limits interpretation, trend monitoring, and evidence-based policy formulation. Therefore, the implementation of Business Intelligence (BI) is required as a systematic approach to process, analyze, and present data through a decision support system. One of the widely used business intelligence tools is Tableau, which provides dynamic interactive dashboards and advanced data visualization capabilities. This study aims to implement Business Intelligence using Tableau Public to analyze and visualize Indonesia’s poverty line data from 2022 to 2024. A quantitative descriptive method with a data-driven analysis approach was employed. Secondary data were obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS) and processed through Extract, Transform, Load (ETL) stages, data cleaning, and data modeling prior to visualization using Tableau. The results show that the application of Business Intelligence using Tableau provides comprehensive information through thematic maps, trend graphs, and comparative analysis across provinces. These visualizations facilitate the identification of regions with high poverty levels, changes in poverty lines over time, and national poverty distribution patterns. The implementation significantly improves the quality of data presentation and supports evidence-based policy making for more targeted and sustainable poverty alleviation strategies.

  45. UNDERSTANDING DATA VISUALIZATION THROUGH MACHINE LEARNING USING PYTHON AS A VISUALIZATION MEDIUM

    Data visualization is a crucial instrument in the world of information technology education to transform complex evaluation data into easily understandable information. This study aims to analyze student performance in Windows operating system installation practicums by utilizing the Python programming language as a visualization medium. The research methodology applied follows a systematic flow that includes problem identification, data collection from 19 students, data processing using Google Colab, to the evaluation stage. The results show that the use of the Pandas and Seaborn libraries can effectively map individual competencies and student score distributions. Through the visualization of Bar Charts, Swarmplots, and Pie Charts, a critical threshold was found at a score of 70, where students below that number tended to experience fatal technical failures in partition management and BIOS configuration. The analysis showed a collective success rate of 66.7%, while the other 33.3% experienced installation problems. This study concludes that code-based visualization technology not only improves the efficiency of the assessment process but also provides a precise diagnosis of student learning barriers, which is very useful for future curriculum development.

  46. DATA CRAWLING TECHNIQUES IN SOCIAL MEDIA AS AN INITIAL STAGE IN UNDERSTANDING BASIC MACHINE LEARNING TECHNIQUES (CASE STUDY: RAM PRICE INCREASE 2025)

    Social media is an important data source for understanding public responses to technological issues. This study aims to apply data crawling techniques as an initial stage of basic machine learning with a case study of the increase in Random Access Memory (RAM) prices in 2025. Data was collected from the Twitter (X) platform using the Twitter API, then went through pre-processing, tokenization, and token frequency analysis stages. The results of the study show that pre-processing effectively improves the quality of text data, while token frequency analysis is able to identify dominant words that represent the focus of public discussion. This study confirms that data crawling and token frequency analysis are important foundations in the initial pipeline of text-based machine learning.

  47. PERAN CLOUD COMPUTING DALAM TRANSFORMASIJARINGAN PERUSAHAAN

    Cloud computing telah menjadi komponen strategis dalam proses transformasi jaringan perusahaan seiring meningkatnya kebutuhan akan infrastruktur jaringan yang fleksibel, skalabel, dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran cloud computing dalam mendukung transformasi jaringan perusahaan, khususnya dalam meningkatkan efisiensi operasional, skalabilitas jaringan, keandalan layanan, serta integrasi dengan teknologi jaringan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap jurnal ilmiah nasional dan internasional bereputasi yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan cloud computing memungkinkan perusahaan mengurangi ketergantungan pada infrastruktur fisik, menyederhanakan pengelolaan jaringan, serta meningkatkan kinerja jaringan melalui virtualisasi, otomasi, dan manajemen terpusat. Selain itu, cloud computing berperan penting dalam mendukung implementasi software-defined networking, network function virtualization, dan edge computing yang meningkatkan kelincahan perusahaan dalam merespons kebutuhan bisnis yang dinamis. Meskipun demikian, tantangan terkait keamanan data, kepatuhan regulasi, latensi, serta ketergantungan terhadap penyedia layanan cloud masih menjadi isu utama yang perlu diperhatikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cloud computing memiliki peran signifikan dalam transformasi jaringan perusahaan dan merekomendasikan penerapan strategi hybrid dan multi-cloud yang didukung oleh tata kelola keamanan yang kuat dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

  48. PENGARUH PEMANFAATAN MYSQL TERHADAP OPTIMALISASI PENGELOLAAN DAN PENYIMPANAN DATA PADA APLIKASI SISTEM INFORMASI

    The advancement of Information Technology demands fast, accurate, and secure data management. MySQL, as a key subsystem in information systems, plays a crucial role in data processing, storage, and retrieval due to its open-source nature and compliance with industrial standards. This research analyzes the utilization of MySQL for optimizing data processing and storage in information system applications through a literature study of relevant journals, documents, and books. The findings indicate that MySQL features such as indexing, normalization, InnoDB, and ACID transaction mechanisms support query execution speed, security, stability, and storage efficiency. With extensive integration support, MySQL proves to be an effective solution for enhancing information system performance and is recommended for future system development.

  49. ANOMALY DETECTION: IMPROVING DIGITAL TRANSACTION FRAUD DETECTION WITH A HYBRID MODEL OF ISOLATION FOREST AND LONG SHORT-TERM MEMORY (LSTM)

    Financial transactions in the digital era are increasingly shifting to cashless methods due to their efficiency, but this has actually increased the risk of financial crime. This research aims to develop a more effective anomaly detection model for identifying suspicious transactions in digital transaction systems. This study presents a novel hybrid approach that combines the Isolation Forest Algorithm and Long Short-Term Memory (LSTM) to identify fraud. Isolation Forest was used to detect transactions that deviate from the normal user profile, while LSTM was used to detect various types of fraud. The results showed that out of 10,000 transaction data, the anomaly detection rate reached approximately 1.87% of the total transactions, with accuracy (100%), precision (99%), recall (100%), and F1-score (100%). The evaluation showed that this model was able to detect suspicious transactions with a very low error rate. The study concluded that this novelty is expected to contribute to the development of more accurate and efficient fraud detection models.

  50. KEAMANAN JARINGAN DALAM APLIKASI E-GOVERNMENT

    Implementasi aplikasi e-government telah secara signifikan mengubah penyampaian layanan publik dengan memungkinkan interaksi digital yang efisien, transparan, dan mudah diakses antara lembaga pemerintah dan warga negara. Terlepas dari keuntungan ini, peningkatan ketergantungan pada jaringan komputer membuat sistem e-government rentan terhadap berbagai ancaman keamanan yang dapat membahayakan kerahasiaan data, integritas sistem, dan ketersediaan layanan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis ancaman keamanan jaringan umum yang dihadapi oleh aplikasi e-government dan untuk mengevaluasi efektivitas mekanisme keamanan jaringan berlapis dalam mengurangi risiko ini. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan pendekatan studi kasus pada sistem administrasi kependudukan simulasi bernama SIPANDA, yang mewakili lingkungan e-government yang khas. Hasil menunjukkan bahwa implementasi mekanisme keamanan jaringan berlapis—seperti firewall, enkripsi, kontrol akses, dan sistem deteksi intrusi—memainkan peran penting dalam meningkatkan perlindungan sistem, ketahanan, dan keandalan layanan.

  51. Integrasi Cloud Computing, Vritualisasi Dan Remote Dekstop Dalam Pembelajaran Teknologi Informasi

    Cloud computing telah menjadi fondasi penting dalam pengembangan infrastruktur digital saat ini karena kemampuannya menyediakan layanan komputasi secara elastis dan terukur. Penelitian ini membahas pemanfaatan teknologi virtualisasi menggunakan VirtualBox serta penerapan mekanisme akses jarak jauh melalui Remote Desktop dalam membangun lingkungan server yang dapat diakses oleh pengguna. Pergeseran dari sistem komputasi lokal menuju layanan berbasis virtualisasi memberikan dampak positif berupa peningkatan efisiensi pemanfaatan sumber daya, kemudahan dalam pengaturan sistem, serta fleksibilitas dalam konfigurasi. Proses pengujian dilakukan dengan melakukan simulasi server pada platform VirtualBox dan menghubungkannya ke perangkat klien melalui Remote Desktop Protocol, yaitu sebuah protokol komunikasi yang berfungsi untuk akses komputer dari lokasi berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VirtualBox mampu menyediakan lingkungan server virtual yang stabil untuk keperluan pembelajaran maupun pengembangan. Penggabungan Remote Desktop terbukti dapat meningkatkan kemudahan akses sekaligus mengurangi kebutuhan terhadap perangkat keras tambahan.

  52. PEMBUATAN APLIKASI PERPUSTAKAAN SEDERHANA MENGGUNAKAN METODE AGILE

    Perkembangan teknologi informasi mendorong perpustakaan untuk beralih dari sistem pengelolaan manual ke sistem berbasis aplikasi guna meningkatkan efisiensi dan akurasi layanan. Namun, keterbatasan sumber daya pada perpustakaan skala kecil menuntut solusi sistem yang sederhana dan fleksibel dalam pengembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi perpustakaan sederhana dengan menerapkan metode Agile sebagai pendekatan pengembangan sistem. Metode Agile digunakan karena bersifat iteratif dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan pengguna selama proses pengembangan. Tahapan penelitian meliputi identifikasi masalah, pengumpulan data, analisis kebutuhan, pengembangan sistem secara bertahap, serta pengujian dan evaluasi pada setiap iterasi. Aplikasi yang dikembangkan memiliki fitur utama berupa pengelolaan data buku, data pengguna, serta transaksi peminjaman dan pengembalian buku. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur utama sistem dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan fungsional pengguna. Berdasarkan hasil User Acceptance Testing, aplikasi dinilai mudah digunakan dan mampu membantu proses pengelolaan perpustakaan secara lebih efektif dibandingkan sistem manual. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode Agile mampu mendukung pengembangan aplikasi perpustakaan sederhana secara fleksibel dan bertahap, serta menghasilkan sistem yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

  53. KOMUNIKASI JARAK JAUH MULTI STAGE BERBASIS INTERNET

    Penelitian ini membahas sistem komunikasi nirkabel multi tahap (multi-stage) menggunakan teknologi LoRa (Long Range) untuk transmisi data sensor secara efisien dan jarak jauh. Sistem yang dirancang terdiri dari empat modul, yaitu pemancar (TX), dua transceiver (TRX1 dan TRX2), dan penerima (RX) yang terhubung ke jaringan internet melalui WiFi. Data sensor seperti suhu, kelembaban, dan tegangan dikirimkan dari TX ke RX melalui TRX1 dan TRX2, kemudian ditampilkan pada platform IoT thinger.io. Pengujian dilakukan dengan variasi jarak hingga 200 meter antara setiap perangkat dalam lintasan lurus. Hasil menunjukkan bahwa sistem mampu mentransmisikan data secara handal dengan nilai RSSI dan SNR yang berada dalam batas yang dapat diterima. Penelitian ini membuktikan bahwa sistem komunikasi LoRa multi-stage efektif memperluas jangkauan, meningkatkan keandalan transmisi, dan cocok digunakan dalam sistem monitoring jarak jauh berdaya rendah.

    Kata Kunci: LoRa, multi-stage, komunikasi nirkabel, IoT,sensor, RSSI, SNR

     

     

    Abstract

    This study discusses a multi-stage wireless communication system using LoRa (Long Range) technology for efficient and long-distance sensor data transmission. The designed system consists of four modules: a transmitter (TX), two transceivers (TRX1 and TRX2), and a receiver (RX) connected to the internet via WiFi. Sensor data such as temperature, humidity, and voltage are transmitted from TX to RX through TRX1 and TRX2, and displayed on the IoT platform thinger.io. Tests were conducted with distances of up to 200 meters between each module in a straight-line configuration. The results show that the system successfully transmits data with acceptable RSSI and SNR values. This study demonstrates that a multi-stage LoRa communication system effectively extends range, enhances transmission reliability, and is suitable for low-power remote monitoring applications.

    Keywords: LoRa, multi-stage, wireless communication, IoT, sensors, RSSI, SNR

  54. PERANCANGAN SISTEM PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) ONLINE BERBASIS WEB MENGGUNAKAN PHP DAN MySQL

    Pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang pendidikan menjadi kebutuhan penting, khususnya dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Proses PPDB secara manual sering menimbulkan berbagai permasalahan, seperti antrean panjang, kesalahan pencatatan data, serta keterlambatan pengolahan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem PPDB Online berbasis web yang dapat mendukung proses pendaftaran siswa baru secara terstruktur, efisien, dan mudah digunakan. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan basis data MySQL. Fitur utama sistem meliputi pendaftaran akun calon siswa, pengisian biodata, pemilihan jurusan, unggah berkas persyaratan, proses seleksi oleh admin, serta pengumuman hasil seleksi secara online. Metode pengembangan sistem dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian fungsional menggunakan metode black box. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur utama sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan, sehingga sistem PPDB Online ini dapat digunakan sebagai prototipe penerimaan siswa baru berbasis web dan media pembelajaran pengembangan sistem informasi.

  55. PERANCANGAN SISTEM MONITORING JAM ISTIRAHAT KARYAWAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (STUDI KASUS: OUTLET BEBEK BOEDJANG CIPONDOH)

    The development of information technology in the digital era encourages companies to improve the efficiency and effectiveness of operational management through the use of integrated information systems. The Bebek Boedjang Cipondoh outlet currently records employee break times through a WhatsApp group, leading to various problems, such as data inaccuracy, potential time manipulation, late employee return to work, and management's difficulty in conducting comprehensive monitoring and evaluation. Therefore, this internship aims to design and implement a web-based employee break time monitoring system using the PHP programming language and a MySQL database using the Rapid Application Development (RAD) method. The RAD method was chosen because it accelerates the system development process through a prototyping approach and direct user involvement. The designed system allows employees to independently record break start and end times through a web interface, while the admin or management can monitor employee break time data in real time, generate reports, and monitor work discipline levels. This system is expected to improve employee discipline, data transparency, monitoring effectiveness, and the quality of outlet operational services. Furthermore, the system design also provides students with practical experience in applying information systems concepts and technology in a real-world work environment.

              Perkembangan teknologi informasi di era digital mendorong perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan operasional melalui pemanfaatan sistem informasi yang terintegrasi. Outlet Bebek Boedjang Cipondoh saat ini masih melakukan pencatatan jam istirahat karyawan melalui grup WhatsApp, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan, seperti ketidakakuratan data, potensi manipulasi waktu, keterlambatan karyawan kembali bekerja, serta kesulitan pihak manajemen dalam melakukan monitoring dan evaluasi secara menyeluruh. Oleh karena itu, kegiatan Kerja Praktek ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring jam istirahat karyawan berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL dengan metode Rapid Application Development (RAD). Metode RAD dipilih karena mampu mempercepat proses pengembangan sistem melalui pendekatan prototyping dan keterlibatan pengguna secara langsung. Sistem yang dirancang memungkinkan karyawan melakukan pencatatan waktu mulai dan selesai istirahat secara mandiri melalui antarmuka web, sementara admin atau manajemen dapat memantau data jam istirahat karyawan secara real-time, menghasilkan laporan, serta melakukan pengawasan terhadap tingkat kedisiplinan kerja. Diharapkan sistem ini dapat meningkatkan disiplin karyawan, transparansi data, efektivitas pengawasan, serta kualitas pelayanan operasional outlet. Selain itu, perancangan sistem ini juga memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam menerapkan konsep dan teknologi sistem informasi di lingkungan kerja nyata.

  56. ANALISIS INTEGRASI CLOUD COMPUTING DAN BIG DATA DALAM SISTEM INFORMASI

    The advancements in information technology have driven organizations to process vast amounts of data in a fast and effective manner. Cloud Computing and Big Data are two key technologies that complement each other in supporting modern information systems. Cloud Computing provides cost-effective, flexible, and scalable computing infrastructure, while Big Data functions in the processing and analysis of data that is large in volume, diverse, and moves rapidly. The integration of these two technologies enables information systems to produce more accurate, real-time, and strategically valuable information crucial for decision-making. The purpose of this article is to explore the concept of integrating Cloud Computing and Big Data within the context of information systems, the resulting benefits, the challenges in its implementation, as well as its development opportunities in the future. The method used in this writing is a literature study from various scientific sources and the latest technology reports. The results of the analysis indicate that the integration of Cloud Computing and Big Data can enhance efficiency in data management, system flexibility, and organizational competitiveness, although challenges remain in the aspects of security, data privacy, and human resource readiness

  57. IMPLEMENTASI ARTIFICAL NEURAL NETWORK (ANN) DALAM SISTEM PAKAR KLASIFIKASI KANDIDAT

    Proses rekrutmen karyawan baru merupakan tahapan penting dalam perusahaan karena berpengaruh langsung terhadap kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan. Namun, proses penilaian kelayakan kandidat karyawan sering kali masih dilakukan secara subjektif dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem yang mampu membantu pengambilan keputusan secara objektif dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Artificial Neural Network (ANN) dalam sistem pakar untuk melakukan klasifikasi kelayakan kandidat karyawan baru. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data calon karyawan yang terdiri dari beberapa variabel penilaian yang relevan dengan kebutuhan perusahaan. Metode ANN digunakan sebagai metode utama dalam melakukan klasifikasi, sedangkan Random Forest digunakan sebagai metode pembanding untuk mengevaluasi performa sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Artificial Neural Network mampu memberikan tingkat akurasi yang lebih baik dalam mengklasifikasikan kelayakan kandidat karyawan baru dibandingkan dengan metode Random Forest. Dengan demikian, sistem pakar yang dibangun diharapkan dapat membantu pihak perusahaan, khususnya bagian HRD, dalam menentukan kelayakan kandidat karyawan secara lebih objektif, efektif, dan efisien.

     

  58. Perilaku Pemustaka dalam Mengakses OPAC berdasarkan Observasi Lapangan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

    Artikel ini menganalisis perilaku pemustaka dalam memanfaatkan Online Public Access Catalog (OPAC) sebagai saran temu kembali informasi di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku pemustaka dalam mengakses OPAC di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi pengguna. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung terhadap aktivitas pemustaka saat menggunakan OPAC serta dokumentasi sistem. Aspek yang diamati meliputi proses penentuan kata kunci, frekuensi pengulangan pencarian, pemanfaatan fitur pencarian lanjutan, dan interaksi pemustaka dengan pustakawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemustaka telah menggunakan OPAC sebagai alat utama penelusuran koleksi, namum sebagian besar masih terbatas pada fitur pencarian dasar. Pemustaka cenderung mengalami kesulitan dalam memahami informasi ketersediaan dan lokasi koleksi, sehingga maish bergantung pada bantuan pustakawan. Oleh karen aitu, diperlukan peningkatan literasi informasi dan panduang penggunaan OPAC agar layanan dapat dimanfaatkan secara lebih efektif dan mandiri.

  59. IMPLEMENTASI PENGETAHUAN AKADEMIK MAHASISWA DALAM PENGOLAHAN SERIBU KOLEKSI ANAK DI PERPUSTAKAAN UMUM ADINEGORO

    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pengetahuan akademik mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi dalam pengolahan koleksi Bantuan Seribu Buku Anak di Perpustakaan Umum Adinegoro Kota Sawahlunto. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif reflektif dengan subjek mahasiswa yang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Data diperoleh melalui observasi partisipatif dan dokumentasi selama enam bulan kegiatan magang, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengungkap penerapan teori pengolahan bahan pustaka dalam praktik kerja nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menerapkan teori pengolahan bahan pustaka secara sistematis, meliputi tahapan pengecekan fisik koleksi, inventarisasi, klasifikasi menggunakan Dewey Decimal Classification (DDC), katalogisasi berbasis sistem automasi INLISLite, pelabelan, penyampulan, hingga penataan koleksi di rak layanan anak. Meskipun ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana, kesalahan teknis awal, serta keterbatasan tenaga pengolah, proses pengolahan tetap berjalan sesuai standar dengan bimbingan pustakawan. Implementasi pengetahuan akademik tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi profesional mahasiswa sekaligus mendukung kesiapan layanan literasi anak di perpustakaan umum. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis implementatif pengetahuan akademik mahasiswa dalam pengolahan koleksi bantuan anak berskala besar, yang belum banyak dibahas dalam kajian kepustakawanan. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi praktik lapangan dalam pendidikan perpustakaan serta peran mahasiswa sebagai agen pendukung layanan literasi anak di perpustakaan daerah.

  60. PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU ONLINE BERBASIS WEB DENGAN PHP DAN MYSQL MELALUI PENDEKATAN WATERFALL

    Manual procedures in the New Student Admission (PPDB) process often lead to issues such as inconsistent record-keeping, difficulties in document validation, and limited access to admission information. To overcome these challenges, this study develops a web-based PPDB information system using PHP and MySQL and adopts the Waterfall development approach to ensure structured and sequential implementation. The system integrates core functionalities including online registration, document uploads, administrative verification, and real-time admission result checking through an identification number generated by the system. System evaluation was carried out using Black Box Testing to verify functional accuracy without examining internal code behavior. The evaluation confirms that each module works properly according to the predefined requirements. The proposed system provides a more streamlined admission workflow, increases data accuracy, and improves accessibility for both educational institutions and prospective students.

  61. RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING KINERJA AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) BERBASIS ESP32 DAN PLATFORM FIREBASE

    Pada era transisi energi dan digitalisasi, pemantauan konsumsi daya secara langsung menjadi kunci untuk optimalisasi dan integrasi sumber energi terbarukan. Penelitian ini merancang sebuah sistem monitoring energi berbasis Internet of Things (IoT) untuk memantau parameter listrik tegangan, arus, dan daya dari sumber PLTS, jaringan PLN, serta beban, sekaligus menganalisis kontribusi energi terbarukan terhadap total konsumsi harian. Prototipe ini menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan sensor arus (ACS712) dan tegangan (ZMPT101B), di mana data dikirim ke Firebase Realtime Database dan divisualisasikan melalui aplikasi mobile Android. Hasil pengujian menunjukkan sistem berhasil memvalidasi fungsionalitas monitoring secara langsung. Namun, ditemukan adanya error akurasi sistematis yang signifikan: sensor arus menunjukkan offset pembacaan akibat interferensi perangkat lain, sementara sensor tegangan mengalami kelambatan respons akibat implementasi filter perangkat lunak. Kesimpulannya, sistem monitoring ini terbukti efektif untuk pemantauan fungsional dan evaluasi tren penggunaan energi hibrida, namun memerlukan kalibrasi sensor dan optimasi filter untuk mencapai akurasi data yang presisi. Implikasi praktisnya, prototipe ini menjadi landasan untuk pengembangan sistem manajemen energi cerdas pada instalasi PLTS skala kecil atau microgrid guna meningkatkan efisiensi dan transparansi penggunaan energi.

  62. ANALISIS PEMILIHAN TAPAK PADA PERANCANGAN MUSEUM BUDAYA MANGGARAI DI KABUPATEN MANGGARAI BARAT

    Perancangan Museum Budaya Manggarai di Kabupaten Manggarai Barat memiliki tujuan utama untuk melestarikan dan mengenalkan warisan budaya lokal yang memiliki nilai historis dan sosial tinggi. Pemilihan tapak yang tepat menjadi faktor krusial dalam menentukan keberhasilan fungsi dan keberlanjutan museum ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kriteria-kriteria yang perlu dipertimbangkan dalam proses pemilihan tapak untuk museum budaya, dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Beberapa aspek yang dianalisis mencakup aspek sosial budaya, geografis, aksesibilitas, infrastruktur, serta kondisi ekologis dan lingkungan sekitar. Selain itu, kajian ini juga memberikan rekomendasi perencanaan dan desain yang mampu mengoptimalkan potensi tapak serta mengatasi tantangan fisik seperti paparan sinar matahari, curah hujan tinggi, dan tingkat kebisingan. Diharapkan, museum ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang pamer, tetapi juga sebagai pusat edukasi budaya yang aktif, inklusif, dan melibatkan masyarakat lokal dalam pelestarian nilai-nilai tradisi serta pengembangan identitas kultural.

  63. RANCANG BANGUN SISTEM OTOMASI SEDERHANA PADA RELAY PROTEKSI UNTUK MENURUNKAN DURASI GANGGUAN PADA GARDU INDUK MENDALAN

    Penelitian ini membahas rancang bangun sistem otomasi sederhana pada relay proteksi numerik untuk menurunkan durasi gangguan pada Gardu Induk (GI) Mendalan yang berstatus Gardu Induk Tanpa Operator (GITO). Kondisi eksisting menunjukkan bahwa proses identifikasi gangguan masih bergantung pada pengambilan data relay secara manual, sehingga memerlukan waktu yang cukup lama. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan protokol komunikasi Modbus TCP/IP untuk mengambil data dari relay proteksi General Electric (GE) UR D60. Data tersebut diproses menggunakan platform Node-RED dan disampaikan sebagai notifikasi otomatis melalui aplikasi Telegram. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menyampaikan informasi kondisi peralatan dan kejadian gangguan secara cepat dan akurat. Analisis data gangguan menunjukkan bahwa penerapan sistem otomasi relay proteksi mampu mengurangi durasi padam sekitar 1 jam 43 menit dibandingkan kondisi sebelum otomasi. Penerapan sistem ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan keandalan sistem tenaga listrik dan pengurangan kerugian energi pada gardu induk tanpa operator.

    Kata kunci: Relay proteksi, Otomasi, Modbus, Node-RED, Telegram, Gardu induk


    Abstract

    This study presents the design and implementation of a simple automation system applied to a numeric protection relay to reduce disturbance duration at Gardu Induk (GI) Mendalan, an unmanned substation. In the existing condition, fault identification still relies on manual retrieval of relay data, resulting in longer outage duration. The proposed system utilizes Modbus TCP/IP communication to acquire data from a General Electric (GE) UR D60 protection relay. The data are processed using the Node-RED platform and delivered as automatic notifications via Telegram. Test results indicate that the system is capable of providing fast and accurate information regarding equipment conditions and fault events. Analysis of disturbance data shows that the implementation of the automation system can reduce outage duration by approximately 1 hour and 43 minutes compared to the previous condition. The proposed system contributes to improving power system reliability and minimizing energy losses in unmanned substations.

    Keywords: Protection relay, Automation, Modbus, Node-RED, Telegram, Substation

  64. IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG BERBASIS WEB DENGAN METODE AGILE PADA PT LIFESTYLE INTERNATIONAL

    Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah pengelolaan inventaris di PT. LIFESTYLE INTERNATIONAL yang masih dilakukan dengan metode manual menggunakan Excel, yang dinilai tidak efisien dan rawan kesalahan. Untuk mengoptimalkan proses tersebut, dikembangkan Sistem Informasi Persediaan barang berbasis Web dengan menerapkan metode Agile. Metode ini dipilih karena fleksibilitasnya dalam menyesuaikan perubahan kebutuhan pengguna selama proses pengembangan. Sistem ini dibangun menggunakan dengan framework Laravel dan basis data MySQL, serta dilengkapi dengan fitur impor data dari Excel, operasi CRUD, dan kontrol akses berbasis peran. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu mempercepat proses pendataan inventaris, meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akurasi pengelolaan barang, pegawai, unit kerja, dan ruangan. Sistem ini juga menghasilkan laporan KIB (Kartu Inventarisasi Barang) dan KIR (Kartu Inventarisasi Ruangan) sesuai standar yang berlaku, sehingga mampu meningkatkan kualitas manajemen inventaris.

    Kata kunci: Sistem Informasi, Inventaris Barang, Metode Agile, Manajemen Aset, Dinas Pekerjaan Umum.

     

    Abstract

    This research aims to address the problem of inventory management at PT. LIFESTYLE INTERNATIONAL, which is still carried out manually using Excel, which is considered inefficient and error-prone. To optimize this process, a web-based inventory information system was developed using the Agile method. This method was chosen because it initially accommodated changing user needs during the development process. The system was built using the Laravel framework and a MySQL database, and is equipped with data import features from Excel, CRUD operations, and role-based access control. Implementation results show that the designed system can accelerate the inventory data collection process, increasing the effectiveness, efficiency, and accuracy of managing goods, employees, work units, and rooms. The system also generates KIB (Goods Inventory Card) and KIR (Room Inventory Card) reports in accordance with applicable standards, thereby improving the quality of inventory management.

    Keywords: Information System, Goods Inventory, Agile Method, Asset Management, Public Works Department.

  65. PERANCANGAN SISTEM INFORMASI RESERVASI LAPANGAN BADMINTON ONLINE MENGGUNAKAN METODE AGILE ( STUDI KASUS : DADDIES ARENA BADMINTON )

    Perkembangan teknologi informasi mendorong kebutuhan digitalisasi sistem layanan di berbagai sektor, termasuk penyewaan fasilitas olahraga. Daddies Arena sebagai penyedia layanan lapangan badminton masih menggunakan sistem reservasi semi-komputerisasi berbasis spreadsheet yang belum terintegrasi, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan pelaporan, dan ketidaktepatan informasi jadwal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Reservasi Lapangan Badminton berbasis web menggunakan metode Agile guna meningkatkan efisiensi pengelolaan data, akurasi jadwal, serta kualitas layanan pelanggan. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan studi pustaka. Pengembangan sistem dilakukan secara iteratif menggunakan metode Agile dengan implementasi teknologi PHP dan database MySQL, serta pengujian sistem menggunakan Black Box Testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu menyajikan informasi jadwal lapangan secara real-time, mengotomatisasi proses reservasi dan pelaporan, serta meminimalisir terjadinya tumpang tindih jadwal. Dengan demikian, sistem informasi ini dapat meningkatkan efektivitas operasional pengelola dan memberikan kemudahan serta transparansi layanan bagi pelanggan Daddies Arena.

    Kata kunci: Pengujian perangkat lunak, ISO/IEC/IEEE 29119, kualitas sistem informasi, reservasi online, lapangan badminton, Agile, website.

     

     

     

     

     

    Abstract

    The rapid development of information technology has increased the need for digitalization of service systems across various sectors, including sports facility rentals. Daddies Arena, a badminton court service provider, currently relies on a semi-computerized reservation system using standalone spreadsheets, which may lead to scheduling conflicts, data inaccuracies, and delays in reporting. This study aims to design and develop a web-based Badminton Court Reservation Information System using the Agile method to improve data management efficiency, scheduling accuracy, and customer service quality. The research methods include observation, interviews, and literature studies. System development was carried out iteratively using the Agile approach, implemented with PHP and MySQL database, and tested using Black Box Testing. The results indicate that the developed system is capable of providing real-time court availability information, automating reservation and reporting processes, and minimizing double booking issues. Therefore, the proposed system enhances operational effectiveness for management and delivers a more transparent and convenient reservation experience for customers at Daddies Arena.

    Keywords: information system, online reservation, badminton court, Agile method, web-based system.

  66. Evaluasi Sistem Temu Balik Informasi Artikel Berita Kecelakaan Jalan Tol Menggunakan TF-IDF dan Cosine Similarity

    Pertumbuhan informasi digital yang semakin cepat menuntut adanya sistem temu balik informasi yang mampu menyajikan dokumen relevan secara efisien. Dalam konteks berita daring, terutama terkait peristiwa kecelakaan di jalan tol, pengguna sering mengalami kesulitan menemukan artikel yang sesuai dengan kebutuhan pencarian karena keragaman struktur teks dan banyaknya istilah yang memiliki kemiripan konteks. Penelitian ini mengusulkan implementasi metode Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF) yang digunakan untuk membentuk  representasi vektor setiap dokumen berdasarkan tingkat kepentingan kata, serta algoritma Cosine Similarity untuk menghitung kedekatan antara kueri pengguna dan artikel berita yang terdapat dalam basis data. Proses penelitian dimulai dari tahap pengumpulan data berita, dilanjutkan dengan praproses seperti pembersihan teks, tokenisasi, penghapusan stopword, dan stemming. Bobot TF-IDF kemudian dihitung untuk membangun model pencarian yang lebih sensitif terhadap makna kata dibandingkan pencocokan leksikal sederhana. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kombinasi TF-IDF dan Cosine Similarity mampu menghasilkan peringkat dokumen yang lebih akurat, ditunjukkan oleh meningkatnya relevansi hasil pencarian terhadap kueri pengguna. Sistem yang dibangun juga memberikan respons yang cepat meskipun jumlah dokumen bertambah. Melalui pendekatan ini, penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan metode pencarian berita berbasis teks yang lebih efektif, khususnya pada domain informasi mengenai kecelakaan di jalan tol.

  67. EVALUASI SISTEM MANAJEMEN LAYANAN IT BERBASIS ITIL PADA LAYANAN PELANGGAN PT PLN (PERSERO) UP3 PALEMBANG

    Transformasi digital pada sektor utilitas menuntut perusahaan penyedia layanan publik untuk menghadirkan layanan yang cepat, konsisten, dan transparan kepada pelanggan. PT PLN (Persero) UP3 Palembang sebagai unit layanan kelistrikan menghadapi tantangan dalam pengelolaan layanan pelanggan yang melibatkan berbagai kanal dan jenis permintaan, mulai dari pengaduan gangguan hingga permintaan layanan standar. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kematangan (maturity level) penerapan manajemen layanan teknologi informasi (IT Service Management/ITSM) berbasis kerangka kerja ITIL, khususnya pada domain Service Operation yang berinteraksi langsung dengan pelanggan. Metode penelitian menggunakan pendekatan evaluatif dengan desain mixed methods, mengombinasikan pengukuran kuantitatif melalui kuesioner dan pendalaman kualitatif melalui wawancara, observasi, serta studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar proses Service Operation berada pada tingkat kematangan menengah, di mana proses telah berjalan dan terdokumentasi namun belum sepenuhnya konsisten dan terukur. Analisis kesenjangan mengungkap adanya kebutuhan penguatan pada aspek standarisasi prosedur, mekanisme eskalasi, pemantauan kinerja layanan, serta pengelolaan pengetahuan untuk mencegah insiden berulang. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi perbaikan dan roadmap implementasi bertahap yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan pelanggan secara berkelanjutan.

  68. RANCANGAN SMARTPLANNER BERBASIS UX UNTUK MANAJEMEN WAKTU

    In today’s digital environment, university students increasingly struggle to maintain academic attention due to technology distractions and the overwhelming nature of modern productivity tools. This research describes the design and development of SmartPlanner, a time-management application built on UX-driven concepts targeted at enhancing student organisation and task efficiency. An interactive prototype was created using a User-centred Design (UCD) process, and it was evaluated using the System Usability Scale (SUS) and the User Experience Questionnaire (UEQ). A SUS score of 78.8, which indicates a Good to Excellent degree of usability, was obtained from the usability assessment. Furthermore, UEQ results showed positive user perceptions, especially in terms of efficiency, clarity, and beauty, confirming that the streamlined interface effectively reduces cognitive load. The findings imply that a user-oriented and minimalist interface greatly supports students in managing priorities and fulfilling academic tasks more successfully than traditional, sophisticated productivity tools, giving a viable digital strategy for academic time management.

  69. PERANCANGAN SISTEM PAKAR KESEHATAN BERBASIS WEB UNTUK MEMBANTU GURU SEKOLAH DASAR DALAM MENENTUKAN STATUS GIZI SISWA

    Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan sistem pakar kesehatan berbasis web yang mengadopsi metode forward chaining dalam membantu guru sekolah dasar menentukan status gizi siswa secara lebih akurat. Permasalahan utama yang dihadapi di lingkungan sekolah dasar adalah keterbatasan pemahaman guru terhadap aspek kesehatan serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi cerdas sebagai pendukung layanan kesehatan sekolah. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-korelasional. Data penelitian berupa data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner tertutup dan pengujian hasil penggunaan sistem pakar. Subjek penelitian melibatkan guru sekolah dasar yang aktif dalam kegiatan Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya untuk memastikan kelayakan pengukuran. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial, meliputi uji t berpasangan serta analisis regresi sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sistem pakar kesehatan berbasis web memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan ketepatan dan efektivitas guru dalam menentukan status gizi siswa. Perbedaan yang signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah penggunaan sistem, serta kontribusi sistem terhadap efektivitas pengambilan keputusan, menegaskan bahwa sistem pakar ini layak digunakan sebagai alat bantu pendukung keputusan di sekolah dasar. Secara praktis, hasil penelitian ini diharapkan dapat mendukung pengembangan layanan kesehatan sekolah berbasis teknologi dan menjadi rujukan bagi pengambil 

  70. PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PEMASARAN DIGITAL BERBASIS WEBSITE UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM DI KOTA TANGERANG SELATAN

    Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi pemasaran digital berbasis website guna mendukung peningkatan efektivitas pemasaran UMKM di Kota Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi terhadap aktivitas pemasaran UMKM, meliputi media yang digunakan, penyajian informasi produk, serta kendala dalam pemanfaatan teknologi digital. Hasil penelitian berupa rancangan website pemasaran digital yang menyajikan informasi produk secara terstruktur, seperti gambar, harga, dan media komunikasi dengan konsumen. Sistem dirancang dengan tampilan sederhana agar mudah digunakan oleh pelaku UMKM. Penelitian ini dibatasi pada tahap perancangan dan implementasi awal tanpa melibatkan basis data dan fitur transaksi daring.

  71. PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE PROTOTYPE PADA SMK PURNAMA 2 DEPOK

    This study aims to design and implement a web-based Payroll Information System to improve the efficiency and accuracy of the payroll process at SMK Purnama 2 Depok. The system was developed using a prototype approach that allows for quick improvements based on user input at each stage. The work stages began with an analysis of the existing payroll system, followed by design, prototype creation, Data Flow Diagram (DFD) modeling, and system implementation. System modeling was carried out using level 0 and level 1 DFDs that focused on the main data flow, such as external entity interactions (Admin, Treasurer, Principal), employee data management, automatic salary calculation processes, and report preparation. This design is aimed at reducing data redundancy and optimizing data transformation flows that previously had the potential to cause inaccuracies, slow calculation processes, and difficulties in archiving. The results of the study show that the use of the Prototype method is effective in producing a web-based payroll information system that is in line with the operational needs of schools and is capable of simplifying the payroll administration process.

    Penelitian ini bertujuan merancang dan menerapkan Sistem Informasi Penggajian berbasis web untuk meningkatkan efisiensi sekaligus ketepatan proses penggajian di SMK Purnama 2 Depok. Sistem dikembangkan dengan pendekatan Prototype yang memungkinkan perbaikan cepat berdasarkan masukan pengguna pada setiap tahap. Tahapan kerja dimulai dari analisis sistem penggajian yang berjalan, kemudian dilanjutkan dengan perancangan, pembuatan prototype, pemodelan Data Flow Diagram (DFD), hingga implementasi sistem. Pemodelan sistem dilakukan menggunakan DFD level 0 dan level 1 yang menitikberatkan pada aliran data utama, seperti interaksi entitas eksternal (Admin, Bendahara, Kepala Sekolah), pengelolaan data karyawan, proses perhitungan gaji otomatis, sampai dengan penyusunan laporan. Perancangan ini diarahkan untuk mengurangi redundansi data dan mengoptimalkan alur transformasi data yang sebelumnya berpotensi menimbulkan ketidaktepatan, proses perhitungan yang lambat, dan kesulitan dalam pengarsipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Prototype efektif untuk menghasilkan sistem informasi penggajian berbasis web yang selaras dengan kebutuhan operasional sekolah dan mampu menyederhanakan proses administrasi penggajian.

  72. PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PEMASARAN DIGITAL BERBASIS WEBSITE UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM DI KOTA TANGERANG SELATAN

    This study aims to design a web-based digital marketing

    information system to support the marketing effectiveness of

    Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in South Tangerang

    City. A qualitative approach is applied using observation to

    analyze MSMEs’ marketing activities, including marketing media,

    product information presentation, and challenges in adopting

    digital technology. The result is a digital marketing website

    design that presents structured product information such as

    images, prices, and communication media. The system is designed

    with a simple interface to ensure ease of use for MSME owners.

    This research is limited to the design and initial implementation

    stage without database integration or online transaction

    features.

    Keywords:

  73. PERAN DIRECTOR DALAM PROSES PEMBUATAN VIDEO DOKUMENTER “JEJAK BALI DI BEKASI: EDUKASI NUSANTARA DI TENGAH KOTA”

    This research discusses my direct role as the Director in the production process of a documentary entitled “Jejak Bali di Bekasi: Edukasi Nusantara di Tengah Kota” (Traces of Bali in Bekasi: Archipelagic Education in the Heart of the City). The documentary is driven by my interest in the Balinese community—residents of Kampung Bali—who continue to preserve their cultural identity amid the complexities of urban life in Bekasi. This work adopts a daily-narrative documentary format, emphasizing my involvement across all stages of production: pre-production, production, and post-production. In the pre-production phase, I was responsible for conceptualizing the narrative, conducting field observations, designing the visual framework, structuring content segments, and planning technical aspects. During production, I directed the field crew, guided interviewees, and ensured that the cinematographic style aligned with the initial vision and segment plans. In the post-production stage, I collaborated with the editor in selecting footage, organizing the narrative flow, synchronizing audio-visual components, and building the emotional tone that supports the documentary’s educational and cultural message.This documentary is intended not only as an informative medium but also as a socially relevant and emotionally engaging work. “Jejak Bali di Bekasi” serves as both an educational tool and a cultural representation that highlights and reinforces the values of multiculturalism and diversity in Indonesia. My directorial role was central in ensuring the coherence, consistency, and overall quality of the documentary production.

  74. SISTEM INFORMASI PEMANTAUAN BIG DATA POLDA JAJARAN PADA WEB DIV HUMAS POLRI 2025

    The rapid development of information and communication technology has encouraged the uti­lization of Big Data across various sectors, including the public sector. Big Data enables the man­agement of large, diverse, and high-velocity data to support more effective and data-driven deci­sion-making processes. This study aims to analyze the utilization of Big Data in the management and maintenance of the website of the Public Relations Division of the Indonesian National Police (Divisi Humas Polri), particularly in improving the quality of public information services.

    This research employs a systematic literature review and comparative analysis of previous studies related to Big Data, combined with a qualitative approach through documentation studies of the website www.humas.polri.go.id. The analysis focuses on website visitor data, public infor­mation request features, the Tawk.to webchat application, and website maintenance as well as server infrastructure management. The results indicate that the Divisi Humas Polri website has functioned as an effective two-way communication platform, as evidenced by the high number of visitors reaching 109,220 in October 2025. The implementation of the Tawk.to application enables real-time interaction between the public and website administrators, thereby accelerating the han­dling of complaints and information requests in a more structured and well-documented manner.

    In conclusion, the integration of a dynamic website, monitoring systems, and data-based com­munication applications contributes to enhancing transparency, accountability, and the effective­ness of public services. Nevertheless, challenges related to data quality, security, privacy, and hu­man resource competencies remain and require further attention. This study is expected to serve as a reference for government institutions in optimizing the use of Big Data to improve public information services.

  75. ANALISIS PERBAIKAN UNTUK MENGURANGI DEFECT KERAMIK GRANITO DENGAN METODE SIX SIGMA

    Dalam dunia industri metalurgi, kualitas menjadi perhatian utama bagi konsumen. Pengembangan inovasi dan teknik pemrosesan yang semakin canggih juga menuntut produksi yang berkualitas tinggi. Penelitian bertujuan untuk membuat s  ebuah usulan perbaikan defect keramik granito yang masih belum maksimal. Penelitian dilakukan di PT. Keramik Industri Angsa Daya selama dua bulan. Penelitian menggunakan metode six sigma melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control) dengan tujuan untuk mengurangi tingkatan defect melalui 5 Tahapan analisis. Penelitian menggunakan jenis eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan nilai DPMO pada produksi keramik granito sebesar 2,933 dan nilai Sigma sebesar 0,9980. Hasil pada penelitian juga menunjukkan bahwa defect yang terjadi dengan frekuensi paling tinggi berada pada jenis defect alur. Beberapa faktor utama berdasarkan tree diagram adalah faktor equipment, lingkungan kerja, dan operator (man). Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan bahwa usulan yang bisa diberikan untuk mengurangi defect adalah dengan , Memberikan usulan untuk mengganti posisi pekerja setiap 2 jam sekali untuk meminimalisir kelelahan. Pada tahap control perbaikan yang dilakukan adalah dengan mengendalikan tree diagram (faktor utama terjadinya deffect) diantaranya adalah usulan perbaikan pada equipment, menyusun tim pemeriksaan, dan mengganti posisi kerja operator selang waktu yang telah ditentukan.

    Kata Kunci: Six Sigma, DMAIC, Pengendalian kualitas, Defect keramik granito, DPMO dan sigma level

  76. IMPLEMENTASI VECTOR SPACE MODEL PADA SISTEM TEMU BALIK INFORMASI BERITA BENCANA ALAM DENGAN PENGURUTAN INSERTION SORT

    Banyaknya berita bencana alam yang tersedia pada portal berita online menyebabkan pengguna kesulitan dalam menemukan informasi yang relevan sesuai kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem temu balik informasi berita bencana alam menggunakan metode Vector Space Model (VSM) guna meningkatkan relevansi hasil pencarian. Data berita diproses melalui tahapan text preprocessing yang meliputi case folding, tokenizing, stopword removal, dan stemming. Selanjutnya, pembobotan kata dilakukan menggunakan metode TF-IDF dan tingkat kemiripan antara dokumen dan query dihitung menggunakan cosine similarity. Hasil pencarian kemudian diurutkan secara descending menggunakan algoritma insertion sort. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan database MySQL pada XAMPP. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dokumen D3 memiliki nilai cosine similarity tertinggi sebesar 0,2171 terhadap query “dampak banjir aceh terhadap warga”, sehingga dinyatakan sebagai dokumen yang paling relevan. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan mampu menyajikan informasi berita bencana alam secara lebih efektif dan terstruktur berdasarkan tingkat relevansi.

  77. IDENTIFIKASI RISIKO POSTUR KERJA DENGAN PENERAPAN METODE REBA YANG DIDUKUNG OLEH DATA NBM DAN OWAS PADA DISTRIBUSI ES KRISTAL NUKLEASI

    CV. Es Kristal Nukleasi adalah perusahaan yang fokus pada pembuatan, penjualan, dan pemasaran es batu.  Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi postur tubuh karyawan di CV. Es Kristal Nukleasi untuk mengidentifikasi risiko gangguan musculoskeletal disorders (MSDs) dan memberikan rekomendasi perbaikan. Metode yang digunakan adalah Nordic Body Map (NBM), Ovako Working Posture Analysis System (OWAS), dan Rapid Entire Body Assessment (REBA). Data diperoleh melalui wawancara, pengamatan, dan kuesioner pada tiga pekerja dengan tugas berbeda: pengumpulan, pengemasan, dan pemindahan es kristal. Hasil analisis NBM menunjukkan risiko tertinggi pada proses pemindahan manual dengan skor 56 (kategori sedang), sedangkan OWAS mengidentifikasi satu pekerja berada pada kategori bahaya (tingkat 3). Analisis REBA menunjukkan nilai tertinggi pada proses pemindahan es kristal (skor 6). Kesimpulannya, proses pemindahan es kristal secara manual menjadi prioritas perbaikan untuk mengurangi risiko cedera.

  78. ANALISIS ALUR KERJA PENGOLAHAN BAHAN PUSTAKA: STUDI KASUS TAHAP KLASIFIKASI HINGGA LABELING

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alur kerja pengolahan bahan pustaka di Perpustakaan Soeman Hs, dengan fokus pada tahapan klasifikasi intelektual hingga penyelesaian fisik (labeling). Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini membedah proses teknis yang melibatkan penggunaan sistem otomasi INLISLite dan alat bantu E-DDC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara ketepatan klasifikasi berdasarkan standar universal DDC dan efisiensi input metadata ke dalam sistem otomasi merupakan faktor kunci dalam keberhasilan sistem temu balik informasi. Proses yang sistematis, mulai dari deskripsi bibliografis, unggah identitas visual (foto cover), hingga standarisasi pemasangan label dan kode batang, terbukti krusial dalam meminimalisir fenomena buku "tersesat" di rak serta menjamin aksesibilitas informasi yang cepat dan akurat bagi pemustaka di era disrupsi informasi.

  79. Analisis Data Pendaftaran Anggota di Perpustakaan Soeman HS Pekanbaru: Studi Kuantitatif (Juli - Desember 2025)

    Perpustakaan berperan penting dalam meningkatkan literasi dan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan akses informasi bagi masyarakat. Salah satu indikator untuk melihat tingkat partisipasi masyarakat terhadap layanan perpustakaan adalah pendaftaran anggota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendaftaran anggota baru di Perpustakaan Soeman HS Pekanbaru berdasarkan kategori sosial dan jenis kelamin selama periode Juli hingga Desember 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh dari arsip administrasi pendaftaran anggota perpustakaan dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah anggota baru mencapai 2.617 orang, dengan mahasiswa sebagai kelompok pendaftar terbanyak, diikuti oleh masyarakat umum dan pelajar. Berdasarkan jenis kelamin, pendaftar perempuan lebih dominan dibandingkan laki-laki. Temuan ini menunjukkan bahwa Perpustakaan Soeman HS Pekanbaru masih memiliki peran strategis sebagai pusat literasi, khususnya bagi kalangan akademik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan layanan perpustakaan yang lebih inklusif dan berbasis kebutuhan pengguna.

  80. Perencanaan Strategis SI/TI PT Solusi Layanan Lokal

    Perkembangan gig economy dan transformasi digital di Indonesia mendorong munculnya platform marketplace jasa berbasis teknologi informasi. PT Solusi Layanan Lokal hadir sebagai platform yang menghubungkan pelanggan dengan freelancer lokal untuk jasa mikro digital yang terjangkau. Namun, sebagai perusahaan pada tahap awal pertumbuhan, dibutuhkan perencanaan strategis Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SI/TI) agar pengembangan teknologi selaras dengan tujuan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun perencanaan strategis SI/TI pada PT Solusi Layanan Lokal menggunakan pendekatan Ward and Peppard. Metode yang digunakan meliputi analisis PEST, Five Forces Porter, SWOT, Value Chain, Critical Success Factors (CSF), serta Strategic Grid McFarlan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi memiliki peran strategis dan operasional yang tinggi dalam mendukung keunggulan kompetitif perusahaan. Rekomendasi utama meliputi pengembangan platform mobile, integrasi payment gateway nyata, KYC otomatis, sistem analitik berbasis data, dan pemanfaatan AI untuk matching layanan. Perencanaan strategis SI/TI ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan, serta mendukung pertumbuhan bisnis PT Solusi Layanan Lokal secara berkelanjutan.

  81. PENGARUH KETEBALAN MINYAK DI CONTINIOUS SETTLING TANK (CST) TERHADAP MUTU CPO DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV UNIT KEBUN DAN PKS ADOLINA

    Ketebalan lapisan minyak (oil layer) dalam Continious Settling Tank (CST) merupakan parameter kritis dalam proses pemisahan minyak, air, dan sludge secara gravitasi. Ketebalan ini berpengaruh langsung terhadap efisiensi pemisahan kotoran dan kadar air dalam Crude Palm Oil (CPO) yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketebalan lapisan minyak (oil layer) di Continious Settling Tank (CST) terhadap kadar air dan kadar kotoran dalam Crude Palm Oil (CPO) yang dihasilkan di PTPN IV PKS Adolina. Data diperoleh melalui pengamatan langsung dan pengambilan sampel minyak dari CST sebelum dan setelah proses pengeringan vakum (vacuum drier) selama periode 4–9 Agustus 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air dan kadar kotoran CPO sebelum proses vakum rata-rata sebesar 0,62% dan 0,048%, sedangkan setelah proses vakum menjadi 0,19% dan 0,024%. Nilai ini masih berada di atas standar mutu perusahaan, yaitu kadar air maksimal 0,15% dan kadar kotoran maksimal 0,020%. Ketebalan minyak di CST yang ideal berada pada kisaran 30–50 cm. Ketebalan di bawah 30 cm, terutama pada saat start pengolahan (25 cm), cenderung menghasilkan kadar kotoran yang lebih tinggi. Dalam hal ini  ketebalan minyak di CST berpengaruh signifikan terhadap mutu CPO, khususnya dalam menekan kadar kotoran. Untuk meningkatkan kualitas CPO, disarankan agar ketebalan lapisan minyak di CST dijaga minimal 30 cm dan dilakukan pemeliharaan rutin pada peralatan stasiun klarifikasi, terutama CST dan vacuum drier.

    Kata kunci: CPO; CST; ketebalan minyak; kadar air; kadar kotoran; mutu minyak.

     

     

     

     

    Abstract

    The thickness of the oil layer in the Continuous Settling Tank (CST) is a critical parameter in the process of separating oil, water, and sludge by gravity. This thickness directly affects the efficiency of separating impurities and the water content in the produced Crude Palm Oil (CPO). This study aims to analyze the effect of the oil layer thickness in the Continuous Settling Tank (CST) on the water content and impurity levels in the Crude Palm Oil (CPO) produced at PTPN IV PKS Adolina. Data were obtained through direct observation and sampling of oil from the CST before and after the vacuum drying process during the period of August 4-9, 2025. The results show that the water content and impurity levels of CPO before the vacuum process averaged 0.62% and 0.048%, while after the vacuum process became 0.19% and 0.024%. These values still exceed the company’s quality standards, which are a maximum water content of 0.15% and a maximum impurity level of 0.020%. The ideal oil thickness in the CST ranges from 30 to 50 cm. Thickness below 30 cm, especially at the start of processing (25 cm), tends to produce higher dirt levels. In this case, the oil thickness in the CST significantly affects the quality of CPO, particularly in reducing the dirt content. To improve the quality of CPO, it is recommended that the thickness of the oil layer in the CST is maintained at a minimum of 30 cm, and routine maintenance is performed on the clarification station equipment, especially the CST and vacuum dryer. Keywords: CPO, CST, oil thickness, moisture content.

    Keywords: CPO; CST; oil thicknes; moisture content; dirt content; oil quality.

  82. Perencanaan Strategis SI/TI PT Solusi Layanan Lokal

    Perkembangan gig economy dan transformasi digital di Indonesia mendorong munculnya platform marketplace jasa berbasis teknologi informasi. PT Solusi Layanan Lokal hadir sebagai platform yang menghubungkan pelanggan dengan freelancer lokal untuk jasa mikro digital yang terjangkau. Namun, sebagai perusahaan pada tahap awal pertumbuhan, dibutuhkan perencanaan strategis Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SI/TI) agar pengembangan teknologi selaras dengan tujuan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun perencanaan strategis SI/TI pada PT Solusi Layanan Lokal menggunakan pendekatan Ward and Peppard. Metode yang digunakan meliputi analisis PEST, Five Forces Porter, SWOT, Value Chain, Critical Success Factors (CSF), serta Strategic Grid McFarlan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi memiliki peran strategis dan operasional yang tinggi dalam mendukung keunggulan kompetitif perusahaan. Rekomendasi utama meliputi pengembangan platform mobile, integrasi payment gateway nyata, KYC otomatis, sistem analitik berbasis data, dan pemanfaatan AI untuk matching layanan. Perencanaan strategis SI/TI ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan, serta mendukung pertumbuhan bisnis PT Solusi Layanan Lokal secara berkelanjutan.

  83. Karbohidarat Pengganti Gula (Stevia Rebaudiana): Tinjauan Biokimia Tentang Struktur, Metabolisme, Dan Efek Fisiologisnya

    Gula berperan penting sebagai sumber energi bagi tubuh, namun asupannya perlu dikendalikan karena konsumsi berlebih dapat memicu gangguan metabolik seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Untuk mencegah risiko tersebut, diperlukan pemanis alami rendah kalori yang aman bagi kesehatan jangka panjang. Artikel ini bertujuan menganalisis secara biokimia peran Stevia rebaudiana Bertoni sebagai pengganti karbohidrat pemanis yang tidak menambah beban energi metabolik. Data dikumpulkan melalui tinjauan pustaka dari basis data Google Scholar menggunakan tiga kata kunci: Stevia rebaudiana, metabolisme stevioside, pemanis alami stevia, stevia pemanis pengganti gula, energi yang dihasilkan oleh stevia, kandungan kimia daun stevia, konsumsi gula tinggi dan efeknya, stevia sebagai alternatif pengganti gula, karbohidrat rendah kalori, jenis-jenis karbohidrat, karbohidrat dalam biokimia, bentuk karbohidrat pada oligosakarida, jenis gula, penambahan ekstrak daun stevia, dan batas pemakaian stevia.

    Metode yang digunakan adalah literature review sistematis terhadap jurnal ilmiah nasional dan internasional terbit periode 2015-2025. Hasil menunjukkan bahwa stevioside tidak diserap di usus halus, tetapi dihidrolisis oleh mikrobiota kolon menjadi steviol yang dikonversi di hati menjadi steviol glukuronida tanpa menghasilkan energi, serta menurunkan glukosa darah, trigliserida, dan LDL. Dengan demikian, Stevia rebaudiana aman dikonsumsi dalam batas wajar (≤4 mg/kg BB/hari) dan berpotensi besar sebagai pemanis nonkalorik alami pengganti gula untuk menjaga keseimbangan metabolisme tubuh.

  84. ANALISIS DISKRIMINAN MULTIVARIAT UNTUK MEMBEDAKAN PERILAKU SOSIAL BERDASARKAN GENDER DI JAWA BARAT

    Social behavior is influenced by multiple factors; however, empirical evidence explaining how social interaction frequency, group cooperation, and social sensitivity shape social behavior while considering gender differences remains limited. Gender-based differences in social behavior are often discussed normatively rather than analytically. This study aims to examine the effects of social interaction frequency, group cooperation, and social sensitivity on the social behavior index, with gender serving as an intervening variable. A quantitative approach with a survey method was employed. Data were collected from 83 male and female respondents selected using convenience sampling. The data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The findings indicate that social interaction frequency and group cooperation do not have a significant effect on the social behavior index. Social sensitivity significantly influences gender but does not directly affect the social behavior index. Gender has a significant effect on the social behavior index and mediates the relationship between social sensitivity and social behavior. These results highlight the importance of psychosocial factors and gender construction in shaping individual social behavior.

  85. PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI INVESTASI RUTIN BERBASIS WEB PADA PT XYZ

    Proses pengelolaan investasi rutin di PT XYZ saat ini masih dilakukan secara konvensional menggunakan Microsoft Excel, sehingga menimbulkan potensi ketidakefisienan, risiko kesalahan pencatatan, serta keterbatasan dalam pemantauan data secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi investasi berbasis web guna mendigitalisasi alur pengajuan, persetujuan, hingga pencatatan realisasi dana. Pengembangan sistem dilakukan dengan menggunakan pendekatan Agile (Scrum) yang meliputi tahapan perencanaan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Hasil evaluasi melalui Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan bisnis perusahaan. Selain itu, pengujian usability menggunakan Web Use Method menghasilkan nilai 0,90 yang termasuk dalam kategori "Sangat Baik". Secara keseluruhan, sistem ini mampu meningkatkan akurasi data, mempercepat proses birokrasi internal, dan mendukung transparansi dalam pengelolaan anggaran investasi di PT XYZ. Dengan adanya sistem ini, unit kerja dapat memantau status pengajuan secara mandiri tanpa harus melalui proses konfirmasi manual yang memakan waktu.

  86. KOLESTROL DALAM PERSPEKIF BIOKIMIA: PERAN, REGULASI, DAN IMPLIKASINYA TERHADAP METABOLISME ENERGI

    Studi ini adalah tinjauan pustaka yang berupaya mengupas secara mendalam berbagai temuan penelitian terkait metabolisme lipid dan kolesterol dari sudut pandang biokimia. Selain itu, studi ini juga menelaah korelasinya dengan pengaturan enzimatis dan metabolisme energi seluler. Sebanyak empat belas artikel ilmiah dari sumber nasional maupun internasional yang mencakup intervensi diet alami, mekanisme molekuler, hingga implikasi farmakologis dalam pengelolaan kolesterol, telah ditinjau dalam kajian ini.

    Analisis artikel dilaksanakan dengan menerapkan metode penilaian kritis (critical appraisal) untuk mengevaluasi kualitas metodologi, keabsahan hasil, serta relevansi konten dengan pokok bahasan. Selanjutnya, data yang terkumpul disintesis melalui pendekatan analisis konten tematik, di mana temuan-temuan dikategorikan ke dalam beberapa tema sentral, seperti jalur sintesis kolesterol, regulasi enzimatis (melibatkan HMG-CoA reduktase dan CYP27A1), fungsi antioksidan, serta keterkaitannya dengan proses metabolisme energi.Analisis data mengindikasikan bahwa penerapan terapi yang memanfaatkan komponen nabati, meliputi jus alpukat, belimbing wuluh, tomat, bawang putih, apel hijau, dan buah naga merah, menunjukkan hasil yang berarti dalam mereduksi total cholesterol dan cholesterol LDL. Efektivitas ini dicapai melalui aksi antioksidan, stimulasi sekresi asam empedu, dan pencegahan absorpsi kolesterol di saluran pencernaan.

    Di sisi lain, data farmakologi dan biokimia molekuler menyoroti peran krusial enzim HMG-CoA reduktase dan CYP27A1 dalam mengelola sintesis dan katabolisme kolesterol di organ hati. Secara komprehensif, penelitian ini memvalidasi bahwa pengelolaan kolesterol yang efektif membutuhkan pemahaman yang mendalam mengenai proses biokimia, regulasi enzimatis, dan homeostatis energi seluler. Diharapkan temuan ini dapat menjadi fondasi ilmiah untuk inovasi dalam pembelajaran biokimia dan kimia kesehatan yang relevan dan terintegrasi dengan kearifan lokal, sekaligus menstimulasi riset lebih lanjut mengenai lintasan metabolisme lipid secara holistik.

  87. IDENTIFICATION OF PUBLIC OPINION TRENDS REGARDING THE ADOPTION OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) IN EDUCATION USING TOKEN FREQUENCY ANALYSIS

    Social media is an important data source for understanding public responses to technological issues. This study applies data crawling as an initial step in basic machine learning, using a case study of Artificial Intelligence (AI) adoption in education. Using the single keyword "AI in Education," 100 raw data points were collected from the Twitter platform (X) via Google Colab. The data were processed through case folding, cleaning, tokenization, and frequency analysis. The results show that the keyword "AI in Education" generates data distribution that focuses on learning efficiency and ethical challenges. This study concludes that specific keyword-based data collection facilitates the machine learning process in recognizing dominant word patterns in society

  88. PERAN PENGATALOGAN DALAM MENDUKUNG AKSES INFORMASI DI PERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

    Pengatalogan merupakan fondasi utama dalam pengelolaan koleksi perpustakaan yang berperan strategis dalam menjamin keteraturan metadata dan efektivitas akses informasi. Artikel ini bertujuan menganalisis peran pengatalogan dalam mendukung akses informasi di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) serta menjelaskan urgensinya dalam konteks layanan perpustakaan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus berbasis pengalaman magang (practice-based study) yang dilaksanakan di Pusat Bibliografi dan Pengolahan Bahan Pustaka Perpusnas RI. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, dokumentasi laporan magang, dan refleksi akademik terhadap praktik pengatalogan yang meliputi pengatalogan deskriptif dan subjek, penerapan standar RDA, MARC 21, DDC, dan tajuk subjek nasional, penggunaan sistem otomasi INLIS Enterprise, serta kegiatan pascapengatalogan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengatalogan tidak hanya merupakan aktivitas teknis, tetapi berfungsi sebagai instrumen strategis dalam menjamin konsistensi metadata, meningkatkan efektivitas temu kembali informasi, serta mendukung kesiapan koleksi untuk dilayankan kepada pemustaka. Temuan ini menegaskan bahwa pengalaman magang dapat ditransformasikan menjadi kontribusi ilmiah yang relevan dalam kajian pengatalogan dan akses informasi pada konteks perpustakaan nasional.

  89. TANTANGAN BIBLIOGRAFIS DALAM PENGOLAHAN KOLEKSI DEPOSIT: STUDI KASUS DI PUSBIOLA PERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

    Perpustakaan Nasional Republik Indonesia memiliki fungsi penting sebagai lembaga penyimpanan nasional yang bertugas mengelola dan mengawasi data bibliografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan bibliografi yang dihadapi dalam pengolahan koleksi deposit di Pusat Bibliografi dan Pengolahan Bahan Perpustakaan (Pusbiola), Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dengan kerangka studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi proses katalogisasi, dokumentasi catatan bibliografi, dan analisis reflektif yang dilakukan selama Program Magang Berdampak 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan bibliografi meliputi elemen bibliografi yang tidak lengkap, kompleksitas dalam analisis subjek, pengelolaan materi multi-volume, dan keterbatasan teknis yang terkait dengan sistem otomatisasi perpustakaan. Implementasi standar katalogisasi seperti Resource Description and Access (RDA), MARC 21, dan Dewey Decimal Classification (DDC) memainkan peran penting dalam memastikan konsistensi dan akurasi data bibliografi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan standar yang konsisten dan pengawasan profesional sangat penting dalam mengatasi tantangan bibliografi dalam pemrosesan koleksi deposit.

  90. MANEJEMEN BASIS DATA UNTUK APLIKASI INTERNET OF THINGS (IoT)

    This research highlights the importance of maximizing the implementation of data integrity constraints in Relational Database Management Systems (RDBMS), particularly within the context of Internet of Things (IoT) applications. Data quality in information systems is often compromised because many systems rely solely on application-level validation, which allows non-compliant data to enter and causes issues such as duplication or inconsistency. Using a pure experimental design, this study compares two main conditions: a table without maximized constraints (Control Condition) and a table with full constraint implementation (Experimental Condition), encompassing Primary Key, Foreign Key, Unique, Not Null, and Check constraints. Simulated test data deliberately designed to violate each type of constraint was used to evaluate the database's rejection capabilities. The results prove that constraints serve as a highly effective primary data security layer. Each type of constraint such as the Primary Key preventing duplication and the Foreign Key maintaining relational consistency between tables successfully and automatically rejected invalid data without any application system intervention. This comprehensive use of constraints not only significantly reduces input errors and enhances the reliability of real-time data in IoT systems but also results in a more structured and efficient database design. This study confirms that data integrity must be guaranteed directly at the database layer to achieve higher and more consistent data quality.

  91. SISTEM REKOMENDASI PRODUK E-COMMERCE BERBASIS KECERDASAN BUATAN PADA APLIKASI SHOPEE

    Perkembangan e-commerce yang pesat mendorong platform digital untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pengguna. Salah satu tantangan utama dalam e-commerce adalah banyaknya produk yang tersedia, yang menyebabkan pengguna mengalami kesulitan dalam menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka. Kondisi ini dikenal sebagai information overload. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, berbagai platform e-commerce menerapkan sistem rekomendasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), termasuk pada aplikasi Shopee.

    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan sistem rekomendasi produk berbasis kecerdasan buatan pada platform e-commerce Shopee. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif analitis, dengan menganalisis jurnal ilmiah, buku referensi, serta publikasi akademik yang relevan dengan topik sistem rekomendasi, kecerdasan buatan, dan e-commerce. Dalam kajian ini, sistem rekomendasi dianalisis berdasarkan pendekatan hybrid, yaitu penggabungan metode content-based filtering dan collaborative filtering.

    Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sistem rekomendasi berbasis kecerdasan buatan dengan pendekatan hybrid mampu meningkatkan personalisasi layanan, memperbaiki pengalaman pengguna, serta meningkatkan efektivitas promosi dan penjualan produk pada platform e-commerce. Pendekatan ini juga dinilai mampu mengurangi permasalahan information overload dan meningkatkan relevansi rekomendasi produk yang diterima oleh pengguna.

  92. Perencanaan Strategis Sistem Informasi Berbasis Web pada PT Radio Swara Sriwijaya Indah Menggunakan Pendekatan Ward and Peppard

    Perkembangan teknologi digital mendorong industri penyiaran radio untuk melakukan transformasi dalam pengelolaan informasi dan proses operasional. PT Radio Swara Sriwijaya Indah sebagai salah satu stasiun radio yang telah beroperasi lebih dari tiga dekade masih menghadapi permasalahan dalam pengelolaan data dan arsip yang dilakukan secara konvensional, sehingga berdampak pada efisiensi kerja dan kualitas pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun perencanaan strategis sistem informasi berbasis web yang selaras dengan kebutuhan bisnis perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, mengacu pada kerangka kerja Ward and Peppard. Tahapan penelitian meliputi analisis lingkungan bisnis dan SI/TI, perumusan arah strategis (direction), serta penyusunan rekomendasi pengembangan sistem informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi terintegrasi mampu meningkatkan produktivitas karyawan, mempercepat akses arsip siaran, serta memperkuat keamanan data. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi tiga prioritas aplikasi utama dan satu inisiatif strategis yang dipetakan menggunakan McFarlan Strategic Grid sebagai dasar penentuan prioritas pengembangan sistem informasi. Penelitian ini menghasilkan roadmap pengembangan sistem informasi dan business case yang dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan manajemen dalam mendukung transformasi digital perusahaan.

  93. ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM INFORMASI REKRUTMEN TALENT BERBASIS WEB PADA AGENCY CASTING

    Perkembangan industri kreatif yang semakin pesat, khususnya pada sektor perfilman, periklanan, dan hiburan digital, menuntut Agency Casting untuk memiliki sistem rekrutmen talent yang efektif, efisien, dan terintegrasi. Namun, pada praktiknya masih banyak Agency Casting yang menjalankan proses rekrutmen secara manual sehingga menimbulkan berbagai permasalahan, seperti keterlambatan proses seleksi, duplikasi data, serta kesulitan dalam pengelolaan dan pencarian informasi talent. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengguna terhadap sistem informasi rekrutmen talent berbasis web pada Agency Casting dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara daring menggunakan Google Forms kepada pihak yang terlibat langsung dalam proses rekrutmen talent. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif untuk mengidentifikasi tingkat kebutuhan pengguna terhadap fitur-fitur sistem yang diusulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menyatakan perlunya sistem informasi rekrutmen talent berbasis web yang mampu mendukung proses pendaftaran talent, pengelolaan data talent, seleksi casting, penjadwalan, serta penyusunan laporan secara terstruktur. Penerapan sistem informasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data, dan kualitas layanan pada Agency Casting.

  94. PENGARUH SAINS DAN TEKNOLOGI TERHADAP POLA HIDUP MANUSIA

    Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana sains dan teknologi memengaruhi perubahan pola kehidupan manusia modern melalui kajian literatur terhadap berbagai penelitian ilmiah. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif yang menelaah lima belas jurnal nasional dan internasional terbitan tahun 2014–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan sains dan teknologi membawa dampak luas terhadap cara manusia berpikir, berinteraksi, dan beradaptasi dalam kehidupan sosial. Kemajuan tersebut berkontribusi pada peningkatan efisiensi, akses informasi, serta kesejahteraan masyarakat. Namun, di sisi lain juga muncul tantangan berupa pergeseran nilai budaya, ketergantungan digital, dan masalah etika dalam penggunaan teknologi. Sains berperan penting dalam memberi arah moral terhadap kemajuan teknologi agar tetap selaras dengan nilai kemanusiaan. Dengan pemanfaatan yang bijak, sains dan teknologi dapat menjadi fondasi bagi kehidupan yang lebih seimbang, produktif, dan berkelanjutan.

  95. RANCANG BANGUN SISTEM ABSENSI DENGAN FACE RECOGNITION BERBASIS WEB

    The attendance process that still uses a manual system is considered, the method is still ineffective because, when carrying out the attendance process, errors can occur. The attendance system with technology can be applied easily when taking attendance in class and saves time so that teaching activities in class are smoother. In this study, the system used is a facial recognition system. Facial recognition is carried out by implementing face-api.js, which implements several CNNs (Convolution Neural Networks) to detect and recognize faces. While the data needed is nis, student name, class and a dataset of related facial photos. The results of the system built are successful in identifying each student who has been registered. As well as recapitulating attendance data. The process was successfully carried out with good lighting, resulting in accurate facial recognition. With an accuracy of 93%, the distance> 75 cm is considered effective in taking attendance.

  96. STRATEGI PERPUSTAKAAN DALAM MENINGKATKAN PEMANFAATAN KOLEKSI DI PUSAT INFORMASI DAN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan strategi pendekatan perpustakaan yang dapat meningkatkan penggunaan koleksi di Pusat Informasi dan Perpustakaan Universitas Negeri Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang mempengaruhi pemanfaatan koleksi, termasuk kebutuhan informasi pengguna dan kualitas layanan perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, untuk meningkatkan minat dan partisipasi pengguna, pengembangan koleksi yang terencana, pelatihan pustakawan, dan promosi aktif layanan perpustakaan adalah langkah-langkah penting. Selain itu, menggunakan teknologi informasi untuk mempermudah akses ke layanan perpustakaan Strategi yang disarankan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan layanan perpustakaan Universitas Negeri Padang.

  97. IDENTIFIKASI RESIKO ERGONOMI PADA KARYAWAN DI UMKM TAHU MENGGUNAKAN METODE NBM, OWAS DAN REBA

    UMKM tahu memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian lokal dan menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat. Aktivitas produksi di UMKM ini sebagian besar dilakukan secara manual, seperti pengangkutan bahan baku, proses pengadukan adonan, hingga pengemasan produk. Namun, aktivitas fisik tersebut sering dilakukan dengan postur kerja yang tidak ergonomis, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan pada pekerja, seperti nyeri otot dan gangguan pada sistem muskuloskeletal. Kondisi ini tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan pekerja tetapi juga memengaruhi produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja pada pekerja di UMKM Tahu mang Damun untuk mengidentifikasi risiko gangguan musculoskeletal disorders (MSDs) dan memberikan rekomendasi perbaikan. Metode yang digunakan adalah Nordic Body Map (NBM), Ovako Working Posture Analysis System (OWAS), dan Rapid Entire Body Assessment (REBA). Data diperoleh melalui wawancara, pengamatan, dan kuesioner pada pekerja. Hasil analisis NBM menunjukkan risiko tertinggi pada proses pemindahan manual dengan skor 33 (kategori rendah), sedangkan OWAS berada pada kategori rendah (tingkat 1). Analisis REBA menunjukkan nilai tertinggi pada proses penyaringan (skor 8). Kesimpulannya, proses pencetakan secara manual menjadi prioritas perbaikan untuk mengurangi risiko cedera. Rekomendasinya adalah meninggikan permukaan area kerja penyaringan agar sejajar dengan tinggi tubuh pekerja, sehingga pekerja dapat bekerja dalam posisi tegak dan mengurangi risiko cedera.

  98. ANALISIS GAYA POTONG, WAKTU PRODUKSI EFEKTIF, DAN EFISIENSI PROSES BLANKING DAN PIERCING PADA BRACKET SIDE STAND BERBAHAN BAJA SS400

    Proses blanking dan piercing merupakan tahapan penting dalam produksi komponen otomotif berbahan plat karena berpengaruh langsung terhadap kualitas produk dan efisiensi produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya potong, waktu produksi efektif, dan efisiensi proses pada pembuatan komponen bracket side stand K41 berbahan baja SS400 menggunakan mesin press. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui studi kasus industri berdasarkan data aktual proses produksi tanpa melakukan perancangan atau modifikasi sistem. Proses produksi yang dianalisis meliputi proses blanking menggunakan mesin press 100 ton dan proses piercing menggunakan mesin press 45 ton. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa gaya potong pada proses blanking sebesar 222,2 kN, sedangkan pada proses piercing sebesar 74,41 kN. Nilai gaya potong tersebut masih berada di bawah kapasitas mesin press yang digunakan sehingga proses produksi dapat berlangsung dengan aman. Waktu produksi efektif tercatat sebesar 4,71 detik per siklus untuk proses blanking dan 5,75 detik per siklus untuk proses piercing. Perbedaan waktu produksi efektif dipengaruhi oleh besarnya waktu tambahan seperti handling dan ejecting. Hasil evaluasi efisiensi produksi menunjukkan bahwa proses blanking memiliki efisiensi sebesar 81,8%, sedangkan proses piercing sebesar 79,8%. Nilai efisiensi yang belum mencapai 100% menunjukkan adanya potensi peningkatan kinerja proses, terutama melalui pengurangan waktu tambahan selama produksi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam evaluasi dan peningkatan efisiensi proses produksi komponen otomotif berbasis mesin press.

    The blanking and piercing processes are crucial stages in the production of plate-based automotive components because they directly impact product quality and production efficiency. This study aims to analyze cutting forces, effective production time, and process efficiency in the manufacture of K41 side stand bracket components from SS400 steel using a press. The study used a descriptive quantitative approach through an industrial case study based on actual production process data without any system design or modification. The production processes analyzed included blanking using a 100-ton press and piercing using a 45-ton press. The calculation results showed that the cutting force in the blanking process was 222.2 kN, while in the piercing process it was 74.41 kN. These cutting force values ​​were still below the capacity of the presses used, allowing the production process to proceed safely. Effective production times were recorded at 4.71 seconds per cycle for the blanking process and 5.75 seconds per cycle for the piercing process. The difference in effective production times was influenced by additional time such as handling and ejection. The results of the production efficiency evaluation showed that the blanking process had an efficiency of 81.8%, while the piercing process had an efficiency of 79.8%. The efficiency value, which has not yet reached 100%, indicates potential for improving process performance, particularly by reducing additional production time. The results of this study are expected to serve as a reference for evaluating and improving the efficiency of press-based automotive component production processes.

  99. TEPACHEA: TEPACHE BERBASIS LIMBAH KULIT NANAS MADU DENGAN EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria ternatea) DAN VARIASI JENIS GULA SEBAGAI MINUMAN PROBIOTIK ALAMI

    The development of biotechnology has encouraged the utilization of agricultural waste into value-added products, one of which is pineapple peel (Ananas comosus). Pineapple peel can be fermented into Tepache, a traditional probiotic drink beneficial for digestion. Innovations were made by adding butterfly pea flower extract (Clitoria ternatea) and varying types of sugar to enhance nutritional value and organoleptic quality. This study aims to determine the processing method of TEPACHEA and its effect on organoleptic quality. This research utilizes an experimental method with a qualitative approach. Data collection techniques included fermentation experiments using three types of sugar and distributing questionnaires via Google Form to 10 respondents to assess organoleptic quality. Data analysis was conducted descriptively by outlining the production process of TEPACHEA and comparing the organoleptic qualities of three sugar variations: palm sugar, granulated sugar, and brown sugar. The results showed that TEPACHEA, made from honey pineapple peel waste with butterfly pea extract and sugar variations, can be processed as a natural probiotic drink through stages of washing, cutting, measuring ingredients, and fermentation. Fermentation lasted for 72 hours (24 hours aerobic and 48 hours anaerobic) before TEPACHEA was ready for harvest. The addition of butterfly pea extract and different types of sugar significantly influenced the organoleptic quality of TEPACHEA. Treatment A (palm sugar) produced a reddish-brown color, a sweet-acidic taste, and a warm characteristic aroma; Treatment B (brown sugar) produced a dark red color, a sweet-sour taste, and a sharp characteristic aroma; Treatment C (granulated sugar) produced a bluish-purple color, a fresh acidic taste, and a light characteristic aroma. In conclusion, honey pineapple peel waste can be processed into a natural probiotic drink called TEPACHEA, and the addition of butterfly pea flower along with sugar variations results in drinks with distinct colors, flavors, and aromas

  100. KOMPARASI BRIKET LIMBAH TEMBAKAU (Nicotiana tabacum) DAN LIMBAH AMPAS TEBU (Saccharum officinarum) SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF RAMAH LINGKUNGAN

    Briquettes are an alternative solid fuel made from compressed organic materials. The purpose of this study is to test the utilization of tobacco waste (Nicotiana tabacum) and sugarcane waste (Saccharum officinarum) as raw materials for making briquettes and to measure the effectiveness of the briquettes. This research uses an experimental type with a mixed-methods approach. The data collection method involves using briquettes made from tobacco waste, followed by a comparative test with sugarcane waste briquettes based on boiling time, burning duration, maximum temperature, and water heating stability to assess their effectiveness. The analytical technique used is descriptive. The results show that briquettes made from tobacco waste can be effectively used as an alternative energy source.Tobacco waste briquettes were successfully made from a mixture of 1000 grams of tobacco waste, 125 grams of tapioca flour as a binder, and 1 liter of water, resulting in a solid form that is easy to burn. Sugarcane waste briquettes were successfully made from a mixture of 1000 grams of sugarcane bagasse, 125 grams of tapioca flour as a binder, and 1 liter of water, mixed together to produce a product in the form of sugarcane briquettes. A combustion comparison test between sugarcane bagasse briquettes and tobacco briquettes showed differences in performance. The water boiling time test indicated that sugarcane bagasse briquettes boiled water faster. The burn duration test showed that tobacco briquettes had a longer burn time. The maximum temperature test showed that sugarcane bagasse briquettes produced a higher burning temperature. The flame stability test showed that both had the same flame stability. In conclusion, sugarcane bagasse briquettes (Saccharum officinarum) are more efficient in.

  101. PENGARUH PERSEPSI MANFAAT DAN PERSEPSI KEMUDAHAN PENGGUNAAN TERHADAP EFEKTIVITAS PEMANFAATAN APLIKASI BON-APP SEBAGAI LAYANAN POS TERPADU (Studi Kasus Pada UMKM di Teras Malioboro 1, Yogyakarta)

    Perkembangan teknologi keuangan (financial technology) telah mendorong pemanfaatan sistem Point of Sale (POS) oleh pelaku UMKM dengan tujuan memperbaiki efisiensi kerja operasional serta ketepatan pencatatan. Di Teras Malioboro 1 Yogyakarta, Balai Layanan Usaha Terpadu (BLUT) memperkenalkan aplikasi POS Bon-App sebagai sarana pencatatan transaksi yang terintegrasi dan real-time. Tingkat keberhasilan penerapannya bergantung pada penerimaan pengguna yang dalam kerangka teori TAM (Technology Acceptance Model) yang didasarkan pada pandangan terkait aspek manfaat (perceived usefulness) maupun aspek kemudahan penggunaan (perceived ease of use). Fokus penelitian ini adalah menilai pengaruh persepsi manfaat serta kemudahan penggunaan terhadap efektivitas aplikasi dalam pemanfaatan Bon-App oleh UMKM di Teras Malioboro 1, Yogyakarta. Penelitian yang dilakukan ini memakai pendekatan kuantitatif melalui metode survei dengan merujuk pada teori TAM sebagai landasan analisis. Instrumen kuesioner dengan skala likert (1-5) digunakan sebagai alat untuk memperoleh data primer. Kuesioner akan dibagikan kepada 47 tenant sebagai populasi pengguna aktif Bon-App di Teras Malioboro 1, sebagai sampel jenuh. Penelitian ini menunjukkan bukti adanya hubungan positif dan signifikan antara persepsi manfaat dan persepsi kemudahan penggunaan terhadap efektivitas pemanfaatan Bon-App. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi kedua variabel tersebut dapat menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas pemanfaatan aplikasi POS Terpadu Bon-App. Sebagai tindak lanjut, penelitian ini diharapkan dapat memberikan pijakan bagi pengelola dan pengembang Bon-App dalam menyusun strategi adopsi teknologi serta meningkatkan pemanfaatannya oleh para pelaku UMKM khususnya pada sektor wisata.

  102. Optimalisasi Pengelolaan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018

     Pengadaan barang dan jasa di skala nasional, terutama di sektor konstruksi, sangat ditentukan oleh pengelolaan kontrak yang baik, sebab kontrak merupakan fondasi hukum untuk interaksi antara pengguna jasa dan penyedia jasa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan kontrak pengadaan barang/jasa pemerintah berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018, mengidentifikasi permasalahan yang sering terjadi dalam implementasinya, serta merumuskan strategi untuk mengoptimalkan pengelolaan kontrak agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu dengan mengkaji berbagai literatur, peraturan perundang-undangan, buku teks, dan jurnal ilmiah yang relevan dengan pengelolaan kontrak pengadaan barang/jasa pemerintah. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang dianalisis secara sistematis untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai permasalahan dan solusi yang dapat diterapkan.

    Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pengelolaan kontrak pengadaan barang/jasa pemerintah masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterlambatan pelaksanaan pekerjaan, perubahan lingkup pekerjaan, serta lemahnya pengawasan dan koordinasi antar pihak. Optimalisasi pengelolaan kontrak dapat dilakukan melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penerapan manajemen risiko sejak tahap perencanaan, penguatan sistem monitoring dan evaluasi, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam proses pengadaan. Dengan penerapan strategi tersebut, diharapkan pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel sesuai dengan prinsip yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018.

  103. SISTEM BATERAI CHARGER OTOMATIS UNTUK SISTEM MONITORING BERBASIS ESP32

    Sistem baterai charger otomatis merupakan rangkaian elektronik yang dirancang untuk mengisi baterai secara otomatis sekaligus mencegah overcharging dan overdischarging yang dapat merusak sel baterai dan menurunkan umur pakainya. Penelitian ini bertujuan merancang, merealisasikan, dan mengevaluasi kinerja sistem baterai charger otomatis yang dapat menjaga kontinuitas daya pada sistem monitoring berbasis ESP32 agar beroperasi secara berkesinambungan. Sistem menggunakan baterai Lithium-Ion 18650 sebagai sumber daya utama yang dilengkapi Battery Management System (BMS) untuk perlindungan sel baterai dari kondisi overcharge, overdischarge, dan ketidakseimbangan muatan antar sel. Pengendalian pengisian dan pemutusan beban dilakukan oleh modul XH-M602 berdasarkan batas tegangan 11,5 V sebagai batas bawah dan 12,4 V sebagai batas atas. Tegangan keluaran baterai diatur oleh modul step-down LM2596 agar sesuai kebutuhan sistem monitoring sebesar 5 VDC. Sistem ini dirancang agar bekerja otomatis, aman, dan andal tanpa intervensi manual. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem bekerja stabil pada skenario discharge maupun charging. Selama discharge, baterai menyuplai daya secara konsisten dengan penurunan tegangan bertahap, menandakan kondisi baterai sehat. Pada proses charging, arus pengisian awal tinggi kemudian menurun bertahap sesuai metode constant voltage (CV), sehingga proses pengisian berlangsung optimal dan aman bagi baterai. Sistem ini dapat menjadi solusi andal untuk menjaga kontinuitas suplai daya pada sistem elektronik berbasis mikrokontroler dan dapat diterapkan pada berbagai perangkat IoT atau sistem monitoring yang memerlukan daya cadangan.

     

  104. IMPLEMENTASI DATABASE MYSQL PADA SISTEM INFORMASI PENJUALAN BERBASIS WEB UNTUK PENINGKATAN OPERASIONAL USAHA GROSIR

    Sales operations, particularly at the wholesale scale, require concise and accurate data management to reduce the risks of inefficiency and manual errors. The majority of Small and Medium Enterprises (SMEs) still rely on manual systems such as calculators and notepads, which are considered ineffective, time-consuming, and prone to causing discrepancies between recorded stock and actual physical inventory in the warehouse. This research focuses on the design and implementation of a web-based sales information system using MySQL as the primary Database Management System (DBMS), aiming to create an innovative and efficient solution. The applied system development methodology includes the Waterfall model, Agile Software Development, and the Dynamic System Development Method (DSDM), with PHP as the main programming language. The implementation of a reliable MySQL database enables the automatic storage of sales reports and inventory data, which is crucial for wholesale operations. The results show that this system successfully addresses previous issues with manual data recording and cashier transactions. Business Process Reengineering (BPR) in transaction management and reporting improved throughput efficiency from 77.78% to 100%. The use of a MySQL database ensures the sustainability of the Inventory Accounting Information System while supporting strategic decision-making by sales management. Furthermore, the system integrates a real-time tracking feature that links stock movement with sales, thereby reducing the risk of lost items and improving inventory accuracy. The web-based implementation allows remote access for SME owners, facilitating multi-location management without geographical constraints. A key challenge in implementing this system includes resistance to change from employees accustomed to manual methods, which can be overcome through intensive training and ongoing technical support. Integration with e-commerce platforms like Shopee and Tokopedia enables online market expansion, increasing wholesale sales volume by up to 40% within the first six months. Risk analysis indicates that the system can reduce losses due to stock errors by 50%, thanks to an automated validation algorithm integrated with warehouse sensors. The utilization of cloud computing to support MySQL ensures data security through end-to-end encryption, thereby minimizing cyber threats such as hacking or leakage of sensitive information. Therefore, this innovation not only strengthens the global competitiveness of SMEs but also promotes sustainable digital transformation as a foundation for inclusive and sustainable local economic growth.

  105. ANALISIS PERANCANGAN KERJA PENGUKURAN TIDAK LANGSUNG DENGAN METODE MOST PADA PEMBUATAN KOPI ESPRESSO

    Dalam dunia industri jasa, efektivitas waktu kerja menjadi faktor penting dalam menunjang produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas kerja dalam proses pembuatan kopi espresso menggunakan metode Maynard Operation Sequence Technique (MOST), sebuah metode pengukuran waktu kerja secara tidak langsung berbasis data waktu gerakan (Predetermined Motion Time System). MOST digunakan untuk menghitung waktu normal dan menentukan waktu standar dalam aktivitas barista, khususnya pada proses manual yang berulang. Penelitian dilakukan di Toko Kopi Haji Wawa, Kecamatan Kramatwatu, dengan fokus pada operator perempuan yang bertugas membuat espresso. Melalui observasi langsung dan pencatatan aktivitas kerja berdasarkan urutan gerakan MOST, diperoleh waktu normal sebesar 3760 TMU atau setara 2,256 menit. Setelah ditambahkan allowance sebesar 15% sesuai standar ILO, diperoleh waktu standar sebesar 2,654 menit untuk menghasilkan satu cangkir espresso. Dengan asumsi jam kerja barista 8 jam per hari, maka potensi output optimal adalah 480 cangkir per hari. Hasil ini menunjukkan bahwa metode MOST efektif untuk menganalisis aktivitas kerja, menetapkan waktu standar yang akurat, serta mendukung peningkatan produktivitas dan efisiensi di sektor jasa minuman. Penelitian ini juga merekomendasikan penataan ulang peralatan kerja dan pelatihan efisiensi gerakan sebagai bentuk continuous improvement.

  106. STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN CAMPURAN KAPUR DAN ABU SEKAM TERHADAP DAYA DUKUNG PADA LOKASI MEDAYU SURABAYA

    Tanah lempung ekspansif di kawasan Medayu, Surabaya menunjukkan daya dukung rendah yang menyebabkan distorsi struktural pada bangunan. Penelitian ini mengkaji efektivitas stabilisasi tanah menggunakan kombinasi kapur dan abu sekam padi terhadap peningkatan daya dukung melalui pengujian California Bearing Ratio (CBR). Metode eksperimental diterapkan dengan variasi campuran abu sekam padi 0%, 15%, 30%, dan 45% dengan kapur tetap 10%. Karakterisasi tanah asli menghasilkan batas cair 86%, batas plastis 65,77%, indeks plastisitas 20,23%, dan nilai CBR 0,05%. Hasil pengujian menunjukkan komposisi optimum tercapai pada campuran 30% abu sekam padi dengan 10% kapur, menghasilkan peningkatan nilai CBR hingga 67,47% pada penetrasi 0,1 inci dan 74,93% pada penetrasi 0,2 inci. Peningkatan daya dukung terjadi melalui reaksi pozzolanik antara silika amorf abu sekam dengan kalsium hidroksida membentuk kalsium silikat hidrat yang bersifat cementitious. Campuran 45% abu sekam menurunkan efektivitas stabilisasi menjadi 26,24% dan 33,97% akibat ketidakseimbangan stoikiometrik. Penelitian memvalidasi pemanfaatan limbah agroindustri sebagai material stabilisasi berkelanjutan untuk perbaikan tanah ekspansif pada konstruksi infrastruktur.

     

  107. PENGEMBANGAN STRATEGI MANAGEMENT PROYEK KONSEP GREEN BUILDING PADA PEMBANGUNAN ASRAMA MAHASISWA DI DAGO BANDUNG JAWA BARAT

    Green building[1] atau bangunan hijau adalah konsep pembangunan yang memperhatikan efisiensi energi, air, material, serta kenyamanan dan kesehatan penghuninya. Tujuan utamanya adalah meminimalkan dampak lingkungan dan meningkatkan keberlanjutan. Terutama yang ditekankan ada beberapa hal antara lain Pertama efisiensi energi dan air, Kedua kualitas udara dalam ruang, Ketiga reduksi emisi dan limbah, Ke empat Penggunaan sumber daya terbarukan. Terakhir adaptasi iklim dan konservasi lingkungan

     

  108. PERANCANGAN ALAT EKSTRAKSI ASAP PEMBAKARAN SAMPAH PLASTIK MENJADI BBM UNTUK WILAYAH PEDESAAN

              Plastic is one of the most widely used materials in everyday life, due to its light, strong, and cheap nature. However, these properties also cause plastic to become one of the largest contributors of waste that is difficult to decompose naturally in the environment. Every year, millions of tons of plastic waste are produced and pose a serious threat to the ecosystem, especially if not managed properly. Burning plastic waste is often considered a quick solution to reduce waste volume, but this method produces smoke containing hazardous substances, such as dioxins and furans, which can pollute the air and endanger human health. On the other hand, plastic has a high hydrocarbon content, which can actually be used to produce fuel oil (BBM) through a certain process. By using the right technology, smoke from burning plastic can be extracted to obtain hydrocarbon compounds that can be condensed into liquid fuel. This innovation not only helps reduce the negative impacts of burning plastic, but also provides a potential alternative energy solution. This report explains in detail the design process of a tool designed to extract smoke from burning plastic waste into fuel,

              Plastik merupakan salah satu bahan yang paling banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, karena sifatnya yang ringan, kuat, dan murah. Namun, sifat ini juga menyebabkan plastik menjadi salah satu penyumbang terbesar limbah yang sulit terurai secara alami di lingkungan. Setiap tahun, jutaan ton sampah plastik dihasilkan dan menjadi ancaman serius bagi ekosistem, terutama jika tidak dikelola dengan baik. Pembakaran sampah plastik sering dianggap sebagai solusi cepat untuk mengurangi volume limbah, tetapi metode ini menghasilkan asap yang mengandung zat-zat berbahaya, seperti dioksin dan furan, yang dapat mencemari udara dan membahayakan kesehatan manusia. Di sisi lain, plastik memiliki kandungan hidrokarbon yang tinggi, yang sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan bahan bakar minyak (BBM) melalui proses tertentu. Dengan menggunakan teknologi yang tepat, asap dari pembakaran plastik dapat diekstraksi untuk mendapatkan senyawa hidrokarbon yang dapat dikondensasi menjadi BBM cair. Inovasi ini tidak hanya membantu mengurangi dampak negatif dari pembakaran plastik, tetapi juga memberikan solusi energi alternatif yang potensial. Artikel ini menjelaskan secara rinci proses perancangan alat yang dirancang untuk mengekstraksi asap pembakaran sampah plastik menjadi BBM

  109. RANCANG BANGUN ROBOT HEXAPOD DENGAN MEKANISME GRIPPER

              This study discusses the design and implementation of a hexapod robot with a gripper as a prototype for the Indonesian SAR Robot Contest (KRSRI). The hexapod robot was designed with six legs controlled using inverse kinematics and a tripod gait movement pattern to maintain stability. A gripper was integrated as a manipulator to move objects according to competition criteria. The robot frame was manufactured using 3D printing PETG and carbon-fiber filled materials for lightweight and high stiffness. The control system utilized a Raspberry Pi 4B, two PWM PCA9685 modules, and 22 MG996R servo motors (18 for legs, 4 for gripper). Test results showed that the robot could walk stably for 1 m in an average of 11 seconds (~0.9 m/s) and successfully moved cylindrical objects with a diameter of 36 mm weighing ≤ 50 g. The operation duration reached approximately 30 minutes with an 11.1 V/2200 mAh battery. This research contributes to the development of rescue robots in difficult terrains and serves as a foundation for further autonomous navigation development.

    Penelitian ini membahas perancangan dan implementasi robot hexapod dengan gripper sebagai prototipe untuk mendukung cabang lomba Kontes Robot SAR Indonesia (KRSRI). Robot hexapod dirancang dengan enam kaki yang dikendalikan menggunakan inverse kinematics dan pola gerak tripod gait untuk menjaga stabilitas. Gripper digunakan sebagai manipulator untuk memindahkan objek sesuai kriteria lomba. Rangka robot diproduksi dengan 3D printing PETG dan carbon-fiber filled untuk bobot ringan dan kekakuan tinggi. Sistem kontrol berbasis Raspberry Pi 4B dengan modul PWM PCA9685 serta 22 servo MG996R (18 untuk kaki, 4 untuk gripper). Hasil uji menunjukkan robot mampu berjalan stabil sejauh 1 m dengan rata-rata waktu 11 detik (~0,9 m/s) dan berhasil memindahkan objek silinder berdiameter 36 mm dengan beban ≤ 50 g. Durasi operasi mencapai ±30 menit dengan baterai 11,1 V/2200 mAh. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan robot penyelamatan di medan sulit dan menjadi dasar pengembangan menuju navigasi otonom

  110. PERAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM MENGELOLA DAN MENGANALISIS PENDAPATAN DARI PLATFORM GRABFOOD STUDI KASUS PADA UMKM FIRE CHICKEN

    Perkembangan platform digital seperti GrabFood memberikan peluang bagi UMKM kuliner untuk meningkatkan pendapatan, namun sekaligus menimbulkan tantangan dalam pengelolaan dan analisis pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dalam mengelola dan menganalisis pendapatan yang bersumber dari platform GrabFood pada UMKM Fire Chicken. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodologi studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, analisis data, dan analisis kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIA pada UMKM Fire Chicken masih bersifat sederhana, namun telah berperan penting dalam memisahkan pencatatan pendapatan antara penjualan langsung dan penjualan melalui GrabFood, membantu proses rekonsiliasi laporan transaksi, serta mendukung pengelolaan arus kas. Informasi yang dihasilkan juga dimanfaatkan dalam pengambilan keputusan usaha, seperti penentuan harga, pengelolaan persediaan, promosi, dan analisis profitabilitas menu. Meskipun demikian, terdapat kendala berupa keterbatasan waktu, pemahaman akuntansi, dan kompleksitas data transaksi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Sistem Informasi Akuntansi memiliki peran strategis dalam pengelolaan dan analisis pendapatan UMKM berbasis platform digital, sehingga perlu dikembangkan secara lebih terstruktur dan mudah digunakan.

  111. PENERAPAN METODE FUZZY CLUSTERING MEANS DAN FUZZY TAHANI PADA SISTEM INFORMASI HEWAN TERNAK SAPI BERKUALITAS BERBASIS WEBSITE

    Pengelompokan sapi berkualitas merupakan aspek penting dalam mendukung pengambilan keputusan di Dinas Peternakan Kabupaten Bireuen. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi berbasis Website yang mampu mengelompokkan sapi potong berkualitas menggunakan metode Fuzzy Clustering Means (FCM) dan Fuzzy Tahani. Data karakteristik sapi yang dikumpulkan meliputi 12 variabel, yaitu jenis sapi, umur, jenis kelamin, bobot, kondisi mulut, kepala, leher, punggung, ekor, kaki, gigi, dan mata. Data kemudian diproses dengan metode Fuzzy C-Means untuk mengelompokkan sapi ke dalam dua cluster karakteristik tertentu. Sementara itu, metode Fuzzy Tahani digunakan untuk pengambilan keputusan berbasis query fuzzy, yang memungkinkan pencarian data sapi sesuai kriteria yang diinginkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Fuzzy Clustering Means (FCM) menghasilkan dua cluster utama, yaitu "Berkualitas" dan “Tidak Berkualitas”. Proses iterasi dilakukan hingga iterasi ke-14 dengan nilai error sebesar 0,001. Dari 20 data uji, terdapat 13 sapi berkualitas dan 7 sapi tidak berkualitas. Sapi berkualitas didominasi oleh jenis Aceh, Simental, dan Bali X. Pada metode Fuzzy Tahani, hasil query menunjukkan sapi jenis Aceh dengan kriteria usia dewasa dan bobot sedang memiliki nilai inferensi tertinggi, Hasil ini menunjukkan bahwa sapi Aceh pada baris 12 memiliki kriteria kualitas yang lebih baik dibandingkan sapi lainnya.

  112. MANAJEMEN PROYEK PENGEMBANGAN SISTEM ABSENSI KARYAWAN DIGITAL BERBASIS WEB MENGGUNAKAN PENDEKATAN PMBOK

    Pengelolaan proyek yang tidak terstruktur sering menjadi penyebab utama keterlambatan, pembengkakan biaya, dan kegagalan proyek pengembangan sistem absensi karyawan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan konsep Project Management berdasarkan standar Project Management Body of Knowledge (PMBOK) dalam proyek pengembangan Sistem Absensi Karyawan Digital berbasis web. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan studi kasus pada proyek pengembangan sistem informasi berbasis web. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Work Breakdown Structure (WBS), penjadwalan proyek, serta perencanaan biaya mampu meningkatkan keterkendalian proyek dan kejelasan pembagian tugas. Dengan perencanaan yang sistematis, proyek dapat diselesaikan sesuai ruang lingkup, waktu, dan anggaran yang telah ditetapkan.

  113. TINJAUAN LITERATUR: PERKEMBANGAN INTERNET DARI ARPANET HINGGA WEB 2.0

    Internet adalah salah satu inovasi teknologi paling besar dalam sejarah perkembangan peradaban manusia modern. Pertumbuhan dan perkembangan internet tidak terjadi dalam waktu singkat, melainkan melalui proses bertahap yang mencakup berbagai aspek seperti teknologi, sosial, ekonomi, dan budaya. Artikel ini bertujuan untuk melakukan tinjauan secara menyeluruh mengenai perkembangan internet sejak munculnya jaringan awal ARPANET hingga pergeseran menuju era Web 2.0 yang lebih menekankan peran serta kolaborasi dari pengguna. Metode yang digunakan adalah metode studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber seperti jurnal ilmiah nasional dan internasional, buku akademik, serta publikasi penelitian lainnya yang diterbitkan sejak tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan internet tidak hanya dipengaruhi oleh kemajuan teknologi jaringan dan protokol komunikasi, tetapi juga oleh perubahan kebutuhan sosial dan cara manusia berinteraksi. Perpindahan ke era Web 2.0 telah mengubah pola penggunaan internet dari media penyampaian informasi satu arah menjadi ruang interaksi dua arah yang lebih bernuansa partisipatif. Artikel ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai sejarah dan perkembangan internet, serta dampaknya terhadap kemajuan teknologi informasi di masa depan.

  114. KAJIAN LITERATUR TENTANG SINERGI SAINS, TEKNOLOGI, DAN SISTEM INFORMASI DALAM ERA TRANSFORMASI DIGITAL

    Transformasi digital adalah fenomena yang terjadi secara global, mengubah cara individu, organisasi, dan masyarakat menciptakan nilai, mengelola informasi, serta mengambil keputusan. Proses ini tidak hanya dipengaruhi oleh kemajuan teknologi digital, tetapi juga didukung oleh perkembangan sains sebagai dasar pengetahuan serta sistem informasi yang berfungsi menggabungkan data dan teknologi. Artikel ini bertujuan untuk mempelajari secara menyeluruh bagaimana sains, teknologi, dan sistem informasi bekerja sama dalam mendukung transformasi digital melalui pendekatan studi literatur. Penelitian ini menganalisis 27 artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional terpercaya, dengan rentang waktu publikasi 2020 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ketiga elemen tersebut mampu meningkatkan efisiensi dalam operasional, kualitas pengambilan keputusan, serta mendorong inovasi yang berkelanjutan di berbagai sektor. Namun, terdapat beberapa tantangan utama yang ditemukan, seperti keterbatasan kemampuan sumber daya manusia, risiko keamanan dan privasi data, serta ketimpangan akses terhadap infrastruktur digital. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang strategis dan terpadu agar sinergi antara sains, teknologi, dan sistem informasi dapat diterapkan secara efektif dan berkelanjutan dalam mendukung transformasi digital.

  115. ANALISIS KUALITATIF PERMASALAHAN YANG DIALAMI PENGGUNA JARINGAN INTERNET DI PERUSAHAAN X

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan yang dialami pengguna jaringan internet di Perusahaan X menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengguna jaringan LAN dan Wi-Fi di lingkungan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama meliputi koneksi tidak stabil, kecepatan internet yang fluktuatif, serta kurangnya respon teknis yang cepat terhadap gangguan jaringan. Temuan ini memberikan gambaran mendalam mengenai pengalaman pengguna dan dapat menjadi dasar perbaikan layanan jaringan di perusahaan.

  116. EFEKTIVITAS WATERPROOFING JENIS COATING PADA LANTAI TOILET DAN DAK ATAP TERHADAP KEBOCORAN AIR

    Kebocoran air merupakan permasalahan yang sering terjadi pada bangunan gedung, khususnya pada area yang memiliki intensitas kontak air tinggi seperti lantai toilet dan dak atap. Kebocoran yang tidak ditangani dengan baik dapat menurunkan kenyamanan pengguna, merusak elemen bangunan, serta meningkatkan biaya perawatan. Salah satu upaya yang umum dilakukan untuk mencegah kebocoran adalah penerapan waterproofing jenis coating pada permukaan beton.

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas waterproofing jenis coating sebagai upaya pencegahan kebocoran air pada lantai toilet dan dak atap. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif sederhana. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis data dilakukan dengan membandingkan kondisi kebocoran sebelum dan sesudah penerapan waterproofing jenis coating berdasarkan indikator rembesan air, noda lembap, dan kondisi lapisan pelindung.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan waterproofing jenis coating mampu mengurangi terjadinya kebocoran air pada lantai toilet dan dak atap. Setelah penerapan waterproofing, tidak ditemukan rembesan air yang signifikan serta kondisi permukaan beton menunjukkan peningkatan kekedapan. Dengan demikian, waterproofing jenis coating dapat dinyatakan efektif sebagai salah satu metode pencegahan kebocoran pada lantai toilet dan dak atap, dengan catatan bahwa pelaksanaan dilakukan sesuai prosedur dan kondisi permukaan beton dipersiapkan dengan baik.

  117. SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF UMKM BERBASIS WEB DAN DATA KUNJUNGAN

    Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mulai menggunakan data digital untuk membuat keputusan karena kemajuan teknologi informasi. Namun, keterbatasan dalam analisis data seringkali menyebabkan informasi yang tersedia belum digunakan secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan Sistem Informasi Eksekutif (SIE) berbasis web pada UMKM Arara Art. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian ini akan menggunakan informasi yang dikumpulkan dari kunjungan pengguna ke website untuk membantu mereka membuat keputusan. Sistem bertujuan untuk menyajikan informasi secara visual, ringkas, dan teragregasi melalui dashboard eksekutif. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu menampilkan informasi utama seperti jumlah pengunjung, distribusi pengunjung berdasarkan negara, aktivitas harian, dan detail kunjungan melalui fitur drill-down. Ini membantu pemilik UMKM memahami perilaku pengunjung dan membantu mereka membuat keputusan yang lebih baik dengan data.

  118. Sistem Pemantauan Kualitas Air Kolam Ikan Nila Berbasis Internet Of Things(Iot) Menggunakan Teknologi Nodemcu Esp32

    Kualitas air merupakan faktor krusial dalam keberhasilan budidaya ikan nila. Parameter seperti pH, suhu, Total Dissolved Solids (TDS), dan kekeruhan perlu dipantau secara berkala untuk memastikan kondisi optimal kolam. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan NodeMCU ESP32. Sistem dirancang untuk memantau parameter kualitas air secara real-time dan menampilkannya melalui LCD serta website. Sensor yang digunakan meliputi DS18B20 (suhu), sensor pH, sensor TDS, dan sensor turbidity. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan data akurat dan stabil, dengan suhu berkisar 27,4°C–29,2°C, pH 7,2–7,5, TDS 320–349 ppm, dan kekeruhan 11– 15 NTU. Sistem ini terbukti meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemantauan kualitas air, memudahkan pembudidaya dalam pengambilan keputusan, serta mendukung produktivitas budidaya ikan nila.

  119. PENERAPAN NORMALISASI DAN DENORMALISASI UNTUK OPTIMASI PERFORMA DATABASE

    In relational database systems, normalization plays a major role in reducing duplicate data while ensuring information remains consistent. Yet, databases designned with full normalization often require multiple join processes when running queries, which can slow down performance. On the other hand, denormalization intentionally keeps certain repeated data to speed up access, especially in systems that rely heavily on reading operations. This research exam ines how both database design approaches-normalized in 3NF and denormalized structures-perform under similiar conditions. Two database schemas that share the same logical design but differ in physical implementation were tested using synthetic datasets on a current Database Manajemen System (DBMS). The evaluation focused on execution time, logical data reads, and storage requirements. From this study, practical insights are expected to help determine which database design strategy is more suitable depending on the characteristics of the workload and operational usage.

  120. ANALISIS BASIS DATA SISTEM PENCATATAN KEHADIRANMAHASISWA BERBASIS MySQL

    Student attendance recording system is an essential component in higher education academic management. This study aims to analyze the implementation of MySQL database in web-based student attendance recording system. The research method uses descriptive analysis with qualitative and quantitative approaches to database structure, normalization, and query performance. The analysis results show that database structure with normalization up to third normal form (3NF) can reduce data redundancy by 65% and improve storage efficiency. The use of proper table relations produces data integrity with error rates below 2%. SELECT query performance for displaying attendance data shows an average execution time of 0.23 seconds for 1000 records. Implementation of indexes on primary key and foreign key columns increases data search speed by up to 40%. The conclusion of this study is that a well-designed MySQL database structure can support an efficient, accurate, and scalable attendance recording system for implementation in higher education institutions.

  121. IMPLEMENTASI ALGORITMA DECISION TREE C4.5 UNTUK PREDIKSI KELULUSAN MAHASISWA: STUDI EKSPERIMENTAL

    Timely graduation is an important indicator of higher education management success. This study aims to implement and evaluate the Decision Tree C4.5 algorithm for predicting student graduation based on academic data. The research employs a quantitative approach with an experimental method using a secondary dataset from Kaggle platform consisting of 51 student records. The variables include Grade Point Average (GPA), attendance percentage, final exam scores, academic activities, and organizational involvement. Implementation was conducted using Python with scikit-learn library. Results show that the Decision Tree C4.5 model achieves 96% accuracy with GPA as the most dominant factor. This study demonstrates the feasibility of C4.5 algorithm for graduation prediction and can serve as a baseline for implementation with real institutional data. 

    Kelulusan tepat waktu merupakan indikator penting keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan dan mengevaluasi algoritma Decision Tree C4.5 untuk prediksi kelulusan mahasiswa berbasis data akademik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimental menggunakan data sekunder dari platform Kaggle yang terdiri dari 51 records mahasiswa. Variabel yang digunakan meliputi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), persentase kehadiran, nilai ujian akhir, aktivitas akademik, dan keterlibatan organisasi. Implementasi dilakukan menggunakan Python dengan library scikit-learn. Hasil penelitian menunjukkan model Decision Tree C4.5 mencapai akurasi 96% dengan IPK sebagai faktor paling dominan. Penelitian ini mendemonstrasikan kelayakan algoritma  C4.5 untuk prediksi kelulusan dan dapat menjadi acuan untuk implementasi pada data institusi nyata.  

  122. ANALISIS CARA KERJA MASING-MASING UNIT SISTEM PENERANGAN PADA KENDARAAN RINGAN

              This abstract presents an analysis of the use of lighting system simulators in light vehicles. This simulator is designed to provide an in-depth understanding of the operation and function of various vehicle lighting components, including head lights, reversing lights, fog lights, license plate lights, and turn signal lights. Through the simulator, users can learn how each unit works in detail without the risk of damaging actual components. This simulator provides practical exercises that assist in the identification and repair of lighting system problems. The analysis results show that the use of a lighting system simulator improves users' technical understanding, promotes safe driving practices, and ensures compliance with applicable traffic regulations. This conclusion emphasizes the important role of simulators as an effective educational tool in the automotive field, with a significant contribution to improving road safety

     Abstrak ini menyajikan analisis tentang penggunaan simulator sistem penerangan pada kendaraan ringan. Simulator ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai operasi dan fungsi berbagai komponen penerangan kendaraan, termasuk lampu kepala, lampu mundur, lampu kabut, lampu plat nomor, dan lampu tanda belok. Melalui simulator, pengguna dapat mempelajari cara kerja masing-masing unit secara rinci tanpa risiko merusak komponen sebenarnya. Simulator ini menyediakan latihan praktis yang membantu dalam identifikasi dan perbaikan masalah sistem penerangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan simulator sistem penerangan meningkatkan pemahaman teknis pengguna, mempromosikan praktik keselamatan berkendara, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi lalu lintas yang berlaku. Kesimpulan ini menekankan peran penting simulator sebagai alat edukasi yang efektif dalam bidang otomotif, dengan kontribusi signifikan terhadap peningkatan keselamatan jalan raya.

  123. SAINS MODERN SEBAGAI REVOLUSI ILMIAH

    Sains modern sering dianggap sebagai hasil perkembangan peradaban Barat, namun akar historis dan epistemologisnya menunjukkan keterkaitan erat dengan tradisi ilmiah Islam. Artikel ini membahas bagaimana sains modern dapat dipahami sebagai bentuk revolusi Islam, khususnya melalui kontribusi para ilmuwan Muslim dalam membangun metode ilmiah, etos rasionalitas, serta integrasi antara wahyu dan akal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka yang melibatkan literatur sejarah sains, filsafat Islam, dan kajian peradaban. Analisis dilakukan melalui proses kategorisasi, interpretasi historis, dan komparasi antara paradigma ilmiah Islam dan perkembangan sains modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ilmiah Islam tidak hanya menjadi fondasi metodologis bagi revolusi ilmiah di Eropa, tetapi juga membawa konsep penting seperti observasi empiris, eksperimentasi, dan penghormatan terhadap hukum alam sebagai manifestasi kekuasaan Tuhan. Dengan demikian, sains modern dapat dipandang sebagai kelanjutan dari revolusi intelektual yang telah dimulai dunia Islam, sekaligus menjadi jembatan dialog antara pengetahuan kontemporer dan nilai-nilai keislaman. Temuan ini menegaskan pentingnya rekonstruksi sejarah sains yang lebih adil serta revitalisasi semangat ilmiah Islam untuk menjawab tantangan modern.

  124. PERENCANAAN SISTEM PENGELOLAAN AIR LIMBAH INDUSTRI TEKSTIL MENGGUNAKAN PENDEKATAN DESAIN KONSEPTUAL DAN SIMULASI PERHITUNGAN

    Industri tekstil merupakan salah satu sektor industri yang menghasilkan air limbah dengan kandungan bahan organik dan zat pencemar yang cukup tinggi, sehingga memerlukan perencanaan sistem pengolahan yang tepat agar memenuhi baku mutu lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun perencanaan sistem pengolahan air limbah industri tekstil menggunakan pendekatan desain konseptual dan simulasi perhitungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur dan analisis dokumen terhadap jurnal ilmiah, standar perencanaan, serta peraturan terkait pengolahan air limbah industri. Analisis dilakukan dengan menyusun skema sistem pengolahan air limbah dan melakukan simulasi perhitungan dimensi unit pengolahan berdasarkan parameter desain yang direkomendasikan dalam literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengolahan air limbah industri tekstil secara konseptual dapat direncanakan melalui beberapa tahapan pengolahan, meliputi prapengolahan, pengolahan primer, dan pengolahan sekunder, dengan dimensi unit yang disesuaikan terhadap debit dan karakteristik limbah. Perencanaan yang disusun secara teoritis ini dapat dijadikan sebagai acuan awal dalam perencanaan instalasi pengolahan air limbah industri tekstil sebelum dilakukan analisis teknis lanjutan dan validasi lapangan.

  125. Evaluasi Tata Kelola dan Manajemen Sistem Informasi pada Perum WNRA Sumatera Selatan dan Bangka Belitung Berdasarkan COBIT 2019

    The development of information technology requires public sector organizations to have effective information technology governance that is aligned with business objectives. Perum BULOG, as a State-Owned Enterprise engaged in food logistics, utilizes information systems to support operational processes and public services. This study aims to evaluate the information system governance at Perum BULOG's South Sumatra and Bangka Belitung Regional Offices using the COBIT 2019 framework. The method used is a qualitative approach with interview, observation, and documentation study techniques. The audit results indicate that the IT governance process has been implemented, but there are still weaknesses in the aspects of policy documentation, risk management, and IT performance evaluation. Therefore, continuous improvement is needed so that the information system can support the achievement of organizational goals optimally.

  126. ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN INDEX TERHADAP KINERJA QUERY PADA DATABASE MYSQL

    To manage large data volumes and high query frequency, modern information systems require fast and effective database performance. One popular optimization method is implementing indexes in databases to improve query performance. This study aims to assess how the use of indexes affects query performance in MySQL. The research includes a literature review and experimental methods. Tests compare the execution time of various query types such as SELECT queries with a WHERE clause, JOIN queries between tables, and ORDER BY queries in indexed and unindexed conditions. The findings indicate that the use of indexes can significantly reduce query execution time, with performance improvements exceeding 90% in all test scenarios. By minimizing full table scans, indexes help speed up data search, integration, and sorting processes. To improve the speed and efficiency of MySQL databases, especially in systems with large data sets and workloads, it is highly recommended to use appropriate indexes on columns frequently used in WHERE, JOIN, and ORDER BY clauses.

  127. MEDAN ART & CREATIVE CENTER WITH ARCHITECTURAL ART – DECORATIVE APPROACH

    Community Center merupakan tempat berkumpulnya individu dan masyarakat untuk melakukan kegiatan yang positif. Community center berperan penting dalam membangun kohesi sosial dan memberdayakan masyarakat setempat. Remaja dan masyarakat memerlukan pembinaan yang tepat agar dapat mengembangkan daya cipta yang alamiah sehingga dapat meningkatkan potensi dan kemampuannya secara maksimal, yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Art and creative center diperlukan untuk mewadahi kegiatan berkesenian dan menyalurkan kreativitas individu dan masyarakat yang sudah ada, agar dapat berfungsi sebagai fasilitas publik yang fungsional untuk menciptakan ruang-ruang baru. Arts and creative center tidak hanya menyediakan sarana untuk mewadahi kegiatan, tetapi juga dapat mengembangkan beberapa bidang industri kreatif di Medan. Implementasi gedung Medan Art & Creative bertemakan Seni Dekoratif ini dapat terwujud berkat adanya hasil penelitian metode deskriptif, studi banding tema dan bangunan terkait, serta penerapan ornamen, nilai, dan bentuk dekoratif dari arsitektur Seni Dekoratif yang diterapkan pada bangunan secara teoritis. Dengan penerapan Arsitektur Dekoratif Seni, diharapkan gedung Pusat Seni dan Kreatif dibangun dengan gaya yang tidak menganut campuran gaya arsitektur yang hanya terfokus pada beberapa sisi, sehingga menghasilkan bangunan yang identik dengan seni dan kreativitas.

  128. EFEKTIVITAS MAC ADDRESS FILTERING SEBAGAI SISTEM KEAMANAN TRANSFER DATA PADA JARINGAN WIRELESS

    Wireless networks are highly vulnerable to security threats, particularly unauthorized access. PT Borneo Cakrawala Media currently relies on the WPA2-PSK security mechanism, which has certain limitations. This study aims to implement MAC Address Filtering as an additional security mechanism for a wireless network. The research methodology includes the design, configuration, and testing of MAC Address Filtering using a Mikrotik RB750GR3 router and a Ruijie RG-720L access point. The tests were conducted on registered and unregistered device access, device addition and removal, false positive and false negative cases, MAC Address Spoofing handling, and network performance evaluation using Quality of Service (QoS) parameters based on the TIPHON standard. The results indicate that MAC Address Filtering is capable of accurately verifying registered devices and rejecting unauthorized devices, managing MAC Address addition and removal, and handling false positive and false negative cases with a 100% success rate without significantly degrading network performance. Furthermore, the MAC Address Spoofing tests demonstrate that the system can distinguish devices even when identical or similar MAC Addresses are used. It can be concluded that MAC Address Filtering is effective as an additional security mechanism for protecting wireless networks.

    Keywords: Network Security, Wireless Network, MAC Address Filtering, MAC Address spoofing, Quality of Service.

     

     Abstrak

    Jaringan wireless memiliki risiko keamanan yang tinggi terhadap akses tidak sah. PT Borneo Cakrawala Media masih menggunakan sistem keamanan WPA2-PSK yang memiliki keterbatasan. Penelitian ini bertujuan menerapkan MAC Address Filtering sebagai sistem keamanan tambahan pada jaringan wireless. Metode penelitian meliputi perancangan, konfigurasi, dan pengujian MAC Address Filtering menggunakan router Mikrotik RB750GR3 dan access point Ruijie RG-720L. Pengujian dilakukan terhadap akses perangkat terdaftar/tidak terdaftar,penambahan dan penghapusan perangkat, kasus false positive dan negative, penanganan MAC Address Spoofing, serta evaluasi performansi jaringan menggunakan parameter Quality of Service (QoS) berdasarkan standar TIPHON. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MAC Address Filtering mampu memverifikasi perangkat terdaftar atau menolak perangkat tidak sah, penambahan atau penghapusan MAC Address, kasus false positive dan negative dengan tingkat keberhasilan 100% tanpa menurunkan performansi jaringan secara signifikan dan juga hasil dari pengujian MAC Address Spoofing mampu membedakan perangkat walaupun MAC Addressnya sama atau mirip. Dapat disimpulkan bahwa MAC Address Filtering efektif digunakan sebagai sistem keamanan tambahan untuk melindungi jaringan wireless.

    Kata Kunci: Keamanan Jaringan, Jaringan Wireless, MAC Address Filtering, MAC Address Spoofing, Quality of Service.

  129. BANDWIDTH OPTIMIZATION FOR SENSOR NETWORKS  WIRELESS IN AGRICULTURE WITH PYTHON COMPRESSION IoT-Based

    This research aims to improve the efficiency of data transmission to wireless sensor networks in agriculture by compression using the IoT-based Python programming language. This research provides novelty in the field of Internet of Things (IoT) and Wireless Sensor Networks (WSN) for smart agricultural systems, especially in terms of bandwidth optimization and data compression by proposing a Python-based data compression method. This study uses a soil moisture sensor to measure soil moisture as a source of experimental data, which will collect data for 12 hours within 7 days. This research succeeded in significantly reducing the size of the data transmitted from the field sensor to the data center, without sacrificing the accuracy of the data needed to monitor crop conditions. The results of the comparison of data before and after compression can be seen in the boxplot diagram and bar chart to see the average. From the following research results, it opens up opportunities for optimizing bandwidth usage and reducing operational costs in IoT-based agricultural systems.

     

  130. STUDI EFEKTIVITAS PELAPIS PENOLAK PANAS PADA ATAP METAL DALAM MENURUNKAN SUHU RUANGAN UNTUK MENDUKUNG UPAYA MITIGASI PEMANASAN GLOBAL

    ABSTRACT

    The increase in global air temperature due to climate change has become a serious challenge to thermal comfort in buildings located in tropical regions. One of the most affected materials is metal roofing, particularly galvalume, which has high thermal conductivity and easily absorbs solar radiation, leading to increased indoor temperatures. This condition drives intensive use of air conditioning and consequently raises electricity consumption. This study aims to evaluate the performance of a heat-reflective coating product, Heatgard by Aquaproof, in reducing the surface temperature of metal roofs and its impact on indoor temperature and cooling energy consumption. The research was conducted on a residential building located in Cluster Mutiara Paninggilan, Tangerang City, focusing on a 20 m² second-floor bedroom as the test area. Measurements were carried out for three consecutive days before and three days after applying two coating layers of Heatgard. Data were collected through roof surface temperature measurement using FLIR E6 Pro Thermal Imaging, indoor temperature monitoring with a Data Logger, and air conditioner electricity consumption recorded through a dedicated prepaid meter. The study is expected to demonstrate a roof surface temperature reduction of 10–15°C, a room temperature decrease of 2–4°C, and cooling energy savings of 10–20%. These findings are expected to provide empirical evidence supporting the application of reflective coating technology in tropical buildings as a practical solution to improve energy efficiency and mitigate global warming.

    ABSTRAK

    Peningkatan suhu udara akibat pemanasan global menjadi tantangan serius bagi kenyamanan termal bangunan di wilayah tropis. Salah satu material bangunan yang paling terpengaruh adalah atap metal, khususnya jenis galvalume, yang memiliki konduktivitas panas tinggi sehingga mudah menyerap radiasi matahari dan meningkatkan suhu ruang dalam. Kondisi ini mendorong penggunaan pendingin udara secara intensif dan berdampak pada peningkatan konsumsi energi listrik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja pelapis penolak panas (heat-reflective coating) merek Heatgard by Aquaproof dalam menurunkan suhu permukaan atap metal serta pengaruhnya terhadap suhu ruangan dan konsumsi energi pendinginan. Penelitian dilakukan pada rumah tinggal di Cluster Mutiara Paninggilan, Kota Tangerang, dengan fokus pengukuran pada kamar tidur lantai dua seluas 20 m². Pengukuran dilakukan selama tiga hari sebelum dan tiga hari sesudah aplikasi dua lapis pelapis Heatgard. Data dikumpulkan melalui pengukuran suhu permukaan atap menggunakan FLIR E6 Pro Thermal Imaging, suhu ruangan menggunakan Data Logger, serta konsumsi listrik AC melalui meteran token khusus ruangan. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan penurunan suhu atap sebesar 10–15°C, suhu ruangan sebesar 2–4°C, serta penghematan energi listrik sebesar 10–20%. Temuan ini diharapkan memberikan dasar empiris bagi penerapan teknologi pelapis reflektif pada bangunan tropis sebagai solusi peningkatan efisiensi energi dan mitigasi pemanasan global.

  131. EVOLUSI KONSEP NORMALISASI DALAM MANAJEMEN BASIS DATA

    This research discusses the development of the normalisation concept in database management from the 1970 era to modern period 2023-2025. This evolution is a shift in needs from just storing data efficiently to complex data integrity management. This normalisation was introduced by Edgar F. Codd as a systematic approach to evercome redundancy and unwanted data dependency. Over time, the implementation has changed following the needs of the system and the development of  database technology. The database has several important criteria such as data independence, flexibility of use, scalability, and minimal duplication. This discusses the development of the normalisation concept from the beginning of its appearance to its application in modern systems, as well as how normalisation still plays a role in maintaining the quality and consistency of data in the relational database. The purpose of this normalisation is to eliminate the types of anomalies that can occur in the database (Insertion Anomaly, Deletion Anomaly) so as to increase consistency in simplifying the database maintenance and processing process. The evolution of this normalisation concept is expected to be understood by every system developer, so that they can create an efficient, consistent, and durable data structure.

  132. PEMODELAN TINGKAT KRIMINALITAS DI PROVINSI BANTEN MENGGUNAKAN DISTRIBUSI POISSON DAN BINOMIAL NEGATIF TAHUN 2024

    Kriminalitas merupakan salah satu permasalahan sosial yang kompleks dan masih menjadi tantangan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Banten. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada stabilitas sosial, tetapi juga memengaruhi kondisi ekonomi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kriminalitas di Provinsi Banten dengan menggunakan pendekatan pemodelan statistik berbasis data jumlah kejadian (count data). Variabel yang digunakan meliputi tingkat kemiskinan, kesempatan kerja, kepadatan penduduk, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), harapan lama sekolah, dan indeks pemberdayaan gender. Analisis dilakukan menggunakan model regresi Poisson dan Binomial Negatif berbasis Integrated Nested Laplace Approximation (INLA), serta diperluas dengan model non-parametrik Generalized Additive Model (GAM) untuk menangkap hubungan non-linear antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Binomial Negatif memberikan kecocokan terbaik berdasarkan nilai DIC dan WAIC, yang mengindikasikan adanya overdispersion pada data kriminalitas. Faktor kemiskinan dan pendidikan memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat kriminalitas, sedangkan variabel lain menunjukkan pengaruh yang lebih lemah. Secara umum, daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi dan rata-rata lama sekolah rendah cenderung memiliki angka kriminalitas yang lebih besar. Temuan ini sejalan dengan teori ekonomi perilaku kriminalitas dan penelitian terdahulu, yang menegaskan bahwa kondisi sosial-ekonomi dan pendidikan berperan penting dalam membentuk tingkat kejahatan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan publik berbasis data untuk menekan angka kriminalitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Banten.

  133. TINJAUAN SISTEMATIS MANAJEMEN RANTAI PASOK: INTEGRASI TEKNOLOGI, RISIKO, DAN KEBERLANJUTAN DALAM PERSPEKTIF GLOBAL

    By 2025, managing global supply chains will become more complicated due to fast-paced digital tech adoption, increasing risks across different regions, and growing demands for sustainability from various groups. A significant issue highlighted in research is the lack of a thorough understanding of how technology, risk management, and sustainability work together in global supply chains. Most past research has looked at these aspects separately, leading to disconnected knowledge and a scarcity of unified strategic frameworks. This study intends to thoroughly review and combine existing research on supply chain management, focusing on technology, risk management, and sustainability from a worldwide view up to 2025. The research follows a Systematic Literature Review (SLR) approach, utilizing a structured method for searching and choosing literature. Important peer-reviewed articles were gathered from well-known academic sources like Scopus, Web of Science, and ScienceDirect. The chosen studies underwent thematic analysis to pinpoint research patterns, key topics, and gaps in current research. The results show that digital tech integration is the key theme in supply chain management literature, especially in improving visibility, efficiency, and coordination within global networks. Moreover, supply chain risk management is increasingly seen as a vital skill for tackling global uncertainties, while sustainability has become essential for long-term supply chain strategies. Nevertheless, the findings also indicate a lack of connection between these three areas, emphasizing the need for comprehensive frameworks that aid in creating adaptable, resilient, and sustainable global supply chain management.

  134. PEMETAAN PADA GEDUNG FAKULTAS MATEMATIKA DAN IPA DI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA DENGAN ALAT UKUR TOTAL STATION

    Pemetaan situasi merupakan kegiatan survei yang penting dalam penyediaan data spasial sebagai dasar perencanaan dan pengelolaan infrastruktur. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya mengalami perubahan fisik akibat penambahan gedung dan fasilitas baru, sehingga diperlukan pembaruan peta situasi yang sesuai dengan kondisi aktual di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan peta situasi terbaru Gedung FMIPA Universitas Negeri Surabaya menggunakan alat ukur Total Station. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan penelitian, perencanaan, dan pengembangan. Pengukuran dilakukan secara terestris menggunakan metode poligon tertutup dengan penentuan titik Bench Mark (BM) sebagai titik kontrol. Data yang dikumpulkan meliputi titik poligon, detail situasi, serta koordinat tiga dimensi (X, Y, Z) pada objek-objek lapangan. Data hasil pengukuran diolah menggunakan Microsoft Excel dan divisualisasikan dengan AutoCAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemetaan menggunakan Total Station menghasilkan peta situasi yang akurat dan sesuai dengan kondisi lapangan, sehingga dapat dimanfaatkan untuk perencanaan pembangunan dan pengelolaan fasilitas kampus.

  135. APLIKASI DETEKSI AYAT ALQURAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PENGENALAN SUARA MACHINE LEARNING R-CNN (STUDI KASUS SURAH AN-NABA)

    This research develops a voice-based Quranic verse detection application using an R-CNN machine learning model adapted for audio data. Focusing on Surah An-Naba (40 verses), the system converts audio recordings into visual representations in the form of spectrograms and Mel Frequency Cepstral Coefficients (MFCC), which are then processed using Conv1D and BiLSTM architectures. The dataset includes 40 verses in various sound qualities and intonations. The implementation results show a training accuracy of 85.12%, validation of 51.16%, and testing of 40.86% for Top-1 Prediction. However, Top-3 Accuracy reached 72.09%, indicating that 30 of the 40 verses were successfully recognized in the top three predictions. The system is integrated with a web interface and API to enable audio uploads, automatic tajwid analysis, and verse identification. This research shows that the R-CNN approach adapted to audio data has significant potential to improve the accessibility of the Quran, especially for users with visual or literacy limitations.

  136. SISTEM PENJUALAN BERBASIS WEBSITE

    Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan di dunia bisnis, terutama di bidang pemasaran dan penjualan. Penjualan konvensional secara langsung kini beralih ke penjualan digital melalui media berbasis website. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain dan implementasi sistem penjualan berbasis website sebagai sarana transaksi dan strategi pemasaran digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi literatur dan Teknik observasi pada beberapa UMKM yang mengadopsi website sebagai media penjualan.

  137. ANALISIS POSTUR KERJA PADA DEPARTEMENT PRODUKSI DENGAN METODE NORDIC BODY MAP DAN RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (RULA) DI PT ADI SATRIA ABADI

    Operator di departemen pemotongan PT Adi Satria Abadi, sebuah perusahaan manufaktur sarung tangan golf, terdapat postur tidak ergonomis seperti berdiri dan membungkuk dalam waktu lama, selama pengoperasian mesin press. Pada survei awal menunjukkan bahwa 3 dari 5 operator mengalami nyeri bagian leher. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran, menggabungkan observasi langsung, dokumentasi, dan kuesioner. Nordic Body Map (NBM) digunakan untuk mengidentifikasi keluhan nyeri otot dan tingkat keparahannya di berbagai bagian tubuh. Metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) untuk mengevaluasi postur kerja anggota tubuh bagian atas dan risiko MSD yang terkait. Data dikumpulkan dari 15 operator mesin press, dengan analisis RULA difokuskan pada operator dengan postur paling ekstrem. Hasil NBM menunjukkan keluhan paling umum terjadi di leher atas/bawah, bahu kanan, dan punggung, akibat tugas berulang, monoton, serta postur statis selama 8 jam sehari. Postur berisiko tinggi meliputi sudut lengan atas melebihi 45°, gerakan pergelangan tangan aktif dan berulang, leher menekuk melebihi 60°, serta batang tubuh membungkuk. Meski keluhan subjektif tergolong sedang, analisis postur objektif mengungkap risiko ergonomis signifikan yang memerlukan intervensi segera.

  138. PEMETAAN DENGAN MENGGUNAKAN TOTAL STATION PADA MADRASAH ALIYAH MA’ARIF 7 SUNAN DRAJAT, LAMONGAN

    Madrasah Aliyah Ma'arif 7 Sunan Drajat di Lamongan sedang melakukan pengembangan sarana dan prasarana, yang menyebabkan perubahan pada tata ruang eksisting. Adanya penambahan fasilitas dalam menunjang pembelajaran maka menyebabkan letak tata ruang pada MA Ma’arif 7 menjadi berubah, maka diperlukannya survei pengukuran dan pemetaan situasi serta batas tanah terbaru karena belum adanya peta gedung eksisting di area tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengukuran titik koordinat dan menghasilkan peta situasi dengan menggunakan alat Total Station. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RnD) dengan tiga tahapan utama: Research and Information, Planning, dan Develop Preliminary Form Of Product. Pengukuran dilakukan dengan metode Survei Terestris menggunakan alat ukur Total Station bertipe TopCon GTS-102N dan teknik poligon tertutup. Pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak Topcon Link, Ms. Excel, dan AutoCAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemetaan dan pengukuran menghasilkan total 76 titik koordinat, yang meliputi 1 titik Benchmark (BM) dan 3 titik Foresight (FS). Titik BM ditetapkan menggunakan koordinat lokal dengan nilai X: 5000, Y: 50000, dan Z: 0. Peta situasi yang dihasilkan, digambar menggunakan AutoCAD, mencakup peta batas wilayah, peta gedung sisi Utara, gedung sisi Timur, dan gedung sisi Selatan, Mushola, Kantin, Pos Satpam, Area Mini Zoo, dan Lapangan Siswa. Penelitian ini berfungsi sebagai acuan data akurat untuk pengembangan yayasan yang terstruktur dan berkelanjutan, serta membantu dalam pemanfaatan dan pengelolaan sarana dan prasarana secara optimal di MA Ma'arif 7 Sunan Drajat.

  139. PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP DAMPAK KEGIATAN PERTAMBANGAN

    Kegiatan penggalian pasir merupakan salah satu aktivitaspertambangan yang penting untuk mendukung pembangunan. Namun,aktivitas-aktivitas ini dapat berdampak buruk terhadap lingkungan,masyarakat, dan perekonomian setempat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan dan bagaimana masyarakat mempersepsikan dampak dari kegiatan penggalian pasir di Kampung Nangoh RT 01 RW 09, Kelurahan Bungursari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. Strategi yang digunakan adalah dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengamatan lapangan digunakan untuk mengumpulkan data, dan penyebaran kuesioner tertutup kepada masyarakat di sekitar lokasi penggalian pasir. Metode yang digunakan adalah dengan mengambil sampel kuota responden sebanyak dua puluh kepala rumah tangga. Instrumen penelitian diuji dengan pengujian validitas korelasi momen produk dan uji reliabilitas pada data responden. Hasil uji validitas tersebut menunjukkan enam item pernyataan valid dan satu item tidak valid. Hasil uji reliabilitas tersebut mendapatkan nilai Cronbach’s Alpha 0,57, yang berada di bawah nilai acuan 0,6, sehingga instrumen penelitian belum reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap kegiatan penggalian pasir bervariasi. Persepsi ini dipengaruhi oleh manfaat ekonomi serta Dampak lingkungan dan sosial. Diharapkan supaya penelitian ini ditunjukkan sebagai bahan ajar. terkait dalam mengelola kegiatan penggalian pasir secara berkelanjutan dan ramah lingkungan untuk masyarakat sekitar.

  140. ANALISA EKONOMI PERBANDINGAN KONSTRUKSI  BAJA DAN KONSTRUKSI BETON BERTULANG PADA PROYEK JEMBATAN RANGKA

    Penelitian ini bertujuan menilai efisiensi ekonomi antara konstruksi baja dan beton bertulang pada pembangunan jembatan rangka bentang 40 meter. Analisis dilakukan menggunakan data Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) 2024 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Kajian ini menyoroti empat aspek utama, yaitu biaya material, upah tenaga kerja, durasi pelaksanaan proyek, dan Life Cycle Cost (LCC) dalam periode rencana 30 tahun. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa total biaya awal jembatan baja sebesar Rp 5,78 miliar, sedangkan beton bertulang mencapai Rp 5,12 miliar. Meski biaya awal baja lebih tinggi, waktu konstruksinya 27% lebih singkat, dengan biaya pemeliharaan jangka panjang yang lebih rendah. Analisis LCC menunjukkan total biaya jangka panjang konstruksi baja sebesar Rp 6,05 miliar dan beton bertulang Rp 6,23 miliar. Dengan demikian, baja memiliki keunggulan ekonomis dalam siklus hidup proyek, terutama pada proyek yang menuntut efisiensi waktu dan ketahanan tinggi.

  141. PEMETAAN SITUASI PADA GEDUNG FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA DENGAN ALAT UKUR TOTAL STATION

    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan peta situasi terbaru pada Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya dengan menggunakan alat ukur Total Station. Penelitian ini didasari oleh adanya perubahan wilayah dan pembangunan gedung baru di Fakultas Teknik, yang dirasa harus adanya data spasial terkini sebagai dasar perencanaan dan pengelolaan ruang. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan survei, pengukuran, pengolahan data, dan penyusunan peta. Pengukuran dilakukan menggunakan metode poligon tertutup, dengan penetapan titik Bench Mark menggunakan koordinat lokal. Data hasil pengukuran diolah menggunakan perangkat lunak Topcon Link dan Microsoft Excel, kemudian divisualisasikan dalam bentuk peta melalui AutoCAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemetaan situasi menghasilkan 254 titik koordinat yang menggambarkan tata letak dan posisi bangunan secara akurat. Peta situasi yang dihasilkan dapat digunakan sebagai data pendukung dalam perencanaan infrastruktur dan pengelolaan ruang di Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya.

     

  142. DAMPAK PERTAMBANGAN TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT DI SEKITAR PT. TRIE MUKTY TERLETAK DI JALANPASANGGRAHAN, NO.39RT 18/03, INDIHIANG, KOTA TASIKMALAYA PROVINSI JAWA BARAT

    Kegiatan pertambangan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan penyediaan lapangan kerja. Namun, aktivitas pertambangan juga berpotensi menimbulkan berbagai dampak terhadap kehidupan masyarakat yang bermukim di kawasan sekitar pertambangan menjadi fokus kajian dalam laporan ini. Laporan ini disusun dengan tujuan untuk mengkaji pengaruh aktivitas pertambangan terhadap aspek sosial, ekonomi, serta kondisi lingkungan masyarakat di sekitar area tambang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini mencakup studi kepustakaan, yaitu pengumpulan dan kajian terhadap literatur yang relevan untuk memperoleh landasan teori dan informasi yang mendukung analisis dan pengumpulan data lapangan melalui kegiatan observasi langsung serta penyebaran kuesioner kepada masyarakat setempat.

    Hasil analisis menunjukkan bahwa kegiatan pertambangan memberikan dampak positif berupa peningkatan pendapatan dan kesempatan kerja bagi masyarakat. Di sisi lain, dampak negatif juga ditemukan, antara lain penurunan kualitas lingkungan, gangguan kesehatan, perubahan struktur sosial, serta potensi konflik antara masyarakat dan pihak perusahaan. Oleh sebab itu, diperlukan penerapan pengelolaan kegiatan pertambangan yang bertanggung jawab dan berorientasi pada keberlanjutan agar dampak negatif dapat ditekan seminimal mungkin serta kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah tambang dapat ditingkatkan.

  143. EVALUASI KEMATANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERHADAP KESIAPAN ORGANISASI MENGHADAPI DISRUPSI DIGITAL

    This study aims to evaluate the maturity level of Management Information Systems (MIS) and analyze organizational readiness in facing digital disruption. Digital disruption requires organizations to adapt rapidly through the implementation of integrated, effective, and sustainable information technology. This research employs a quantitative approach, with data collected through questionnaires and structured interviews involving organizational stakeholders. An information system maturity model is applied as an evaluation framework to assess governance, human resources, technological infrastructure, business processes, and organizational culture. The results indicate that the maturity level of the Management Information System is at a developing stage, where the system supports organizational operations but has not yet fully optimized its role in driving digital innovation. Furthermore, organizational readiness to face digital disruption is significantly influenced by top management commitment, digital competencies of human resources, and the alignment between business strategy and information technology strategy. These findings highlight the importance of continuous improvement in information system maturity to enhance organizational adaptability and resilience. This study is expected to provide practical insights for organizations in formulating strategic initiatives to strengthen their management information systems and improve readiness for sustainable digital transformation.

     

    Keywords: management information system; digital maturity; organizational readiness; digital disruption; digital transformation.

  144. RANCANG BANGUN SISTEM ABSENSI DIGITAL MENGGUNAKAN TEKNOLOGI WEB UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PENCATATAN KEHADIRAN WARGA BINAAN SOSIAL DI PANTI SOSIAL BINA REMAJA TARUNA JAYA 2

    Pencatatan kehadiran warga binaan sosial merupakan bagian penting dalam kegiatan administrasi di Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 2. Namun, sistem absensi yang masih dilakukan secara manual menimbulkan berbagai permasalahan, seperti kurang efisiennya waktu pencatatan, tingginya risiko kesalahan pencatatan, serta kesulitan dalam pengelolaan data dan penyusunan laporan kehadiran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem absensi digital berbasis web guna meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan kehadiran warga binaan sosial. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian sistem. Sistem absensi dikembangkan menggunakan teknologi web dengan fitur pengelolaan data warga binaan, pencatatan kehadiran harian, serta pembuatan laporan absensi secara otomatis. Pengujian sistem dilakukan menggunakan pengujian fungsional untuk memastikan seluruh fitur berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem absensi digital berbasis web mampu meningkatkan efisiensi proses pencatatan kehadiran. Proses absensi menjadi lebih cepat, data tersimpan secara terpusat, serta laporan kehadiran dapat dihasilkan secara real-time. Sistem ini diharapkan dapat membantu pihak pengelola panti sosial dalam melakukan monitoring dan evaluasi kehadiran warga binaan sosial secara lebih efektif.

  145. SURVEI PENDAPAT MASYRAKAT TERHADAP KEBERADAAN PERTAMBANGAN DI LINGKUNGAN SEKITARDI PT. XXX KELURAHAN BUNGURSARI, KECAMATAN BUNGURSARI, KOTA TASIKMALAYA, PROVINSI JAWA BARAT

    Survei Opini Masyarakat tentang Keberadaan Pertambangan di Lingkungan ialah penelitian perusahaan kepada masyarakat sekitar perusahaan. Tujuan penelitiannya guna mengetahui pendapat warga setempat mengenai pertambangan di lingkungan sekitar yang dilaksanakan oleh PT. XXX, yakni program penelitian dan program sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan langsung kepada masyarakat mengenai pendapat mereka tentang pertambangan di lingkungan sekitar, baik dampak positif maupun
    negatif. Berdasarkan hasil pengolahan data, pelaksanaan program penelitian di PT. XXX menunjukkan bahwa dari 20 pendapat masyarakat, rata-rata mereka memiliki pendapat negatif di mana keberadaan pertambangan ini sangat mengganggu masyarakat sekitar, terutama dalam hal kebisingan dan polusi udara. Hal ini menunjukkan bahwa program penelitian ini dapat mengetahui pendapat masyarakat sekitar mengenai pertambangan di lingkungan sekitar. Dana untuk program penelitian PT. XXX diambil dari Desember-Januari 2025 dengan total sebesar Rp49.472.000,00. Berdasarkan hasil pengolahan data, tanggapan masyarakat terhadap persepsi masyarakat terhadap PT. Program penelitian XXX termasuk dalam kategori negatif dengan persentase 95%, sikap masyarakat terhadap program penelitian PT. ΧΧΧ. Dapat disimpulkan bahwa respons masyarakat terhadap keberadaan PT. XXX termasuk dalam kategori negatif.

  146. ANALISIS KEPUASAN WARGA TERHADAP KEBERADAAN PENAMBANGAN PASIR DI SEKITAR LINGKUNGAN KELURAHAN BUNGURSAR, KECAMATAN BUNGURSARI, KOTA TASIKMALAYA, PROVINSI JAWA BARAT

    Aktivitas kegiatan penggalian pasir di sekitar kelurahan Bungasari khusnya di lingkungan RW 06 RT 01 dan RT 02 memberikan manfaat ekonomi kepada sebagian warganya namun dapat memicu dampak lingkungan serius khususnya kelangkaan air bersih dan rusaknya jalanan umum yang digunakan untuk lalu lintas masyarakat sekitar. Penelitian kuantitatif korelasi yang dilaksanakan pada Januari 2026 dengan mengambil sample kuota responden sebanyak 20 kepala rumah tangga ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara persepsi dampak tersebut degan dukungan sosial masyarakat. Berdasarkan analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas Cronbach’s Alpha, dan korelasi Pearson Product Moment, Hasil uji validitas tersebut menunjukan 6 item pertayaan valid dan 2 pertayaan tidak valid, diperoleh hasil reliabel (α=0,68). Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi masyarakat terhadap kegiatan penggalian pasir di dominasi dengan hasil yang negatif,persepsi ini dipengaruhi oleh manffat ekonomi namun terdapat sisi negatif yang dirasakan oleh masyarakat terkait dalam mengelola pasca pengalian pasir dan ramah lingkungan untuk masyarakat sekitar

  147. PROCESS CONTROL IN MAJOR CHEMICAL ENGINEERING UNIT OPERATIONS: REACTORS, DISTILLATION COLUMNS, AND HEAT EXCHANGERS

    Process control is fundamental to ensuring safety, efficiency, and product quality in chemical engineering operations. This paper reviews control strategies for three major unit operations reactors, distillation columns, and heat exchangers focusing on their unique dynamic challenges, from nonlinearity and thermal sensitivity in reactors to multivariable interactions in distillation and transport delays in heat exchange. Through a systematic literature review of authoritative journals and textbooks, the analysis highlights the continued dominance of Proportional-Integral-Derivative (PID) control in industrial practice due to its simplicity and reliability. However, advanced strategies such as Model Predictive Control (MPC) are increasingly essential for handling complex, constrained, and interactive processes. The paper also discusses realistic implementation challenges and emerging trends, including digitalization, data-driven modeling, and Industry 4.0 integration, which are shaping the future of intelligent and autonomous process control systems(Tseng et al., 2021).

  148. ANALISIS EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS) DI RSUD TANAH ABANG DENGAN METODE DELONE DAN MCLEAN

    Rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan dituntut untuk memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas, sehingga diperlukan dukungan sistem informasi yang efektif. Rumah Sakit Umum Daerah Tanah Abang menggunakan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) untuk mengintegrasikan proses administrasi dan pelayanan kesehatan secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan SIMRS di RSUD Tanah Abang menggunakan model kesuksesan sistem informasi DeLone dan McLean. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, penggunaan, kepuasan pengguna, dan manfaat sistem. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 71 pegawai sebagai pengguna SIMRS. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4.1.1.1 melalui uji validitas konvergen, uji validitas diskriminan, uji R-Square, uji F-Square, dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pengguna berpengaruh signifikan terhadap manfaat sistem, kualitas layanan berpengaruh terhadap penggunaan, serta penggunaan berpengaruh terhadap kepuasan pengguna, sedangkan variabel lainnya belum menunjukkan pengaruh yang signifikan secara langsung.

  149. ANALISIS AKURASI PANEL SURYA PELACAK MATAHARI OPEN-LOOP BERDASARKAN ALGORITMA POSISI MATAHARI (SPA)

    Fixed solar panels suffer from reduced efficiency due to non-optimal alignment with the sun. This study evaluates the performance of a dual-axis Sun Tracking Solar Panel utilizing the Solar Position Algorithm (SPA) on an open-loop microcontroller platform. Experimental validation was conducted in Bandung, Indonesia, by comparing measured mechanical angles against theoretical SPA references. The results demonstrate high tracking consistency, with average azimuth accuracy exceeding 90% and altitude accuracy ranging between 88%–92%. However, systematic mechanical deviations were identified. The altitude axis exhibited a maximum error of 12.38% (8.62°) near solar noon due to servo torque limitations (identified as the "Early Plateau" phenomenon), while the azimuth axis showed a 9.13% initialization lag. Despite these hardware constraints, the system proved its algorithmic precision, achieving a minimal error of 0.07% during low-load periods, confirming the viability of the proposed tracking logic.

    Panel surya statis sering mengalami penurunan efisiensi karena ketidakselarasan yang optimal dengan matahari. Penelitian ini mengevaluasi kinerja Sun Tracking Solar Panel dua sumbu menggunakan Solar Position Algorithm (SPA) pada platform mikrokontroler open-loop. Validasi eksperimental dilakukan di Bandung, Indonesia, dengan membandingkan sudut mekanis terukur terhadap referensi teoritis SPA. Hasil penelitian menunjukkan konsistensi pelacakan yang tinggi, dengan akurasi rata-rata azimut melebihi 90% dan akurasi elevasi (altitude) berkisar antara 88%–92%. Namun, ditemukan deviasi mekanis sistematis; sumbu elevasi menunjukkan kesalahan maksimum sebesar 12,38% (8,62°) saat tengah hari karena keterbatasan torsi servo (fenomena "Early Plateau"), sementara sumbu azimut menunjukkan jeda inisialisasi sebesar 9,13%. Terlepas dari keterbatasan perangkat keras tersebut, sistem ini membuktikan presisi algoritma dengan kesalahan minimal 0,07% pada periode beban rendah, yang mengonfirmasi kelayakan logika pelacakan yang diusulkan.

  150. ANALISIS EFISIENSI LINI PRODUKSI RENGGINANG MELALUI REDESIGN ALAT PENCETAKAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING (VSM)

    UMKM Rengginang Hidayah mengalami ketidakseimbangan aliran produksi yang menimbulkan pemborosan waktu dan menurunkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pemborosan (waste) serta merancang perbaikan proses menggunakan pendekatan Lean Manufacturing dengan metode Value Stream Mapping (VSM). Analisis dilakukan melalui observasi, pengukuran waktu proses, dan pemetaan Current Value Stream Mapping untuk menggambarkan kondisi aktual. Hasil menunjukkan pemborosan dominan berupa waiting, inventory, dan transportation yang disebabkan oleh lamanya proses pengeringan, perbedaan kapasitas antar stasiun kerja, serta tata letak yang belum optimal. Usulan perbaikan dirancang melalui Future Value Stream Mapping berupa standarisasi pencetakan, perancangan ulang alat cetak, perbaikan tata letak area kerja, dan sinkronisasi proses pencetakan dan pengeringan. Penerapan usulan ini dapat mengurangi aktivitas non–value added dan meningkatkan efisiensi waktu produksi.

  151. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN SANTUNAN KEPADA MASYARAKAT KURANG MAMPU MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING PADA KELURAHAN SERDANG KULON

    Masalah kesejahteraan menjadi persoalan global yang kompleks, yang sering dicirikan oleh berbagai keterbatasan dan kesulitan dalam mencukupi kebutuhan hidup. Untuk mengatasinya, pemerintah memberikan bantuan kepada keluarga yang kurang mampu. Namun, di Kelurahan Serdang Kulon, penyaluran bantuan masih belum optimal karena adanya ketidaktepatan data serta penerima bantuan yang tidak sesuai dengan kriteria ekonomi yang telah ditentukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) guna menentukan keluarga kurang mampu secara lebih akurat dan efisien. Sistem ini dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP, basis data MySQL, serta alat bantu perancangan Unified Modeling Language (UML). Model pengembangan sistem yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan waterfall, sementara metode pengujian dilakukan melalui black box testing. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem yang dapat membantu pengambilan keputusan secara objektif dan terukur, sehingga penyaluran santunan dapat lebih tepat sasaran dan mengurangi risiko kesalahan dalam proses identifikasi masyarakat kurang mampu.

  152. PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN DEEP LEARNING BERORIENTASI KOLABORASI SISWA KELAS V SD NEGERI MIJEN 2

    This study aims to improve the understanding of mathematical concepts of fifth-grade students of Mijen 2 Elementary School through the implementation of a collaboration-oriented deep learning approach. The study used the Classroom Action Research (CAR) method which was implemented in two cycles, including the planning stage, action implementation, observation, and reflection. The research subjects were 19 students. Data collection was carried out through a mathematical concept understanding test and student collaboration observation sheets. Data analysis was carried out descriptively quantitatively by comparing learning outcomes at the pre-cycle stage, cycle I, and cycle II. The results showed that the implementation of a collaboration-oriented deep learning approach was able to significantly improve students' understanding of mathematical concepts. In the pre-cycle stage, student learning completeness reached 42.1% (8 out of 19 students). In cycle I, the percentage of completeness increased to 68.4% (13 students). Furthermore, in cycle II, learning completeness increased to 89.5% (17 students). The increase in conceptual understanding was supported by increased student involvement in group discussions, the ability to express opinions, and cooperation in solving mathematical problems. The conclusion of this study shows that the collaboration-oriented deep learning approach is effective in improving students' understanding of mathematical concepts of fifth-grade elementary school students.

  153. Sistem Enkripsi Data Menggunakan Algortima Advanced Encryption Standard (AES) Pada Aplikasi Cloud Storage PT. Gajah Tunggal Tbk.

    The rapid development of information and communication technology encourages companies to enhance the security and reliability of digital data management and storage, particularly in cloud-based environments. PT. Gajah Tunggal Tbk, as a large-scale manufacturing company, manages operational data that are critical and confidential, thereby requiring a data security system capable of protecting information from leakage, damage, and unauthorized access. The existing data backup process, which is still performed manually and lacks encryption mechanisms and automated notifications, poses potential security risks and increases the likelihood of human error. Therefore, an information technology–based system is required to secure data through an encryption process before it is stored in cloud storage. This study aims to design and implement a data encryption system using the Advanced Encryption Standard (AES) algorithm in a cloud storage application at PT. Gajah Tunggal Tbk. The AES algorithm was selected because it is a symmetric cryptographic algorithm with a high level of security, efficient processing performance, and has been widely recognized as an international standard for digital data protection. The system development method applied in this research is the Waterfall model, which consists of requirement analysis, system design, implementation, testing, and maintenance stages. Research data were collected through observation, interviews with the IT Support team, and literature study. The results of this study produce a web-based application developed using PHP and MySQL that is capable of performing data encryption and decryption, storing encrypted files in cloud storage, and automatically sending email notifications after the backup process is completed. With the implementation of this system, corporate data security can be improved, the risk of data loss can be minimized, and the backup process becomes safer, more efficient, and monitored in real time.

     

    Keywords: Data Encryption, Advanced Encryption Standard (AES), Cloud Storage, Data Security, Database Backup

  154. KENDALI PID DALAM INDUSTRI PROSES KIMIA: TINJAUAN METODE TUNING, TANTANGAN PRAKTIS DAN ARAH PENGEMBANGAN

    Pengendalian Proportional Integral Derivative (PID) merupakan strategi kontrol yang paling banyak digunakan dalam industri proses kimia karena struktur yang sederhana, kemudahan implementasi, serta tingkat keandalan yang tinggi. Meskipun demikian, kinerja pengendali PID sangat bergantung pada metode penalaan parameter dan karakteristik dinamika proses yang dikendalikan. Paper ini menyajikan tinjauan komprehensif mengenai penerapan kendali PID dalam industri proses kimia dengan fokus pada metode tuning yang umum digunakan di lapangan, khususnya metode klasik seperti Ziegler–Nichols dan Cohen–Coon, serta tantangan praktis yang menyertainya. Selain itu, paper ini mengulas konsep fundamental pengendalian proses, prinsip kerja kendali PID, serta perbandingannya dengan strategi kendali lanjutan seperti Model Predictive Control (MPC) dan pengendalian cerdas berbasis fuzzy logic. Pembahasan difokuskan pada dinamika proses, kestabilan sistem, dan pengendalian umpan balik, serta tantangan penerapan PID pada proses non-linier, multivariat, dan sistem dengan waktu tunda yang besar. Beberapa studi kasus industri, seperti reaktor kimia, heat exchanger, kolom distilasi, dan sistem tiga tangki, digunakan untuk mengevaluasi keunggulan dan keterbatasan masing-masing strategi kendali. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa PID masih efektif untuk sistem dengan struktur sederhana, namun metode tuning konvensional sering menghasilkan performa yang kurang optimal pada proses dengan interaksi variabel yang kuat. Oleh karena itu, integrasi PID dengan metode optimasi, kendali lanjutan, serta teknologi digital dalam kerangka Industry 4.0 menjadi arah pengembangan yang menjanjikan untuk meningkatkan kinerja, stabilitas, dan keandalan sistem pengendalian proses kimia di masa depan.

  155. ANALISIS PERUBAHAN POLA BELAJAR MAHASISWA AKIBAT PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DALAM PROSES PEMBELAJARAN

    The results show that technological developments have had a direct impact on student learning patterns. Most respondents admitted to relying more on digital summaries, AI, and search engines than reading academic literature in depth. Other findings indicate an increase in dependence on instant help, which has the potential to reduce learning independence and critical thinking skills. Nevertheless, technological developments are still considered to provide benefits in terms of time efficiency and ease of obtaining information. Overall, this study concludes that technological developments have a significant influence on changes in student learning patterns, both in facilitating the learning process and in forming learning habits that tend to be more practical but less in-depth.

  156. Perbandingan Curah Hujan Rata - Rata Harian Maksimum Pada Tahun 2012 – 2022 Di Stasiun Patrang dan Stasiun Sumbersari Kota Jember

    Curah hujan harian maksimum merupakan karakteristik hidrologi yang berperan penting dalam analisis risiko banjir dan perencanaan sumber daya air. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan curah hujan rata-rata harian maksimum pada Stasiun Patrang dan Sumbersari di Kota Jember selama periode 2012–2022. Analisis statistik dilakukan menggunakan SPSS dengan uji normalitas serta uji Independent Samples T-Test. Hasil menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,412 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua stasiun. Dengan demikian, karakteristik hujan pada Stasiun Patrang dan Sumbersari memiliki kemiripan dan dapat saling mewakili dalam pengkajian hidrologi.

  157. ANALISIS PROSES PRODUKSI STAY CLAMP B6H DENGAN BAHAN BAJA YSH270C

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses produksi komponen Stay Clamp B6H berbahan baja YSH270C berdasarkan waktu produksi efektif dan efisiensi produksi pada setiap tahapan proses. Proses produksi yang dianalisis meliputi blank piercing, bending, dan restrike yang dilakukan menggunakan mesin press mekanik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengambilan data waktu proses aktual pada setiap tahapan produksi. Waktu produksi efektif dihitung dari penjumlahan waktu pemotongan dan waktu tambahan, sedangkan efisiensi produksi ditentukan berdasarkan perbandingan antara output aktual dan output teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu produksi efektif pada proses blank piercing sebesar 3,5 detik, sedangkan pada proses bending dan restrike masing-masing sebesar 4,2 detik. Efisiensi produksi tertinggi diperoleh pada proses blank piercing sebesar 85,1%, sementara proses bending dan restrike masing-masing memiliki efisiensi sebesar 73%. Perbedaan efisiensi ini dipengaruhi oleh besarnya waktu tambahan pada setiap proses. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi untuk meningkatkan efisiensi proses produksi Stay Clamp B6H.

    This study aims to analyze the production process of the Stay Clamp B6H component made of YSH270C steel based on effective production time and production efficiency at each processing stage. The analyzed manufacturing processes include blank piercing, bending, and restrike, which are performed using a mechanical press machine. The research method employs a descriptive quantitative approach by collecting actual process time data at each production stage. The effective production time is calculated from the sum of cutting time and additional time, while production efficiency is determined by comparing actual output with theoretical output. The results show that the effective production time for the blank piercing process is 3.5 seconds, while the bending and restrike processes each require 4.2 seconds. The highest production efficiency is achieved in the blank piercing process at 85.1%, whereas the bending and restrike processes each have an efficiency of 73%. The differences in efficiency are mainly influenced by the amount of additional time required at each process. These findings are expected to serve as a basis for evaluating and improving the efficiency of the Stay Clamp B6H production process.

  158. AN ANALYSIS OF INDONESIAN COMPUTER SCIENCE STUDENTS’ PERCEPTIONS OF ETHICAL ISSUES AND BIAS IN LOCAL LANGUAGE AI MODELS

    Artificial Intelligence (AI) systems that support local languages have grown rapidly in Indonesia, yet concerns about ethical use and inherent bias remain underexplored—especially among future technology professionals. This study investigates how Indonesian Computer Science students perceive ethical issues and algorithmic bias in AI models trained on local language data. Using a mixed-methods approach, a structured survey and in-depth interviews were conducted with 250 undergraduate students from multiple universities across Indonesia. Quantitative analysis measured levels of awareness, perceived risk, and ethical concern, while qualitative insights captured students’ reflections on fairness, transparency, and social impact. Results show that although most participants recognize the potential benefits of AI for local language processing, there is a significant gap in understanding how bias can affect underserved communities and reinforce harmful stereotypes. Additionally, many students expressed a desire for ethics education to be better integrated into computer science curricula. These findings highlight the need for more comprehensive ethical frameworks tailored to regional contexts, and suggest that enhancing ethical literacy among future engineers is essential for the responsible development of AI technologies. This research contributes to ongoing discussions about AI governance and supports the design of pedagogical interventions to foster more ethically informed practitioners.

  159. ANALISIS SISTEM DINAMIK UNTUK OPTIMALISASI KAPASITAS LAYANAN DAN PROFITABILITAS PADA ABE99 CARWASH

    Industri jasa pencucian kendaraan bermotor menghadapi ketidakpastian permintaan yang tinggi akibat faktor cuaca, keterbatasan fasilitas, serta dinamika sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalkan kapasitas layanan serta menjaga stabilitas profitabilitas pada ABE99 Carwash menggunakan pendekatan System Dynamics. Data utama penelitian berasal dari laporan keuangan Desember 2025 dengan total 2.175 unit kendaraan dan omzet sebesar Rp67.375.000, serta data historis kedatangan kendaraan Januari–Desember 2025 yang menunjukkan puncak permintaan pada bulan Maret dan terendah pada Februari. Model sistem dinamik dibangun dengan memasukkan variabel utama berupa jumlah SDM, tingkat turnover karyawan yang tinggi, kapasitas stall, downtime peralatan, serta fluktuasi kedatangan akibat kondisi cuaca. Hasil simulasi menunjukkan bahwa penerapan kebijakan penyesuaian alokasi tenaga kerja, prioritas layanan pasca hujan, serta mitigasi downtime peralatan mampu menjaga profit tetap stabil pada kisaran Rp22.129.400 meskipun terjadi gangguan operasional. Penelitian ini menegaskan bahwa System Dynamics efektif sebagai alat bantu pengambilan keputusan strategis dalam pengelolaan operasional carwash.

  160. RANCANG BANGUN APLIKASI MOBILE E-COMMERCE UNTUK JUAL-BELI FURNITURE BERBASIS ANDROID PADA TOKO WOODMAN.PROJECT

    Digital transformation has driven increased mobile e-commerce application usage, particularly in the furniture industry. This research aims to design an Android-based mobile e-commerce application for Woodman.Project Store using Extreme Programming (XP) methodology. The primary focus is developing a digital solution to overcome conventional sales system limitations through an application with product search features, catalog management, and comprehensive ordering system. The application was developed using the Flutter framework, with orientation towards the Android operating system. The functional scope includes product management, search systems, order processing, and notification management. The research method adopts a systematic XP approach focusing on rapid and iterative coding. Research results demonstrate that the application successfully provides an interactive interface enabling customers to search and order furniture online. The application offers detailed product information, including photos, descriptions, materials, and dimensions, and provides price filter features to help consumers find products within their budget. The simple and intuitive design allows users without technological background to easily use the application.

  161. ANALISIS HASIL UJI PEMUTUS TENAGA (PMT) TRANSMISSION LINE MANDIRANCAN-PEMALANG #3 GITET 500KV MANDIRANCAN TERHADAP KEANDALAN PENYALURAN TENAGA LISTRIK

    Electric power transmission is the process of delivering electrical energy from generation to consumers through interconnected substations (GIs). In this system, various essential equipment are used, including Circuit Breakers (CBs), which function to interrupt electric current under load conditions. On the 500 kV Mandirancan–Pemalang#3 EHV Substation line, two CBs are used, namely 7B5 and 7AB5. These CBs undergo maintenance every two years with tests such as insulation resistance, contact resistance, contact synchronization, SF6 gas, visual inspection, and thermovision. The test results showed good values: insulation resistance >500 MΩ, contact resistance <960 µΩ, synchronization <10 ms, gas pressure >6 bar, purity 99.99%, dew point -46°C, and temperature <50°C. Although there were indications of functional decline, the equipment still met the applicable standards. During a lightning disturbance, the CBs proved reliable with a fast reclose capability (<90 ms), ensuring the continuity of power transmission remained secure.

  162. PENERAPAN PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK PADA PRODUKSI PIPA DI PT. INDONESIA STEEL TUBE WORKS

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pengendalian kualitas produk pada proses produksi pipa baja di PT. Indonesia Steel Tube Works (ISTW). Fokus penelitian diarahkan pada proses produksi pipa baja lapis seng kelas light dan medium, serta mekanisme pengendalian kualitas yang diterapkan perusahaan dalam meminimalkan produk cacat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di area produksi, wawancara dengan pihak terkait, serta studi dokumentasi terhadap standar dan laporan kualitas perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. ISTW telah menerapkan sistem pengendalian kualitas yang terstruktur melalui standar nasional dan internasional seperti SNI, ISO, JIS, dan ASTM, didukung oleh penerapan metode 4M+1E, 5 Why’s analysis, serta budaya kerja 5S. Penerapan pengendalian kualitas tersebut terbukti mampu menjaga konsistensi mutu produk dan menekan tingkat cacat produksi.

  163. APPLICATION OF WEB-BASED SIMPLE LINEAR REGRESSION ALGORITHM FOR FORECASTING GOODS STOCK IN RETAIL SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES USING PHP PROGRAMMING LANGUAGE

    Inventory management is a critical challenge for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). A common issue faced is the imbalance of stock (overstock or stockout), which directly impacts financial stability. This study aims to apply the Simple Linear Regression algorithm as a forecasting tool, integrated directly into a PHP-based Point of Sale (POS) system. Unlike common machine learning implementations that require Python or separate servers, this research focuses on a native PHP implementation suitable for shared hosting environments used by MSMEs. Data was collected from historical sales records and processed through calculation stages: variable determination, slope and intercept calculation, and forecasting. The results show that this lightweight implementation successfully provides accurate stock recommendations for the next period without burdening the server infrastructure. This confirms that basic predictive analytics can be effectively implemented in a web-based environment for low-resource businesses.

  164. PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI DAN BUBUK ARANG KAYU TERHADAP DAYA DUKUNG PADA TANAH LUNAK (STUDI KASUS: PEMBANGUNAN JALAN TOL TRANS SUMATERA RUAS BETUNG –TEMPINO – JAMBI SEKSI 2B)

    Tanah lunak merupakan permasalahan utama dalam konstruksi jalan karena memiliki daya dukung rendah dan plastisitas tinggi. Kondisi ini ditemukan pada tanah dasar di Sta 109+100 Proyek Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Betung–Tempino–Jambi Seksi 2B dengan nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah asli sebesar 3,25%, lebih rendah dari persyaratan minimum 6%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan abu sekam padi (ASP), bubuk arang kayu (AK), serta kombinasi keduanya terhadap karakteristik pemadatan dan daya dukung tanah lunak. Metode penelitian dilakukan melalui pengujian laboratorium yang meliputi uji sifat fisik tanah, uji pemadatan Standard Proctor, serta uji CBR pada kondisi unsoaked (pemeraman 1, 3, dan 7 hari) dan soaked (perendaman 1, 3, dan 7 hari). Variasi campuran ASP digunakan sebesar 3%, 5%, dan 7%, sedangkan AK sebesar 10%, 15%, dan 20%, serta kombinasi ASP 3%, 5%, dan 7% dengan AK konstan 10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah asli tergolong tanah lunak dengan klasifikasi AASHTO A-7-5, nilai OMC sebesar 33,75% dan MDD sebesar 1,255 g/cm³. Penambahan ASP meningkatkan nilai CBR hingga 9,19% (unsoaked) dan 6,36% (soaked) pada variasi 7%. Penambahan AK memberikan peningkatan CBR yang lebih signifikan dengan nilai maksimum mencapai 21,20% (unsoaked) dan 12,96% (soaked) pada variasi 20%. Kombinasi ASP 7% dan AK 10% menghasilkan nilai CBR optimum sebesar 9,42% (unsoaked) dan 6,36% (soaked). Hasil penelitian menunjukkan bahwa abu sekam padi dan bubuk arang kayu efektif digunakan sebagai bahan stabilisasi tanah lunak yang ekonomis dan ramah lingkungan.

  165. PEMETAAN HASIL PENGUKURAN WILAYAH FAKULTAS VOKASI UNESA UNTUK PENYUSUNAN MASTERPLAN

    Penyusunan masterplan kawasan kampus memerlukan data spasial yang akurat dan mutakhir sebagai dasar perencanaan pengembangan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan hasil pengukuran wilayah Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sebagai dasar penyusunan masterplan kawasan. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tiga tahapan utama, yaitu pengumpulan data, perencanaan, dan pengembangan. Pengukuran lapangan dilakukan menggunakan alat Total Station dengan metode poligon tertutup untuk memperoleh data koordinat yang presisi. Data hasil pengukuran diolah menggunakan perangkat lunak Topcon Link dan divisualisasikan dalam bentuk peta dua dimensi (2D) menggunakan AutoCAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh area Fakultas Vokasi UNESA yang meliputi sepuluh gedung utama, kantin, ruko, serta area parkir berhasil dipetakan secara akurat. Peta situasi yang dihasilkan merepresentasikan kondisi spasial aktual dan dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam perencanaan pengembangan kawasan kampus yang sistematis dan berkelanjutan.

  166. ANALISIS PENGARUH KEHADIRAN MAHASISWA DAN WAKTU BELAJAR TERHADAP INDEKS PRESTASI KUMULATIF MENGGUNAKAN REGRESI LINEAR BERGANDA

    Kesuksesan akademik mahasiswa tidak terlepas dari berbagai faktor yang berhubungan dengan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kehadiran mahasiswa dan waktu persiapan belajar terhadap Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) menggunakan metode regresi linear berganda. Penelitian ini termasuk dalam bidang Pendidikan dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang telah diolah dan dianalisis. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kehadiran mahasiswa dan waktu belajar, sedangkat variable terikatnya adalah IPK mahasiswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua variabel bebas tersebut berpengaruh secara signifikan terhadap IPK mahasiswa. Model regresi yang dihasilkan telah memenuhi asumsi klasik, sehingga layak digunakan untuk analisis lebih lanjut.

  167. PEMETAAN BANGUNAN MENGGUNAKAN TOTAL STATION PADA AREA ASRAMA PUTRA PONDOK PESANTREN SUNAN DRAJAT LAMONGAN

    Peningkatan jumlah santri di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan sehingga diperlukan pembaruan data spasial, khususnya pada area asrama putra. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh koordinat titik-titik bangunan dan menghasilkan peta situasi area asrama putra secara akurat menggunakan alat Total Station. Metode yang digunakan adalah Research and Development (RnD). Pengumpulan data primer dilakukan melalui pengukuran pemetaan detail situasi di lokasi dengan menggunakan alat total station. Data koordinat hasil pengukuran diolah melalui perangkat lunak Topcon Link, Microsoft Excel, dan AutoCAD hingga menghasilkan peta situasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa delapan titik poligon utama berhasil ditetapkan sebagai kerangka kontrol. Seluruh data kemudian divisualisasikan menjadi peta situasi lengkap area asrama putra. Penelitian ini memberikan output berupa peta situasi yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan pembangunan, renovasi, serta kebutuhan administratif pondok pesantren.

  168. ANALISIS DATA PENJUALAN SPAREPART DI PT TUNAS TOYOTA SERANG

    Kegiatan wirausaha adalah kegiatan yang dilakukan dengan tujuan menghasilkan keuntungan, upah, atau keuntungan bagi perusahaan. PT Tunas Toyota Serang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang otomotif, khususnya pada bisnis suku cadang otomotif. Dalam perkembangannya, PT Tunas Toyota Serang memfokuskan usahanya pada penjualan dan perbaikan unit kendaraan dan suku cadang. Persaingan yang semakin ketat membuat PT Tunas Toyota Serang harus mampu menyusun strategi untuk bertahan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksploratif kuantitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk memperluas pengetahuan, dan metode penelitian kuantitatif digunakan peneliti untuk menemukan pengetahuan dengan menyajikan data berupa angka. Angka-angka yang dihasilkan digunakan untuk menganalisis informasi. Sederhananya, penelitian kuantitatif adalah suatu kajian ilmiah atau metode penelitian yang sistematis yang menggunakan sejumlah besar angka. Penelitian ini dilakukan di PT Tunas Toyota Serang pada bulan Agustus 2023. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan memperoleh data secara langsung dari PT Tunas Toyota Serang. Seluruh data penjualan ditampilkan secara detail sehingga dapat dipahami dan diperjelas melalui penelitian yang dilakukan dalam bentuk persentase

  169. IMPLEMENTASI ALGORITMA YOLOV11 PADA JENIS IKAN HIAS GUPPY BERBASIS ANDROID

              This study implements the YOLOv11 algorithm to detect five types of ornamental guppy fish through an Android-based application. The research background arises from the difficulty of manually distinguishing guppy varieties due to their complex color variations and patterns. The methodology includes dataset collection, labeling using Roboflow, image preprocessing and augmentation, training the YOLOv11n model, conversion to TensorFlow Lite, as well as real-time implementation and testing within the application.The training results demonstrate strong performance, achieving a Precision of 85.90%, Recall of 90.70%, mAP50 of 90.60%, mAP50–95 of 66.40%, and an F1-Score of 88.3%. Indirect testing on 250 test images produced per-class accuracy ranging from 94% to 98%. Direct real-time testing indicates that distance and fish orientation significantly influence confidence scores: at 10 cm the confidence reached 76.6% (straight) and 71.6% (turned), at 15 cm it reached 83% (straight) and 75.4% (turned), and at 20 cm it reached 72.8% (straight) and 47.4% (turned). The optimal performance was obtained at a distance of 15 cm. The application is capable of detecting objects within 1–3 seconds, making it suitable for real-time guppy identification. This study can be further improved by expanding the dataset, optimizing the model, and adding additional application features.

    Penelitian ini mengimplementasikan algoritma YOLOv11 untuk mendeteksi lima jenis ikan hias guppy melalui aplikasi Android. Latar belakang penelitian muncul dari kesulitan membedakan jenis guppy secara manual akibat variasi warna dan pola yang kompleks. Metodologi meliputi pengumpulan dataset, pelabelan menggunakan Roboflow, preprocessing dan augmentasi citra, pelatihan model YOLOv11n, konversi ke TensorFlow Lite, serta implementasi dan pengujian aplikasi secara real-time. Hasil pelatihan menunjukkan performa tinggi dengan Precision 85.90%, Recall 90.70%, mAP50 90.60%, mAP50–95 66.40%, dan F1-Score 88.3%. Pengujian tidak langsung menggunakan 250 citra uji menghasilkan akurasi per kelas 94–98%. Pengujian langsung menunjukkan bahwa jarak dan posisi ikan memengaruhi nilai confidence score, yaitu pada jarak 10 cm sebesar 76.6% (lurus) dan 71.6% (berbelok), jarak 15 cm sebesar 83% (lurus) dan 75.4% (berbelok), serta jarak 20 cm sebesar 72.8% (lurus) dan 47.4% (berbelok). Performa terbaik diperoleh pada jarak 15 cm. Aplikasi mampu mendeteksi objek dalam 1–3 detik sehingga dapat digunakan sebagai alat identifikasi ikan guppy secara real-time. Penelitian ini masih dapat dikembangkan melalui peningkatan dataset, optimasi model, dan penambahan fitur aplikasi

  170. DETEKSI JENIS RETAK KULIT BUAYA PADA JALAN ASPAL MENGGUNAKAN CITRA DIGITAL

              Alligator cracking, also known as fatigue cracking, is a series of interconnected cracks that occur on the surface of asphalt concrete layers as a result of fatigue failure caused by repeated vehicle loads. This type of cracking is classified into three levels, namely low, medium, and high severity. However, the detection of road cracking is still commonly performed manually, which becomes an obstacle in accurately identifying alligator cracking conditions. To address this issue, this study develops an algorithm using YOLOv11 implemented in an Android application to facilitate the identification of low, medium, and high alligator cracking. The proposed method includes dataset collection, data labeling, preprocessing, data augmentation, YOLOv11 model training, implementation of the TensorFlow Lite (tflite) model into the application, and real-time testing. The experimental results show that the developed model achieves a Precision of 83.4 percent, Recall of 83.3 percent, mAP50 of 83.1 percent, mAP50–90 of 59.3 percent, F1-Score of 83.3 percent, and an indirect testing accuracy above 90 percent. Based on these results, it can be concluded that the developed application is capable of accurately identifying alligator cracking in real time.

              Retak kulit buaya atau retak lelah merupakan rangkaian retak saling berhubungan pada permukaan lapis beton aspal sebagai akibat keruntuhan lelah oleh beban kendaraan yang berulang. Retak ini juga diklasifikasikan menjadi 3 bagian yaitu retak rendah, sedang, dan tinggI. Namun dalam deteksi jalan retak tersebut masih dilakukan secara manual, sehingga hal ini menjadi salah satu hambatan dalam mengidentifikasi jalan retak kulit buaya. Untuk menjawab pertanyaan tersepu peneliti membuat algoritma menggunakan YOLOV11 pada aplikasi android untuk memudahkan identifikasi jalan retak kulit buaya rendah, sedang, dan tinggi. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan dataset, pelabelan, preprocessing, augmentasi, pelatihan model YOLOV11, pengaplikasian model.tflite kedalam apliaksi, juga pengujian secara realtime. Sehingga didapatkan hasil hasil Presicion 83.4%, Recall 83.3%, mAP50 83.1%, mAP50-90 59.3%, F1-Score 83.3%, dan akurasi pengujian tidak langsung >90%. kesimpulannya aplikasi mampu mengidenttifikasi secara realtime dengan hasil yang akurat.

  171. PENGARUH PENGGUNAAN RED MUD DAN BOTTOM ASH TERHADAP KUAT TEKAN PADA BETON NORMAL

    Bauxite production in West Kalimantan is one of the largest in Indonesia. The bauxite processing process produces large amounts of waste, including red mud and bottom ash, which have the potential to cause negative impacts on the environment if not managed properly. Therefore, efforts are needed to utilize this waste, one of which is as a cement substitute in normal concrete. This research method includes testing material characteristics, concrete mix planning based on SNI standards, making test specimens, and testing compressive strength of concrete. This study aims to determine the effect of using red mud and bottom ash as partial cement substitutes on the compressive strength of normal concrete. The mixture variation used was bottom ash at 10% of the cement weight with variations in the addition of red mud at 0%, 5%, 10%, and 15%. The results showed that the addition of red mud and bottom ash affected the compressive strength of normal concrete, where the optimum mixture variation was obtained by using 10% bottom ash and 5% red mud which produced the highest compressive strength value compared to other variations.

    Produksi bauksit di Kalimantan Barat merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia. Proses pengolahan bauksit menghasilkan limbah dalam jumlah besar, di antaranya red mud dan bottom ash, yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemanfaatan limbah tersebut, salah satunya sebagai bahan substitusi semen pada beton normal. Metode penelitian ini meliputi pengujian karakteristik material, perencanaan campuran beton berdasarkan standar SNI, pembuatan benda uji, serta pengujian kuat tekan beton. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan red mud dan bottom ash sebagai bahan substitusi sebagian semen terhadap kuat tekan pada beton normal. Variasi campuran yang digunakan adalah bottom ash sebesar 10% dari berat semen dengan variasi penambahan red mud sebesar 0%, 5%, 10%, dan 15%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan red mud dan bottom ash berpengaruh terhadap kuat tekan beton normal, dimana variasi campuran optimum diperoleh pada penggunaan bottom ash 10% dan red mud 5% yang menghasilkan nilai kuat tekan tertinggi dibandingkan variasi lainnya.

  172. PENGARUH PENGGUNAAN RED MUD DAN FLY ASH TERHADAP BERAT VOLUME DAN KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI (HIGH STRENGTH CONCRETE)

    Kalimantan Barat adalah salah satu provinsi penghasil bauksit terbanyak di Indonesia. Pengolahan bauksit akan menghasilkan limbah berupa abu terbang (fly ash) dan red mud dalam jumlah yang sangat besar. Pengurangan limbah dalam industri tambang bauksit tentunya menjadi sebuah tantangan dalam mengurangi efek negatif terhadap lingkungan. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memanfaatkan abu terbang (fly ash) dan red mud sebagai bahan substitusi semen pada beton mutu tinggi (high strength concrete). Metode penelitian ini meliputi pengujian karakteristik material, perencanaan campuran berdasarkan SNI 03-6468-2000, pembuatan benda uji, serta pengujian benda uji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan abu terbang (fly ash) dan red mud terhadap berat volume dan kuat tekan pada beton mutu tinggi (high strength concrete). Komposisi yang digunakan adalah abu terbang (fly ash) 10% dari berat semen dan variasi red mud 0%, 5%, 10% dan 15% dari berat semen. Hasil kuat tekan optimum yang didapat pada penelitian ini berada pada variasi red mud 5% dan abu terbang (fly ash) 10% dengan hasil kuat tekan sebesar 53,264 MPa pada umur 28 hari.

    West Kalimantan is one of the provinces in Indonesia with the largest bauxite production. The processing of bauxite generates large amounts of waste in the form of fly ash and red mud. Reducing waste from the bauxite mining industry is a significant challenge in minimizing negative environmental impacts. An effort to address this issue is by utilizing fly ash and red mud as cement substitution materials in high-strength concrete. This research method includes material characterization testing, mix design planning based on SNI 03-6468-2000, specimen preparation, and specimen testing. The objective of this study is to determine the effect of using fly ash and red mud on the physical and mechanical properties of high-strength concrete. The compositions used were 10% fly ash and red mud variations of 0%, 5%, 10% and 15% of the cement weight. The optimum compressive strength obtained in this research was found in the variation with 5% red mud dan 5% fly ash, resulting in a compressive strength of 53,264 MPa at the age of 28 days.

  173. PENGARUH PENGGUNAAN RED MUD DAN FLY ASH TERHADAP BERAT VOLUME DAN KUAT TEKAN PADA BETON NORMAL

    Indonesia is one of the world’s largest producers of bauxite, and the island of West Kalimantan is a region in Indonesia with significant bauxite reserves. The processing of bauxite also generates substantial amounts of waste in the form of fly ash and red mud, which can have a negative impact on the environment. Efforts to address this issue involve utilising fly ash and red mud waste as cement substitutes in normal concrete. The research methodology included testing material characteristics, mix design based on SNI 7656-2012, specimen preparation, and testing of the specimens. The objective of this study was to determine the effect of red mud and fly ash on the bulk density and compressive strength of normal concrete. The compositions used were 5% fly ash and variations of red mud at 0%, 5%, 10%, and 15% of the cement weight. The highest compressive strength obtained in this study was found in the 5% red mud and 5% fly ash variation, with a compressive strength of 31.619 MPa at 28 days.

    Indonesia adalah salah satu negara penghasil bauksit terbesar didunia, pulau Kalimantan Barat merupakan wilayah di Indonesia dengan potensi sumber bauksit yang cukup tinggi. Pengolahan bauksit juga menghasilkan jumlah limbah berupa fly ash dan red mud yang cukup besar sehingga dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memanfaatkan limbah fly ash dan red mud sebagai bahan substitusi semen pada beton normal. Metode penelitian ini meliputi pengujian karakteristik material, perencanaan campuran berdasarkan SNI 7656-2012, pembuatan benda uji, serta pengujian pada benda uji. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan red mud dan fly ash terhadap berat volume dan kuat tekan pada beton normal. Komposisi yang digunakan adalah fly ash 5% dan variasi red mud 0%, 5%, 10%, dan 15% dari berat semen. Hasil kuat tekan tertinggi yang didapat pada penelitian ini berada pada variasi red mud 5% dan fly ash 5% dengan hasil kuat tekan sebesar  31,619 MPa pada umur 28 hari.

  174. PENGARUH PENGGUNAAN RED MUD DAN BOTTOM ASH TERHADAP KUAT TEKAN PADA BETON MUTU TINGGI (HIGH STRENGTH CONCRETE)

    West Kalimantan is one of the regions in Indonesia with the largest bauxite resource potential. Bauxite processing produces waste in the form of bottom ash and red mud in very large quantities. One effort to address this problem is by utilizing bottom ash and red mud as partial substitutes for cement in high-strength concrete. This study aims to determine the effect of using bottom ash and red mud on the compressive strength of high-strength concrete. The research method includes material characterization testing, mix design based on SNI 03-6468-2000, specimen preparation, and specimen testing. The composition used consists of 10% bottom ash and red mud variations of 0%, 5%, 10%, and 15% by weight of cement. The results show that the optimum variation was obtained in the third variation, which used 10% bottom ash and 5% red mud, achieving a compressive strength of 53.688 MPa at the age of 28 days.

    Kalimantan Barat merupakan salah satu wilayah dengan  potensi sumber bauksit terbesar di Indonesia. Pengolahan bauksit akan menghasilkan limbah berupa bottom ash dan red mud dalam jumlah yang sangat besar. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memanfaatkan bottom ash dan red mud sebagai bahan substitusi semen pada beton mutu tinggi (high strength concrete). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bottom ash dan red mud terhadap kuat tekan pada beton mutu tinggi (high strength concrete). Metode penelitian ini meliputi pengujian karakteristik material, perencanaan campuran berdasarkan SNI 03-6468-2000, pembuatan benda uji, serta pengujian benda uji. Komposisi yang digunakan adalah bottom ash 10% dan variasi red mud 0%, 5%, 10%, dan 15% dari berat semen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi optimum yang didapat berada pada variasi 3 yaitu dengan penggunaan bottom ash 10% dan red mud 5% dengan kuat tekan mencapai 53,688 MPa pada umur 28 hari.

  175. ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH TAILING BAUKSIT DAN FLY ASH TERHADAP KUAT TEKAN PADA BETON NORMAL

    West Kalimantan is a region with a high potential for bauxite resources; therefore, the bauxite processing industry generates a significant amount of waste. The waste produced includes bauxite tailings and fly ash. This research method consists of material characteristic testing, mix design planning based on SNI 7656-2012, specimen preparation, and testing of the specimens. This study aims to analyze the effect of using bauxite tailings waste and fly ash as substitutes for fine aggregate (sand) and cement on the physical and mechanical properties of normal concrete. The variations of bauxite tailings used were 10%, 15%, and 20%, with fly ash content fixed at 5% in each mixture. The results show that the third variation, which used 10% bauxite tailings and 5% fly ash, achieved the highest compressive strength of 36.712 MPa at the age of 28 days.

    Kalimantan Barat merupakan wilayah dengan potensi sumber bauksit yang cukup tinggi sehingga dari proses pengolahan bauksit tersebut menghasilkan jumlah limbah yang cukup besar. Limbah yang dihasilkan tersebut diantarannya adalah limbah tailing bauksit dan fly ash. Metode penelitian ini meliputi pengujian karakteristik material, perencanaan campuran berdasarkan SNI 7656-2012, pembuatan benda uji, serta pengujian pada benda uji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan limbah tailing bauksit dan abu terbang (fly ash) sebagai bahan subsitusi pasir dan semen terhadap sifat fisis dan mekanis beton normal,variasi tailing bauksit yang digunakan adalah 10%,15%, dan 20%, serta fly ash sebanyak 5% pada setiap campuran. Hasil penelitian ini menunjukan kuat tekan variasi ke-3 yaitu dengan penggunaan limbah tailing bauksit 10% dan abu terbang (fly ash) 5% dengan kuat tekan sebesar 36,712 MPa pada umur 28 hari.

  176. PENGARUH VARIASI PANJANG PIPA PVC + MORTAR RINGAN SEBAGAI AGREGAT KASAR RINGAN BUATAN UNTUK CAMPURAN BETON RINGAN

    This research is motivated by the geological conditions in West Kalimantan which are dominated by soft soils and peatlands with low carrying capacity, so an alternative solution is needed in the form of lighter building structures to reduce construction load. One solution is the use of lightweight concrete with the application of artificial light coarse aggregates. This study uses PVC pipe waste material filled with light mortar and foam agent as a substitution of 70% natural coarse aggregate. The purpose of this study was to analyze the effect of variations in the length of artificial aggregates, namely 1D (18 mm), 1.5D (27 mm), and 2D (36 mm) on the physical and mechanical properties of lightweight concrete. The test was carried out using a cylindrical test piece measuring 15 cm x 30 cm. The results of the physical test showed that all variations of the mixture met the weight requirements of light concrete volume in accordance with the standards of ACI 211.2-98 (maximum 1850 kg/m³) and SNI 03-2847-2000 (maximum 1900 kg/m³). Based on mechanical testing, the increase in the length of the artificial coarse aggregate resulted in a decrease in the performance of compressive strength, tensile strength, and modulus of elasticity of concrete. The highest compressive strength value was obtained in the 1D variation of 19.96 MPa, while the lowest value in the 2D variation was 13.69 MPa. The highest tensile strength value was also obtained in the 1D variation of 2.12 MPa and the lowest in the 2D variation of 1.82 MPa. In addition, the water absorption value increases as the aggregate length increases, where the 1D variation has the lowest absorption percentage of 3.65%, while the 1.5D variation is 6.12%, and the 2D variation is 6.24%. Based on the overall recapitulation of the test results, the 1D variation with a size of 18 mm was determined as the most optimal variation to use.

              Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi geologi di Kalimantan Barat yang didominasi tanah lunak dan lahan gambut dengan daya dukung rendah, sehingga membutuhkan solusi alternatif berupa struktur bangunan yang lebih ringan untuk mengurangi beban konstruksi. Salah satu solusinya adalah penggunaan beton ringan dengan pengaplikasian agregat kasar ringan buatan. Penelitian ini menggunakan material limbah pipa PVC yang diisi dengan mortar ringan dan foam agent sebagai substitusi agregat kasar alami sebesar 70%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variasi panjang agregat buatan yaitu 1D (18 mm), 1.5D (27 mm), dan 2D (36 mm) terhadap sifat fisis dan mekanis beton ringan. Pengujian dilakukan menggunakan benda uji silinder berukuran 15 cm x 30 cm. Hasil pengujian fisis menunjukkan bahwa seluruh variasi campuran memenuhi persyaratan berat volume beton ringan sesuai dengan standar ACI 211.2-98 (maksimal 1850 kg/m³) dan SNI 03-2847-2000 (maksimal 1900 kg/m³). Berdasarkan pengujian mekanis, bertambahnya panjang agregat kasar buatan mengakibatkan penurunan pada kinerja kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas beton. Nilai kuat tekan tertinggi diperoleh pada variasi 1D sebesar 19.96 MPa, sedangkan nilai terendah pada variasi 2D sebesar 13.69 MPa. Nilai kuat tarik belah tertinggi juga didapatkan pada variasi 1D sebesar 2.12 MPa dan terendah pada variasi 2D sebesar 1.82 MPa. Selain itu, nilai absorpsi air meningkat seiring bertambahnya panjang agregat, di mana variasi 1D memiliki persentase absorpsi terendah yaitu 3.65%, sedangkan variasi 1.5D sebesar 6.12%, dan variasi 2D sebesar 6.24%. Berdasarkan rekapitulasi keseluruhan hasil pengujian, variasi 1D dengan ukuran 18 mm ditetapkan sebagai variasi yang paling optimal untuk digunakan.

  177. PENGARUH PERUBAHAN PARAMETER TRANSMISI DATA TRANSCEIVER RFM95W TERHADAP LIFE TIME BATTERY

    LoRa (Long Range) technology is widely used in long-range communication systems for Internet of Things (IoT) applications due to its low power consumption and wide coverage capability. This research aims to analyze the effect of Spreading Factor (SF) variation on communication quality, power consumption, and battery lifetime in a LoRa-based system using the RFM95W module. The experiments were conducted on six system configurations with SF values ranging from SF7 to SF12. The evaluated parameters include RSSI, SNR, battery voltage, current, power consumption, and system operating duration. The results for SF12 show an average RSSI of –61.20 dBm (ranging from –55 dBm to –65 dBm) and an average SNR of 7.30 dB. In terms of energy consumption, the system operates at an average battery voltage of 6.92 V, current of 0.13 A, and power consumption of approximately 0.90 W, achieving an operating time of 330 minutes. The comparative analysis indicates that higher Spreading Factor values improve communication reliability, but lead to increased power consumption and reduced battery lifetime. Therefore, selecting an appropriate SF is essential to achieve an optimal balance between communication range and energy efficiency. This study contributes to optimizing the selection of Spreading Factor parameters to achieve a balance between communication reliability and energy efficiency in LoRa-based battery systems.

              Teknologi LoRa (Long Range) banyak digunakan pada sistem komunikasi jarak jauh berbasis Internet of Things (IoT) karena mampu menyediakan jangkauan luas dengan konsumsi daya rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi Spreading Factor (SF) terhadap kualitas komunikasi dan konsumsi daya pada sistem LoRa berbasis modul RFM95W, serta dampaknya terhadap lifetime baterai. Pengujian dilakukan pada enam konfigurasi sistem dengan variasi SF7 hingga SF12. Parameter yang dianalisis meliputi RSSI, SNR, tegangan baterai, arus, daya, dan durasi operasi sistem. Hasil pengujian pada SF12 menunjukkan nilai RSSI rata-rata sebesar –61,20 dBm dengan rentang –55 dBm hingga –65 dBm, serta SNR rata-rata 7,30 dB. Dari sisi konsumsi daya, sistem menghasilkan tegangan baterai rata-rata 6,92 V, arus 0,13 A, dan daya sekitar 0,90 W, dengan durasi operasi mencapai 330 menit. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa peningkatan nilai Spreading Factor meningkatkan kualitas komunikasi, namun berdampak pada peningkatan konsumsi daya dan penurunan lifetime baterai. Oleh karena itu, pemilihan nilai SF perlu disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi agar diperoleh keseimbangan antara jangkauan komunikasi dan efisiensi energi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam optimasi pemilihan parameter Spreading Factor untuk mencapai keseimbangan antara keandalan komunikasi dan efisiensi energi pada sistem LoRa berbasis baterai.

  178. KESIAPAN PELAKSANAAN TEACHING FACTORY DI SMKN 4 KOTA SERANG

              This study aims to determine the readiness of implementing a teaching factory at SMKN 4 Kota Serang. The approach used in this study is a mixed method research with an embedded concurrent design. The subjects of this study are the vice principal, vice principal of curriculum, Hubin, Sarpras, productive teachers, and 12th grade Machining Engineering students. Data were collected using instruments such as questionnaires, interviews, expert validation sheets, and documentation. Data analysis techniques used descriptive statistical data analysis techniques. The results of the study show that the readiness to implement Teaching Factory at SMKN 4 Kota Serang is considered “Ready”. This is because of an effective management and administration system to manage Teaching Factory, a curriculum and learning program that is relevant to industry needs, adequate infrastructure and facilities to support the learning and production processes, and competent and trained human resources to manage and implement Teaching Factory.

              Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan pelaksanaan teaching factory di SMKN 4 Kota Serang. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan penelitian mixed method atau metode campuran dengan desain embedded concurrent. Subjek pada penelitian ini adalah Wakasek, Waka Kurikulum, Hubin, Sarpras dan guru produktif dan siswa kelas XII Teknik Pemesinan. Data dikumpulkan dengan instrument berupa angket, wawancara, lembar validasi ahli dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Teknik analisis data statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan pelaksanaan Teaching Factory di SMKN 4 Kota Serang dikatakan “Siap”.  Karena sistem manajemen dan administrasi yang efektif untuk mengelola Teaching Factory, Kurikulum dan program pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri, Infrastruktur dan fasilitas yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran dan produksi dan Sumber daya manusia yang kompeten dan terlatih untuk mengelola dan melaksanakan Teaching Factory.

  179. PENGARUH VARIASI ARUS PENGELASAN SMAW PADA POSISI 1G TERHADAP DEFECT PENGELASAN MATERIAL SS400

              This research was motivated by looking for good amperage parameters and testing welding results. The aim of this research was to determine the effect of welding current parameters on welding results in the SMAW process using SS400 steel. The variations in welding current used were 80A, 95A and 110A. The aim of this research is to find good amperage parameters and test welding results. This research method uses an experimental research method. Welding results testing is carried out using the Non-Destructive Testing (NDT) method with the Liquid Penetrant Testing technique to detect defects on the weld surface. Test results show that variations in welding current affect the quality of welding results, with defects identified including underfill, undercut, porosity and incomplete penetration. Based on the AWS D1.1 standard, specimens whose defects exceed the tolerance limits are declared not to meet the criteria. 95A welding current produces the best quality with optimal penetration and better surface finish than other currents. This research emphasizes the importance of controlling welding current parameters to ensure welding results that comply with standards and the need for appropriate welding and inspection procedures to minimize defects.

              Penelitian ini dilatarbelakangi untuk mencari parameter ampere yang baik serta melakukan pengujian hasil pengelasan, Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh parameter arus pengelasan terhadap hasil pengelasan pada proses SMAW menggunakan bahan baja SS400, Dengan variasi arus pengelasan yang digunakan adalah 80A, 95A, dan 110A. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mencari parameter ampere yang baik serta melakukan pengujian hasil pengelasan, Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian experiment. Pengujian hasil pengelasan dilakukan menggunakan metode Non-Destructive Testing (NDT) dengan teknik Liquid Penetrant Testing untuk mendeteksi cacat pada permukaan las. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variasi arus pengelasan memengaruhi kualitas hasil pengelasan, dengan cacat yang teridentifikasi meliputi underfill, undercut, porositas, dan incomplete penetration. Berdasarkan standar AWS D1.1, spesimen yang cacatnya melebihi batas toleransi dinyatakan tidak memenuhi kriteria. Arus pengelasan 95A menghasilkan kualitas terbaik dengan penembusan optimal dan permukaan yang lebih baik dibandingkan arus lainnya. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengendalian parameter arus pengelasan untuk memastikan hasil pengelasan yang sesuai standar serta perlunya prosedur pengelasan dan pemeriksaan yang tepat untuk meminimalkan cacat.

  180. PERANCANGAN PENGHASIL ENERGI LISTRIK DARI PANAS ATAP SENG BERWARNA HITAM MENGGUNAKAN TERMOELEKTRIK GENERATOR

              This study aims to design and analyze a small-scale power generation system based on a Thermoelectric Generator (TEG) that utilizes heat from a black-colored zinc roof surface as a thermal energy source. The utilization of roof heat was selected due to the high solar radiation intensity in tropical regions such as Pontianak, which provides the potential to generate temperature differences that can be converted into electrical energy through the Seebeck effect. The designed system employs 10 SP1848 TEG modules connected in series to increase the output voltage. Experimental testing was conducted from 09:00 to 14:30 WIB under two conditions: without cooling and with cooling using ice attached to the heatsink on the cold side. The results show that under the non-cooling condition, the temperature difference (ΔT) ranged from 3–12 °C, producing a maximum voltage of 3.8 V and a maximum power output of 0.209 W. Meanwhile, under the cooling condition, ΔT increased to 13.9–19.7 °C, resulting in a maximum voltage of 6.69 V and a maximum power output of 0.889 W. The increase in temperature difference significantly affected the improvement of voltage and power output. The ΔT pattern followed the daily solar radiation characteristics, reaching its peak between 10:30 and 13:30 WIB. Based on these findings, the utilization of heat from a black zinc roof using a TEG system demonstrates potential as a small-scale alternative electrical energy source. The system performance is highly influenced by the effectiveness of cooling on the cold side to maintain an optimal temperature difference.

              Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis sistem pembangkit listrik skala kecil berbasis Thermoelectric Generator (TEG) yang memanfaatkan panas dari permukaan atap seng berwarna hitam sebagai sumber energi termal. Pemanfaatan panas atap seng dipilih karena wilayah tropis seperti Pontianak memiliki intensitas radiasi matahari yang tinggi sepanjang tahun, sehingga berpotensi menghasilkan perbedaan suhu yang dapat dikonversi menjadi energi listrik melalui efek Seebeck. Sistem yang dirancang menggunakan 10 modul TEG tipe SP1848 yang disusun secara seri untuk meningkatkan tegangan keluaran. Pengujian dilakukan pada rentang waktu pukul 09.00–14.30 WIB dalam dua kondisi, yaitu tanpa pendingin dan dengan pendingin berupa es batu yang ditempelkan pada heatsink sisi dingin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi tanpa pendingin, perbedaan suhu (ΔT) yang dihasilkan berkisar antara 3–12 °C dengan tegangan maksimum sebesar 3,8 V dan daya tertinggi 0,209 W. Sedangkan pada kondisi dengan pendingin, ΔT meningkat menjadi 13,9–19,7 °C dengan tegangan maksimum mencapai 6,69 V dan daya tertinggi sebesar 0,889 W. Peningkatan perbedaan suhu secara signifikan berpengaruh terhadap kenaikan tegangan dan daya keluaran sistem. Pola perubahan ΔT mengikuti karakteristik radiasi matahari harian, di mana nilai maksimum terjadi pada rentang waktu 10.30–13.30 WIB. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan panas atap seng berwarna hitam menggunakan sistem TEG berpotensi sebagai sumber energi listrik alternatif skala kecil. Kinerja sistem sangat dipengaruhi oleh efektivitas pendinginan pada sisi dingin modul untuk mempertahankan perbedaan suhu yang optimal.